Demi PSSB, Kepala MTs GUPPI Malintang Diduga Tega Pungli Guru.

- Editor

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malintang – Bidik.co.id
Kondisi MTs GUPPI Malintang Kab Mandailing seolah tak sepi dari pemberitaan dan sorotan tajam sejumlah pihak. Terbaru, fakta teranyar menyeruak, oknum Kepala MTs GUPPI Malintang Amir Mahmud diduga kuat melakukan kejahatan terstruktur berupa praktek pungli (pungutan liar) kepada seluruh guru honorer yang mengabdi di madrasah tersebut. Kegunaan pungli disebut sebut untuk pengadaan PSSB (Pakaian Seragam Siswa Baru) yang dibagikan secara gratis dan cuma-cuma untuk para calon siswa/i yang akan masuk ke madrasah itu pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Informasi tersebut dihimpun oleh awak media dari sejumlah sumber terpercaya yang minta identitasnya dirahasiakan, saat kru media mendatangi madrasah (26/05) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang guru muda menyebutkan, ditengah ekonomi yang makin sulit dan profesi guru juga masih berstatus honorer justru oknum Kepala MTs GUPPI Malintang membuat aturan yang tidak populis dan kebijakan yang sangat merugikan seluruh guru. Salah satunya, dia sanggup memungut biaya yang jelas membebani guru di lingkungan madrasah. Mirisnya lagi, pungutan itu tidak sedikit dan jumlahnya cukup besar serta bervariasi. Sumber itu menguraikan, untuk guru yang infassing dipungut 1,5 juta perorang, sedangkan guru sertifikasi dibebankan 1 juta perorang, sementara guru bidang study dikutip pungutan yang tergantung pada hari masuk kerja dengan nominal 200 ribu-600 ribu per orang.

“Sebetulnya hati kecil kita menangis, tapi tidak tau mau bilang apa lagi. Kebijakan pungli ini sangat memberatkan dan membebani kita” jelasnya.

Sementara sumber lainnya mengungkapkan, keluhan para guru honorer ini mengisyaratkan kondisi madrasah dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. “Kita takut bersuara, karna khawatir akan ditekan dan diancam. Kita hanyalah orang kampung yang mendedikasikan ilmu untuk pendidikan. Tetapi malah diperlakukan dengan pungli dalam angka yang cukup besar. Padahal uang pungli tersebut bisa kami pergunakan untuk membantu ekonomi keluarga dan menyekolahkan anak” lirihnya.

Amir Mahmud selaku sosok Kepala Madrasah jelas sumber tersebut juga terlihat cukup lihai menutupi dugaan praktek pungli dengan modus operasi hasil rapat guru yang mengarah pada pemaksaan kehendak dan penekanan. “Hati kecil kami menolak sebetulnya, karna rapat guru juga hanya sekadar formalitas pemberitahuan untuk pengutipan demi kepentingan PSSB. Kita dibebankan kutipan untuk menyediakan seragam siswa baru untuk menarik hati calon peminat agar mau bersekolah disini. Padahal pengadaan PSSB ini bukan tanggungjawab kita selaku guru “ungkapnya.

Baca Juga:  Gencarkan Kegiatan Komsos, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela Senjata Api Rakitan dan Munisi dari Warga

Ditambahkan, para warga dan sejumlah tokoh masyarakat Malintang juga telah lama resah dan angkat suara menggugat kepemimpinan Amir Mahmud selama 10 bulan ini tidak ada membawa perubahan yang signifikan untuk kemajuan madrasah, malah yang terlihat hanya kesemrawutan dan kemunduran. “Seharusnya Yayasan bisa membuka mata dan hati melihat kondisi madrasah ini. Yayasan kita minta untuk bertindak tegas dengan memberhentikan Amir Mahmud dari jabatan Kepala Madrasah demi menyelamatkan madrasah ini. Sebab dia pasti tak akan rela untuk mengundurkan diri. Kursi kepemimpinan ini begitu empuk sama dia untuk kepentingan pribadinya” ujar sumber tsb.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Madina H. Maranaek Hasibuan, MA ketika dikonfirmasi wartawan tentang dugaan pungli yang kian merebak di MTs GUPPI Malintang dengan angka fantastis yang dinilai membebani guru berjanji akan mengusut dan segera menindaklanjuti laporan ini. “On progress oleh Kasi Penmad Kemenag Madina Ikhwan Siddiqi. Makasih” tulis Kakan Kemenag melalui pesan WatsApp kepada wartawan sambil mengirimkan nomor kontak pribadi Kasi Penmad

Konfirmasi media kepada Kepala MTs GUPPI Malintang Amir Mahmud sulit didapatkan, karna pada hari itu (26/05) pagi beliau sedang tidak berada di sekolah. “Kami tak tau pak. Pak Amir masih berada di luar pak. Belum ada masuk ke sekolah” ujar salah seorang guru ketika ditanyakan media terkait keberadaan Kepala madrasah.

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

 

Berita Terkait

PETI Tetap Beroperasi Massif di Kotanopan, Wabup Atika Dinilai Mandul dan Gagal Jaga Kampung Halaman
Kasus PETI Kades “GD” Memanas, Bupati Diduga Lakukan Pembohongan Publik; Jurnalis Tempuh Jalur KIP
*Kehadiran Wali Kota Palu di Konkerkab PGRI Parigi Moutong (5/9) Adalah Forum Berbagi Kebijakan Pendidikan, Bukan Politik Praktis*
Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Banten dan Lampung Diguyur Abu Vulkanik
*SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ-2026 AMANKAN DPO KASUS PENEMBAKAN DI PUNCAK*
*Prof. Sutan Nasomal SH MH,Kasus Keracunan Siswa SMPN 1 Makale Seharusnya Tidak Terjadi. Aparat Wajib Sidik SPPG!*
Misteri Dua Mayat Anak Perempuan di Siabu. LPA Sumut Desak Kepolisian Ungkap Unsur Pidana
JATANRAS POLDA PAPUA BARAT DAYA UNGKAP CURANMOR, TIGA TERDUGA PELAKU DIAMANKAN , 9 MOTOR BERHASIL DITEMUKAN.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:55 WIB

Hari ke-125 Suling, Kapolres Bener Meriah Pamit dan Titip Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 06:40 WIB

Panen Lele di Rutan Bener Meriah, Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung UMKM Koperasi

Jumat, 4 September 2026 - 05:50 WIB

Belum 24 Jam, Tim URC Sat Reskrim Polres Bener Meriah Ringkus Spesialis Pembobol Rumah Kosong

Kamis, 3 September 2026 - 02:27 WIB

Polres Bener Meriah Serahkan Berkas Perkara Kekerasan Terhadap Anak yang Sempat Viral ke Kejaksaan

Rabu, 2 September 2026 - 01:32 WIB

Dari Wih Pesam untuk Publik, HUT Ke-4 MNJ.com dan Bidik Dibarengi Doa dan Aksi Sosial

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Kapolsek Bandar Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Bandar, Ajak Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Karhutla di Kaki Burni Telong Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Pastikan Tak Ada Titik Api Tersisa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Demokrat Bener Meriah Gelar Semarak Kemerdekaan, Sapri Gumara: Saatnya Mengabdi dan Berkarya untuk Rakyat

Berita Terbaru