Ribuan Penonton Tumpah ke Arena Pacuan Kuda Gayo, Polisi Perketat Pengamanan Final

- Editor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, —Aceh Tengah —

Sekitar 2.000 penonton memadati Arena Pacuan Kuda H.M. Hasan Gayo, Kampung Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Sabtu (29/8/2026). Di tengah riuh sorakan dan ketatnya persaingan 205 ekor kuda, aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP/WH berjaga di sejumlah titik untuk memastikan final pacuan kuda tradisional Gayo berlangsung aman hingga perlombaan berakhir.

Final edisi pertama yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Antusiasme warga terlihat sejak perlombaan berlangsung, dengan penonton memenuhi area sekitar lintasan untuk menyaksikan sembilan race yang dipertandingkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besarnya jumlah massa membuat aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama. Personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk memantau pergerakan penonton, menjaga situasi tetap kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan selama perlombaan berlangsung.

Pengamanan dipantau langsung Kabag Ops Polres Aceh Tengah, Kasat Lantas, Kapolsek Pegasing, KBO Lantas, dan KBO Samapta. Mereka berkoordinasi dengan personel TNI serta Satpol PP/WH dalam mengawal jalannya kegiatan
.
“Pengamanan kami lakukan secara terpadu bersama TNI dan Satpol PP/WH. Fokus kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan masyarakat dapat menikmati pacuan kuda dengan nyaman,” kata Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Rasimin.

Baca Juga:  Bahtiar Gayo Ingatkan Wartawan Kedepankan Kode Etik Jurnalistik dalam Bertugas

Tak hanya penonton yang datang dalam jumlah besar, persaingan peserta juga menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga tradisional khas dataran tinggi Gayo. Dari 205 ekor kuda yang berlaga, 116 berasal dari Aceh Tengah, 83 dari Bener Meriah, dan 19 dari Gayo Lues.

Sembilan race digelar dalam final tersebut. Sejumlah kuda berhasil keluar sebagai juara, di antaranya Peluru Kendali pada kelas Gayo Muda, Lintes Genting Kanis pada kelas F Muda, Semayang Kenko pada kelas E Muda, Gayo Taris pada kelas Gayo Tua, Albatroz pada kelas F Tua, serta Putri Gelimang Raya pada kelas A/B Perdana.

Rasimin mengatakan, kehadiran polisi di tengah ribuan penonton bukan semata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati pesta rakyat tersebut dengan rasa aman.

“Pacuan kuda merupakan bagian dari tradisi dan olahraga yang memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat Gayo. Karena itu, kami ingin memastikan kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan tetap menjadi hiburan yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengamanan terpadu tersebut berlangsung hingga seluruh rangkaian final selesai. Riuh sorakan penonton pun menjadi bagian dari kemeriahan pacuan kuda Gayo, sementara situasi di sekitar arena tetap terjaga aman dan kondusif.

Bidik.co.id ( Jauhari M Yunus CFLE )

Berita Terkait

Minggu Kasih di Gereja HKBP Takengon, Polres Aceh Tengah Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Subuh Keliling, Kapolres Aceh Tengah Ajak Warga Lawan Hoaks, Narkoba hingga Judi Online
*Peduli Kesehatan Warga, Kodim 0106/Aceh Tengah Bagi-Bagi Masker Antisipasi Kabut Asap di Takengon*
Jumat Keliling Polisi Aceh Tengah Ramai di Masjid, Pesan Kamtibmas Disampaikan, Aspirasi Warga Diserap
Green Policing, Polres Aceh Tengah Bersama Masyarakat Dan Mahasiswa Gotong Royong di Ruang Publik
Green Policing, Polres Aceh Tengah Bersama Masyarakat Dan Mahasiswa Gotong Royong di Ruang Publik
Kapolres Aceh Tengah Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Tekankan Pendekatan Humanis
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tengah Suling di Masjid Al Abrar, Pererat Silaturahmi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Karhutla Kian Parah, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH Soroti Kepunahan Satwa Dilindungi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:25 WIB

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku KARHUTLA, Negara Harus Hadir dan Bertindak!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Mengapa Putusan ‘NO’ Bukanlah Sebuah Kekalahan Bagi Pemohon?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pengurus DPP GMPD Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Seminar Kebangsaan Desa, dan Tanah Ulayat Dihadiri Ratusan Peserta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:31 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL PENGHASILAN PAJAK PEMERINTAH MENDAPATKAN RIBUAN TRILYUN DITENGAH KEMISKINAN RAKYAT YANG SEMAKIN PARAH

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Sertifikasi Wartawan Tidak Terbatas UKW, BNSP Diakui Negara

Berita Terbaru