Bidik.co.id Bener Meriah, Senin, 12 Oktober 2026
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah melaksanakan kegiatan pembukaan Pembekalan Kader Siaga Rutan sebagai langkah strategis dalam membentuk sistem kesiapsiagaan bencana di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan petugas dan warga binaan dalam menghadapi potensi bencana dan situasi darurat.
Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Ari Samanto, A.Md.IP., S.H., M.Si., Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Arh Febry Adyanto, S.H., perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Arman Ari, S.TP., serta perwakilan Polres Bener Meriah, Kasat Samapta Zulkarnain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran para pemangku kepentingan ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan lintas instansi dalam menyukseskan pembekalan kader siaga bencana di Rutan Kelas IIB Bener Meriah.
Dalam pelaksanaannya, pembekalan Kader Siaga Rutan menjadi bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang terencana, terkoordinasi, dan responsif.
Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu memahami langkah-langkah awal penanganan keadaan darurat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman bencana, serta mengetahui prosedur evakuasi dan upaya penyelamatan yang tepat sesuai dengan kondisi di lingkungan Rutan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara Rutan Kelas IIB Bener Meriah, TNI, Polri, dan BPBD dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Dukungan para mitra diharapkan dapat memberikan pembekalan yang optimal, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan praktis, sehingga terbentuk kader yang tanggap, sigap, dan mampu berkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat.
Melalui pembukaan Pembekalan Kader Siaga Rutan ini, Rutan Kelas IIB Bener Meriah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana guna melindungi keselamatan petugas, warga binaan, serta seluruh pihak yang berada di lingkungan Rutan.
Sinergi lintas instansi diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana.


























