Lebih Dari 150 Orang Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Deklarasikan GKR-BRI

- Editor

Rabu, 12 November 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih Dari 150 Orang Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Deklarasikan GKR-BRI

Medan,Bidik.co.id.Lebih dari 150 orang Tokoh Masyarakat Sumatera Utara lintas agama, lintas etnis dan lintas propesi mendeklarasikan Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKR-BRI) pada Senin, 10 November 2025 sekira pukul 15.000 Wib di AOBI Café Teracce Jalan Singgalang No.1 Medan.

Gerakan GKR-BRI lahir atas keprihatinan terhadap kondisi kehidupan kebangsaan terutama keprihatinan atas ketidakadilan dalam sektor ekonomi. GKR-BRI ini bertujuan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bersama yang popular dengan tagline Kaya Raya Bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat ikut mendeklarasikan GKR-BRI dari berbagai lintas tersebut antara lain Syarifuddin Siba, Parlindungan Purba, Daudsyah Munthe, Harmen Ginting, Irwansyah Nasution, Datuq Adil Freddy Haberham, Budiman Nadapdap, Effendi Manulang dari Tebing Tinggi, Alaxander Gulo, tokoh perempuan Elvi Rahmita Ginting, T Laurina kerabat Kerajaan Ramunia Serdang, hadir juga tokoh media Anto Genk dan HA Nuar Erde dan puluhan Anggota DPW IMO Indonesia Sumatera Utra.

Tampil menyampaikan orasi Dr. Yanhar Jamaluddin, MAP dengan judul “Transparansi Pengelolaan Keuangan Publik” . Selain itu ada juga Taufiqqurahman mantan Sekjen PB GAMMI, T Ismail dan T Muchairad dari Istana Maimon, Ahmad Arief politisi Partai Demokrat, Muazad Zein mantan Sekretaris DPRD Medan, Marah Husen Lubis mantan Kadispora Medan, Mayzen Saftana, Edwin Ginting, Ustad Juliadi Ketua PIN Sumut, Prof Basyarsah mantan Rektor Al Washliyah, Harus Fadhillah mantan Sekda Kabupaten Sergai, Prof Shafwan Hadi Umri Budaywan dan Ahli Bahasa serta puluhan lainnya.

Tokoh Sahabat Segala Suku, Irwansyah Nasution, SH., MH memimpin deklarasi yang diataranya menyatakan bahwa Indonesia dianugerahi Allah SWT dengan kekayaan sumber daya alam yang seharusnya bisa mensejahterakan seluruh rakyatnya.Tapi kenyataannya sudah 80 tahun merdeka masih banyak rakyat Indonesia yang miskin dan tidak dapat menikmati kekayaan bumi pertiwi yang berlimpah ruah ini. Hal itu disebabkan tidak adilnya sistem perpolitikan kita dalam membagi manfaat dari sumber daya alam itu.

Baca Juga:  Empat Perusahaan Gelar Mini Soccer Malam Hari di Medan untuk Perkuat Sinergi Proyek Remedial Work

Menurut Irwansyah, sejak Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 sistem perekonomian di Indonesia tidak menyebabkan seluruh rakyat Indonesia bisa menjadi kayaraya, sumber daya alam hanya dikuasai segelentir orang yang disebut oligarki. Sistem ini hanya menghasilkan kenyataan yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.

“Syukurlah secercah harapan muncul ketika tiba-tiba ada sosok Prabowo Subianto dan Purbaya Yudhi Sadewa membawa isu perubahan sistem perekonomian Indonesia ke depan” kata Irwansyah lagi.

Salah seorang penggagas GKR-BRI Syarifuddin Siba mengatakan kehadiran dua orang tokoh ini telah membangkitkan spirit baru bagi rakyat Indonesia untuk mencapai cita-cita kemerdekan Indonesia yaitu masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur.

Menurut Siba, untuk mensejahterakan dan memakmurkan seluruh rakyat Indonesia itu hanya bisa dicapai dengan optimalisasi penerimaan kekayaan alam Indonesia untuk dimanfaatkan secara sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

“Perlu adanya dukungan moral agar kebijakan-kebijakan mensejahterakan rakyat itu dapat segera tercapai dan atas dasar berpikir itulah kita mendeklarasikan Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia ini,” kata Siba dalam sambutannya sebelum deklarasi. (Misniar)

Berita Terkait

Jalan Di lingkungan 1dan 2 Dan 09 Kelurahan Paya Medan Marelan , Rusak Parah ,Tanpa Ada Perbaikan dari Dinas SDABMBK Kota Medan
Pelindo Regional 1 Gelar General Manager Upskilling Program untuk Perkuat Fundamental Bisnis
BNCT PERKUAT PENGELOLAAN ASET BERBASIS DATA MELALUI IMPLEMENTASI IBM MAXIMO
Perkuat Sinergitas Kelembagaan, Pelindo Regional 1 Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
Pelindo Regional 1 Gelar Lomba Lingkungan di Belawan, Libatkan 143 Lingkungan dari 6 Kelurahan
Pelindo Tanam 2.500 Pohon di Belawan Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026
Diduga Rais Azmar Dan Suhara Pelaku Penganiayaan Sadis Kakak Beradik Chairul Anuar & Chairika Belum Tertangkap
Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Turut Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui Olahraga Bersama
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:23 WIB

Perkuat Potensi Gastronomi dan Pariwisata, Komunitas Kreatif Kupi Batigo Sukses Gelar Batigo Fest 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 05:25 WIB

Menyoroti Kasus Penganiayaan Anak 2 Tahun di Padang: Polisi Terima Laporan Tetangga hingga Detik-detik Penangkapan Ayah Kandung

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:48 WIB

BREAKING NEWS Diduga Kriminalisasi, Penetapan Tersangka dalam Sengketa Tanah Dipersoalkan

Berita Terbaru