Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Aeramo Nagekeo, Warga Desak Aparat Turun Sidak

- Editor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, — Nagekeo, NTT —

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Nagekeo kembali memicu keluhan warga. Dugaan penyalahgunaan distribusi ditemukan di SPBU Aeramo, Kecamatan Aesesa Kab Nagekeo, Minggu (04/10/2026).

Persoalan kelangkaan BBM di radius Kota Mbay menjadi perhatian serius. Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah menerbitkan Peraturan Gubernur yang mewajibkan pemilik kendaraan mengisi BBM dengan kondisi pajak kendaraan hidup. Namun di lapangan, aturan tersebut diduga dilanggar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada Sabtu sore (03/10/2026), pegawai SPBU Aeramo dengan leluasa mengizinkan satu unit sepeda motor mengisi Pertalite lebih dari 5 kali. Modusnya, BBM diisi ke tangki motor lalu disedot menggunakan selang dan dipindahkan ke jerigen yang dibawa di dalam keranjang.

Pemandangan tersebut tertangkap kamera wartawan. Saat dikonfirmasi, seorang pegawai Pertamina bernama Igo membenarkan praktik tersebut.

“Iya kita ijin mereka beli pake jerigen, lalu di tap lagi pake selang,” ujar Igo saat diwawancarai.

Ironisnya, di saat motor tanpa surat dan mobil tanpa plat nomor bebas mengisi berulang kali, kendaraan warga yang antre justru dipersulit. Seorang sopir pick-up bernama Aris yang menjadi narasumber mengaku diperlakukan tidak adil.

Baca Juga:  Atasi Kenakalan Remaja, LSM KPK-RI Usulkan Program 'Kelas Pembinaan Karakter' ke Pemerintah

Menurut Aris, mobil miliknya tidak diizinkan mengisi karena barcode bermasalah, sementara kendaraan lain yang juga tidak memenuhi syarat tetap dilayani.

“Kok mobil platnya tidak ada kok bisa isi BBM? Kendaraan kami seolah diabaikan, yang diprioritaskan malah roda dua yang jelas untuk dijual lagi,” keluh Aris.

Warga juga menyoroti status SPBU Aeramo yang disebut masih dalam tahap uji coba sebelum resmi menjadi SPBU pemerintah. Seharusnya pelayanan dilakukan sesuai prosedur Pertamina, yakni penjualan Pertalite berbasis kuota dan wajib barcode aktif.

Masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum dan pihak Pertamina untuk melakukan inspeksi mendadak di SPBU Aeramo. Mereka juga meminta pemilik SPBU dengan nomor seri atau Code Pertamina 55.864.07 untuk memperketat pengawasan dan menegur oknum pegawai yang menyalahi aturan.

“Jika pelayanan seperti ini terus dibiarkan, izin operasional SPBU Aeramo yang masih uji coba ini perlu dikaji ulang. Kelangkaan ini sangat merugikan pengguna Pertalite untuk keperluan harian,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Aeramo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus S.E. CFLE. C.JI. C.LWI

Berita Terkait

Usung Tema “Make The Safe Choice”, BNCT Gelar Global Safety Day 2026
Perkuat Standardisasi dan Reputasi Perusahaan, BNCT Utus Tim Humas dalam Workshop & Certification of Public Relations Bersama Pelindo Terminal Petikemas Group
Dorong Pertumbuhan Inklusif, BNCT Integrasikan Konsep CSV dalam Program Pemberdayaan Masyarakat
Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng
DPD SWI Aceh Barat Raih Penghargaan Dalam Festival Literasi
LSM KCBI MURATARA Temukan Kejanggalan Fatal di SMAN Bingin Teluk: Ini Pelanggaran UU Konstruksi
Babinsa Koramil Jenar Gembleng Ketarunaan SMKN 1 Jenar, Disiplin dan Kekompakan Jadi Bekal Generasi Muda
PETI Tetap Beroperasi Massif di Kotanopan, Wabup Atika Dinilai Mandul dan Gagal Jaga Kampung Halaman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:54 WIB

BAK KUBANGAN KERBAU : JALAN DI DEPAN ARAH SD NEGERI 067262 KOTA CINA MARELAN WARGA MINTA BAPAK BAPAK RICO WAAS WALIKOTA MEDAN UNTUK MEMPERHATIKANNYA

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:55 WIB

BUNG ARSYAD MULIA PASARIBU KEMBALI LAGI PIMPIN DPK KNPI KECAMATAN MEDAN BELAWAN PRIODE 2026 -2029

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:48 WIB

MUBES UBKM MU BERJALAN DENGAN SUKSESTRANSFORMASI UBKM UKHWAH BERSATU BERDAYA DAN BERSINERGI MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASJID KOTA MEDAN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 01:59 WIB

Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 1 Belawan Refleksikan Perjalanan dan Semangat Transformasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Regional 1 Potong Tumpeng Peringati Hari Pelindo ke-5

Rabu, 30 September 2026 - 15:26 WIB

Perkuat Budaya Continuous Improvement, BNCT Gelar Lean Training 2026 demi Wujudkan Operasional Unggul

Rabu, 30 September 2026 - 15:11 WIB

Tiga Tahun Mengabdi, BNCT Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Layanan Efisien Berbasis Green Port

Selasa, 29 September 2026 - 07:17 WIB

Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kunjungi Mako Damkarmat Medan

Berita Terbaru