Bidik.co.id , — Bener Meriah –
Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Polres Bener Meriah bersama TNI, Pemerintah Daerah dan sejumlah instansi terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Penanganan dan Pencegahan Karhutla, Jumat (14/8/2026).
Apel yang berlangsung di Lapangan Setdakab Bener Meriah, Kampung Serule Kayu, Kecamatan Bukit, tersebut dipimpin langsung Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. selaku inspektur upacara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia, Dandim 0119/BM Letkol Arh. Febry Adyanto, S.H., Danyonif RK 114/SM Mayor Inf. Fahrul Yuza, S.H., M.I.P., Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah Edwar, S.H., M.H., Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin, S.H., M.Si., serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Dalam apel tersebut, kekuatan personel dari berbagai instansi disiagakan, mulai dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, KPH, Tagana hingga unsur terkait lainnya.
Kapolres Bener Meriah dalam amanatnya menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla harus tetap ditingkatkan meskipun kondisi curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi.
“Kita tidak boleh lengah. Perubahan cuaca yang sulit diprediksi dapat sewaktu-waktu menimbulkan berbagai ancaman, termasuk Karhutla. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama, disertai kesiapan dalam melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi lintas sektor. Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kampung, relawan dan masyarakat harus terus diperkuat agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat dan terpadu.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
“Apabila menemukan titik api atau adanya potensi Karhutla, segera laporkan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.
Ia menambahkan, menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Apel gelar pasukan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif sekaligus memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Dengan sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pihak, diharapkan potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga kelestarian hutan, lingkungan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah tetap terjaga.
Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE


















