Transit in Batam, SWI Bener Meriah Chairman Admires Blue Seas and Singapore Skyline

- Editor

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batam – Bidik.co.id 14 Juni 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan pulang usai menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) di Boyolali, Jawa Tengah, menjadi pengalaman tersendiri bagi Ketua SWI Kabupaten Bener Meriah, Adis Atim Rohmansah.

Saat transit di Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Belawan, Sumatera Utara, ia menyempatkan diri menikmati keindahan laut dan panorama kota yang memukau.

Adis menempuh perjalanan melalui jalur laut menggunakan kapal PT Pelni.

Dalam masa transit tersebut, ia mengunjungi kawasan Pulau Bintang 999 yang dikenal memiliki panorama laut yang indah dan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Batam.

Menurutnya, para penumpang kapal yang melakukan transit dari Tanjung Priok menuju Batam maupun Belawan dapat turun sementara dari kapal dengan menunjukkan kartu identitas (KTP) dan tiket perjalanan kepada petugas pelabuhan.

Di sela-sela menikmati suasana, Adis tampak terpukau oleh hamparan laut biru yang membentang luas. Dari kawasan pesisir Batam, terlihat pula deretan gedung pencakar langit Singapura yang berdiri megah di kejauhan.

Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri mengingat letak Batam yang sangat dekat dengan negara tetangga tersebut.
“Keindahan laut biru yang berpadu dengan panorama gedung-gedung Singapura memberikan pengalaman yang luar biasa.

Batam memiliki posisi yang sangat strategis dan menawarkan pemandangan yang jarang ditemukan di daerah lain,” ujar Adis, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga:  Prof Dr Sutan Nasom Yakin Pengurus Mampu Satukan Ummat :MUI Jabar 2025–2030, Dedi Mulyadi Dorong Independensi dan Peran Strategis MUI

Selain menikmati panorama alam, Adis juga berkesempatan berbincang dengan sejumlah wisatawan mancanegara yang sedang melakukan perjalanan menggunakan kapal laut. Salah satunya adalah seorang turis asal
Belgium yang mengaku sedang menuju Belawan.

Dalam perbincangan singkat tersebut, turis itu mengatakan:

We are travelling to Sumatra.
We are not taking planes, so the sea is a good option.

Yang berarti:

“Kami sedang melakukan perjalanan ke Sumatra. Kami tidak menggunakan pesawat, jadi perjalanan lewat laut adalah pilihan yang baik.”

Adis mengatakan, perjalanan laut hingga kini masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia maupun wisatawan asing karena mampu menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya.

Selain berfungsi sebagai sarana transportasi, perjalanan laut juga memberikan kesempatan untuk menikmati keindahan alam, pulau-pulau kecil, serta suasana yang tenang selama pelayaran.

“Perjalanan dengan kapal bukan hanya soal menuju tujuan, tetapi juga menikmati setiap keindahan yang tersaji sepanjang perjalanan.

Laut biru Batam dan panorama Singapura menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan,” tambahnya.

Keindahan Batam sebagai gerbang maritim Indonesia kembali menunjukkan pesonanya.

Bagi para pelancong yang singgah maupun wisatawan yang berkunjung, panorama laut yang memadukan keindahan alam dan kemegahan kota modern di seberang perbatasan menjadi daya tarik yang sulit untuk dilupakan.

Reporter: SWI Bener Meriah
Editor: Redaksi

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

Berita Terkait

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”
Prof. Dr. Sutan Nasomal Soroti Dugaan Mafia BBM Subsidi di SPBU 24.373.80 Simpang Limbur, Desak BPH Migas dan Propam Mabes Polri Bertindak Tegas
Acek Kusuma Pimpin Aksi di Kejari Surabaya, APMP Jatim Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi RSUD Dr. Soetomo
NUL
Debu Batu Bara hingga Jalan Rusak, LSM KCBI Minta Stopail Ilegal Muara Enim Disegel
ONGKOS MAHAL KELISTRIKAN YANG RENTAN*
Dr. Fachrul Razi: Temuan di Andaman Memiliki Potensi Rp. 5400 Triliun, Stop Tipu-Tipu Aceh!
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:08 WIB

Transit in Batam, SWI Bener Meriah Chairman Admires Blue Seas and Singapore Skyline

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:01 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Soroti Dugaan Mafia BBM Subsidi di SPBU 24.373.80 Simpang Limbur, Desak BPH Migas dan Propam Mabes Polri Bertindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:56 WIB

Acek Kusuma Pimpin Aksi di Kejari Surabaya, APMP Jatim Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi RSUD Dr. Soetomo

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:35 WIB

NUL

Senin, 8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Debu Batu Bara hingga Jalan Rusak, LSM KCBI Minta Stopail Ilegal Muara Enim Disegel

Senin, 8 Juni 2026 - 02:34 WIB

ONGKOS MAHAL KELISTRIKAN YANG RENTAN*

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:45 WIB

Dr. Fachrul Razi: Temuan di Andaman Memiliki Potensi Rp. 5400 Triliun, Stop Tipu-Tipu Aceh!

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:36 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat

Berita Terbaru