PT PMT Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 9 Persen, Sinyal Pulihnya Sektor Logistik Sumut

- Editor

Selasa, 21 Oktober 2025 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

Belawan, 21 Oktober 2025 – Aktivitas bongkar muat peti kemas di dua pelabuhan utama Sumatera Utara

menunjukkan tren peningkatan. Hingga September 2025, PT Prima Multi Terminal (PMT) mencatat volume peti

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

kemas mencapai 517.584 TEUs, tumbuh sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi geliat sektor logistik di kawasan barat Indonesia. Dua terminal yang dikelola

PMT, Terminal 1 Belawan dan Terminal 2 Kuala Tanjung, menjadi penopang utama pertumbuhan tersebut.

Di Terminal Belawan, arus peti kemas domestik tercatat 469.153 TEUs, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan

tahun sebelumnya. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan di Sumatera Utara.

Sementara itu, Terminal Kuala Tanjung mencatat perkembangan mencolok pada arus peti kemas internasional.

Volume peti kemas ekspor-impor melonjak dari 695 TEUs pada September 2024 menjadi 9.224 TEUs pada

September 2025, naik lebih dari 1.000 persen. Pertumbuhan ini mencerminkan pemulihan kuat sektor

perdagangan luar negeri, sekaligus memperkuat posisi Kuala Tanjung sebagai pelabuhan strategis untuk ekspor￾impor di wilayah barat Indonesia.

Untuk mengimbangi peningkatan arus logistik tersebut, PMT menerapkan sejumlah langkah efisiensi, antara lain

pengaturan ulang lapangan penumpukan dan optimalisasi proses bongkar muat di dermaga. Upaya ini berhasil

meningkatkan rasio waktu efektif bongkar muat terhadap waktu sandar kapal (effective time to berthing time ratio)

di Terminal Belawan sebesar 5 persen, menjadi 83,32 persen hingga September 2025.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PMT Rudi Susanto menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif

Baca Juga:  BNCT Optimalkan Keselamatan dan Efisiensi di Tengah Volume Bongkar Muat 48.555 TEUs Januari 2025 Medan, Januari 2025 – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatatkan volume bongkar muat sebesar 48.555 TEUs pada Januari 2025, melampaui anggaran bulanannya yang ditetapkan 42.860 TEUs atau 13% lebih tinggi dari target. Pencapaian ini mempertegas stabilitas operasional BNCT di tengah dinamika perdagangan global, dengan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama. Meskipun mencatat kinerja yang solid, angka tersebut lebih rendah 27% dibandingkan dengan Desember 2024, di mana volume mencapai 58.487 TEUs. Penurunan ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan setelah lonjakan impor konsumsi pada akhir tahun serta turunnya volume ekspor akibat pesanan yang lebih rendah dari pembeli pasca-libur panjang Desember 2024. Sebagai tambahan, BNCT juga menerima satu call tambahan dari Marsha Ocean Shipping yang berkontribusi 118 TEUs terhadap total volume bulan ini. Komitmen Keselamatan dan Efisiensi Operasional Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nst, menegaskan bahwa keselamatan kerja tetap menjadi pilar utama dalam operasional perusahaan. "Pencapaian volume yang melampaui anggaran ini bukan sekadar cerminan efisiensi operasional, tetapi juga bukti nyata komitmen BNCT dalam menjadikan keselamatan sebagai prioritas di setiap proses. Kami terus membangun lingkungan kerja yang aman, karena kami percaya bahwa keselamatan bukan hanya sebuah standar, melainkan fondasi utama bagi keberlanjutan dan kesuksesan bisnis kami," ujar Rizki. 1.Sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan kerja di tahun 2025, BNCT telah membentuk tim khusus dan merancang program pelatihan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang difokuskan pada beberapa aspek utama, yaitu: Penanggulangan kebakaran untuk mencegah dan mengatasi insiden di area terminal. 2.Pencegahan dan penanganan kecelakaan kerja guna meminimalkan risiko cedera bagi pekerja. 3.Penanganan tumpahan minyak sebagai langkah mitigasi terhadap potensi pencemaran lingkungan. 4.Peningkatan sistem keamanan untuk mengantisipasi berbagai gangguan operasional. Langkah-langkah ini sejalan dengan visi BNCT untuk menjadi terminal peti kemas yang tidak hanya efisien tetapi juga berstandar tinggi dalam aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan. Sejarah Singkat BNCT PT Belawan New Container Terminal (BNCT) didirikan pada 1 September 2023 dan mulai beroperasi penuh pada Januari 2024. Sebagai terminal peti kemas modern di Pelabuhan Belawan, BNCT berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan berstandar internasional. Dengan inovasi dan fokus pada keselamatan, BNCT berperan penting dalam mendukung kelancaran arus perdagangan domestik maupun internasional.

seluruh unsur di perusahaan. “Kami melihat tren positif ini sebagai hasil dari langkah-langkah perbaikan yang

berkesinambungan. Fokus kami bukan hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada bagaimana setiap

proses operasional berjalan lebih cepat, aman, dan efisien,” ujarnya.

Rudi menegaskan, posisi PMT sebagai pengelola dua terminal vital membawa tanggung jawab besar untuk

mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Peningkatan arus peti kemas ini mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap layanan pelabuhan di

Sumatera Utara yang terus membaik. Kami berupaya menjaga momentum ini melalui peningkatan efisiensi dan

pelayanan yang konsisten,” katanya.

Selain peningkatan efisiensi, PMT juga menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan

menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan target nol kecelakaan kerja (Zero Accident),

melalui pengawasan lapangan, pelatihan rutin, serta penerapan standar keselamatan pada seluruh fasilitas

pelabuhan.

“Keselamatan menjadi kunci keberlanjutan operasi yang produktif,” ujar Rudi menambahkan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menunjukkan perekonomian provinsi ini terus membaik. Pada

kuartal II 2025, sektor industri pengolahan tumbuh 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan industri ini turut mendorong meningkatnya aktivitas logistik di pelabuhan Belawan dan Kuala

Tanjung.

Dengan posisi strategis sebagai gerbang barat Indonesia dan potensi sumber daya alam yang besar, Sumatera

Utara dinilai memiliki peluang kuat untuk berkembang menjadi pusat industri dan logistik nasional. PMT optimis dapat memperkuat perannya sebagai operator pelabuhan andal di kawasan barat, sekaligus memberikan

kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Berita Terkait

Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Turut Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui Olahraga Bersama
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara
Pererat Silaturahmi dan Sinergi, Kantor Imigrasi Belawan Gelar Tausyah dan Bakti Sosial
Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Forum Humas di Dumai
BNCT dan BSI Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Bagan Deli*
Kolaborasi BNCT dan Kodaeral I dalam Kegiatan Penyaluran Hewan Kurban di Belawan
Konektivitas BNCT, Belawan–Penang Port–Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
BNCT Catat Arus Petikemas 59.663 TEUs pada April 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:29 WIB

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:43 WIB

Pererat Silaturahmi dan Sinergi, Kantor Imigrasi Belawan Gelar Tausyah dan Bakti Sosial

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:45 WIB

Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Forum Humas di Dumai

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:21 WIB

BNCT dan BSI Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Bagan Deli*

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:20 WIB

Kolaborasi BNCT dan Kodaeral I dalam Kegiatan Penyaluran Hewan Kurban di Belawan

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:13 WIB

Konektivitas BNCT, Belawan–Penang Port–Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:01 WIB

BNCT Catat Arus Petikemas 59.663 TEUs pada April 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51 WIB

Momentum Idul Adha, PMT Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Kawasan Pelabuhan

Berita Terbaru