Kapolres Madina Didesak Bongkar Skandal Konspirasi Mafia Solar SPBU Simangambat. Inisial Luk Disebut Sebagai “Ketua Geng” Pemburu BBM Subsidi

- Editor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, — PANYABUNGAN —

Dugaan skandal penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memasuki babak baru. Hasil investigasi lapangan terkini mengungkapkan adanya jaringan terorganisir yang dipimpin oleh seorang warga Simangambat berinisial Luk bermarga Nasution yang diduga kuat bertindak sebagai “Ketua Geng” mafia solar.

Inisial Luk disinyalir menjadi aktor utama yang mengkondisikan praktek illegal dengan pihak SPBU Simangambat serta diduga mengumpulkan sejumlah aliran dana setoran dari para pelaku penyulingan (pambubus) solar dan pertalite untuk mengamankan aktivitas ilegal tersebut. Uang haram ini diduga mengalir ke oknum aparat di Polsek Siabu guna memuluskan praktik penyelewengan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data dan informasi yang berhasil dihimpun, pasokan BBM subsidi hasil sulingan tersebut diduga dilarikan untuk menyuplai dua sektor besar yakni Aktivitas PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) dan
operasional perusahaan di wilayah Pantai Barat, melalui modus pengoplosan BBM subsidi menjadi BBM industri.

Temuan investigasi juga mencuatkan fakta mengejutkan, konspirasi kotor ini berjalan mulus juga diduga berkat kerja sama sistematis antara Luk selaku Ketua Geng dengan manajemen SPBU No. 14.229.323 Simangambat. Modusnya diperkuat dengan bukti video viral di sejumlah platform media sosial tertanggal 5 Oktober 2026, yang memperlihatkan pengisian solar subsidi skala besar ke mobil Chevrolet bertangki modifikasi (siluman) diduga dilakukan oleh oknum Luk itu sendiri selaku pemilik kenderaan.

Aktivitas illegal ini kembali memicu kecaman keras karena dinilai merampas hak petani, pelaku UMKM, dan masyarakat miskin. Ketua Madina Corruption Watch (MCW) Jupriadi Batubara dalam keterangan Pers di Panyabungan (08/10) mengecam keras kelumpuhan pengawasan internal pihak SPBU. Ia menuntut pertanggungjawaban dari Manager Ihsan dan Hj. Riadoh Rangkuti selaku pemilik CV Hj. Riadoh R.

“Manajemen SPBU harus menjelaskan secara transparan, mengapa operator dibiarkan memfasilitasi tangki siluman. Apakah ada instruksi terselubung demi memburu keuntungan sepihak? Hal ini pelanggaran nyata terhadap Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2015,” tegas Jupriadi.

Baca Juga:  Kadis PMD Akan Panggil Kaur Desa Saba Padang yang Diduga Punya Tong Emas Ilegal

Hal senada,
Ketua Forum MP4 (Mahasiswa dan Pemuda Pemantau Pemerintah/Pelayanan Publik), Arif Azka mendesak Kapolres Madina AKBP Bagus Priandi untuk segera mengambil tindakan hukum represif.

“Kita minta Kapolres Madina jangan hanya diam dan pura pura buta. Hal ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Segera segel lokasi dan tangkap inisial Luk selaku pelaku/pemilik kenderaan, periksa rekaman CCTV, dan proses hukum pengelolanya” sebutnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas (juncto UU Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023) Jo Pasal 55, 56 KUHP, manager dan pemilik SPBU bisa dijerat sebagai tersangka karena turut serta memfasilitasi kejahatan,” ujar Arif Azka.

Dia juga menantang pemilik SPBU untuk membuka rekaman CCTV secara transparan kepada aparat hukum dan pers.

Secara resmi, Madina Corruption Watch (MCW) bersama Forum MP4 telah mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk menghentikan pasokan BBM, dan melakukan audit/investigasi secara intensif bila diperlukan mencabut izin usaha SPBU Simangambat bila terbukti melakukan pelanggaran hukum serius.

Kasus ini juga dipastikan akan dilaporkan secara resmi ke Polres Madina beserta barang bukti video bila tidak ada proses hukum atas aktivitas illegal ini. Hingga berita ini dimuat, permintaan konfirmasi resmi yang dilayangkan awak media kepada Manager Ihsan maupun Hj. Riadoh Rangkuti tidak membuahkan hasil. Keduanya memilih bungkam serta tidak merespons meskipun pesan telah tersampaikan. Pihak redaksi tetap membuka ruang bagi manajemen untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab secara berimbang.
(Magrifatulloh).

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus S.E  CFLE. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Pemilik SPBU Simangambat Siabu Didesak Angkat Bicara Terkait Mafia Solar Subsidi. APH Didesak Turun Tangan.
Elemen Masyarakat Madina Kecam Statemen Wabup Atika Soal PETI Kotanopan: “Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan”
Mencuat, Video Viral Pengisian BBM Tangki Modifikasi Over Kapasitas di SPBU Simangambat Siabu
Gercep Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Kena “Prank” di Dua Lokasi
Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas
Pasca Pembakaran Tiga Ekskavator PETI di Kotanopan, Bupati dan Kapolres Madina Disorot karena Belum Buka Suara
HMI Madina Kecam Penikaman Anggota DPRD, Desak Polisi Usut Tuntas
Kandang Ayam Berdempetan, Dapur Dinilai Kecil Untuk Ribuan Porsi MBG: SPPG Klambir Lima DISOROT!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Sertifikasi Wartawan Tidak Terbatas UKW, BNSP Diakui Negara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Semua Tokoh Masyarakat Indonesia Mengawal APBN 4.106,26 Trilyun Agar Tidak DI KORUPSI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Putri Nabila Damayanti, SH Ucapkan Selamat dan Sampaikan Harapan ke KAPOLRI yang Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!

Selasa, 29 September 2026 - 02:50 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!

Minggu, 27 September 2026 - 16:22 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Minta Dewan Pers Mengawal Pemukulan Wartawan di Kolut – Tak Boleh Didiamkan! KAPOLRI & KAPOLDA SULTRA DIMINTA TURUN TANGAN!

Berita Terbaru