Misteri Dua Mayat Anak Perempuan di Siabu. LPA Sumut Desak Kepolisian Ungkap Unsur Pidana

- Editor

Jumat, 4 September 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, — Panyabungan

Investigasi mendalam terkait kematian beruntun dua anak perempuan dalam waktu berdekatan di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Lambannya penanganan hukum serta minimnya mitigasi dari instansi terkait dinilai memperpanjang trauma keluarga korban sekaligus memicu keresahan sosial akut di Bumi Gordang Sambilan.

Kasus pertama menyangkut penemuan mayat putri dari Bapak Hermansyah di saluran irigasi Desa Sihepeng yang kini sudah berjalan dua bulan di Satreskrim Polres Madina tanpa titik terang. Sementara kasus kedua berlokasi di Desa Lumban Dolok, di mana seorang anak perempuan lulusan SMPN 3 Siabu ditemukan meninggal dunia dengan dugaan kuat menjadi korban kekerasan seksual dan pembunuhan yang melibatkan oknum internal sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons situasi darurat tersebut, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga ikut angkat bicara mendorong percepatan penanganan kasus ini secara transparan dan objektif.

“Kita mendukung Kapolres Madina AKBP Bagus Priandi untuk segera mengungkap tabir misteri dua kejadian viral tersebut secara profesional dan transparan untuk memberi kepastian hukum. Jangan ada hal yang ditutupi, segera usut tuntas’ tegas Muniruddin Ritonga kepada pers via saluran komunikasi WatshApp dari Medan (04/08)

Muniruddin yang juga anggota DPRD Sumut ini menegaskan bahwa pihaknya berdiri bersama keluarga korban untuk memastikan penegakan hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Pihaknya secara kelembagaan juga siap bersinergi penuh dengan aparat penegak hukum guna mengungkap fakta di balik dua tragedi fatal ini.

“Kita mendorong dan mendukung aparat Kepolisian Kabupaten Mandailing Natal untuk memproses penemuan mayat anak di dua lokasi dalam jangka waktu yang berdekatan tersebut. Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara siap berdampingan dan bekerja sama dalam mengungkap suatu tindak pidana yang melibatkan anak,” ujarnya dengan nada tegas.

Muniruddin menggaris bawahi pentingnya kecepatan penyelidikan agar spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak semakin bias.

“Kepastian hukum menjadi hak mutlak yang harus diterima oleh keluarga korban” sebutnya.

Baca Juga:  Hari Libur Tidak Ada Istilah Kendur dan Luntur, Bagi Satgas TMMD & Warga Masyarakat, Kerjakan Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026

Pihaknya juga berharap agar hal ini bisa diproses secara terbuka, objektif sehingga ada kepastian hukum.

Dia meminta agar aparat penegak hukum bisa bekerja secara profesional sesuai aturan regulasi yang berlaku tanpa diskriminasi dan intervensi.

Tak hanya menyoroti kinerja aparat penegak hukum, LPA Sumut juga memberikan teguran tidak langsung kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Madina, khususnya dinas yang membidangi perlindungan anak.

“Respons lamban Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) untuk segera turun tangan dalam memberikan trauma healing dan melakukan mitigasi sosial dinilai menjadi rapor merah dalam perlindungan anak di daerah.

“Kita mendorong agar pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait agar menjalankan kewenangan dan fungsinya. Sinergi ini penting sehingga pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian ini memiliki kepastian, tanpa harus menggunakan narasi-narasi liar dalam kejadian penemuan dua mayat di dua tempat yang berbeda,” cetus Muniruddin.

LPA Sumut menilai hadirnya negara melalui dinas sosial dan perlindungan anak adalah hal wajib, mengacu pada amanat UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UU No. 12 Tahun 2022 tentang TPKS yang menekankan integrasi layanan perlindungan korban secara cepat.

Menutup keterangannya, Ketua LPA Sumut ini menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus meminta masyarakat Madina, khususnya di Kecamatan Siabu, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kita mengimbau melalui kejadian ini agar lebih waspada dan memperhatikan anak-anak kita, sehingga harapan kami ini adalah kejadian yang terakhir. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan sembari menunggu informasi resmi dan kepastian tentang kejadian ini dari pihak yang berwenang,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi media masih terus melakukan penelusuran lapangan serta mengonfirmasi lebih lanjut pihak Satreskrim Polres Madina dan Dinas Sosial P3A Kabupaten Mandailing Natal guna mendapatkan kejelasan mengenai progres penanganan perkara dan realisasi pendampingan psikologis bagi keluarga korban.
(Magrifatulloh).

Bidik.co.id ( Jauhari M Yunus CFLE )

Berita Terkait

JATANRAS POLDA PAPUA BARAT DAYA UNGKAP CURANMOR, TIGA TERDUGA PELAKU DIAMANKAN , 9 MOTOR BERHASIL DITEMUKAN.
Samsat Kabupaten Bekasi Sediakan Banyak Pilihan Layanan Bayar Pajak Kendaraan
DKM Masjid Al-Ikhlas Kp. Cikadu Meriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Sekaligus Peresmian Masjid
220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Disalurkan untuk Abang Becak Lansia di Sumedang
Proyek Jalan Rp30 Miliar di Medang Deras Retak Saat Dikerjakan, APD Tak Dipakai hingga Debu Dikeluhkan Warga: Prof Sutan Nasomal SH MH, Minta Pengawasan Diperketat
TNI Di Kismantoro Sosialisasikan Bahaya Judi Online dan Narkoba kepada Remaja
Prof Sutan Nasomal : Lapor Pak Presiden RI, Puluhan Ribu Masyarakat Meminta Tenda Makanan Minuman dan Obat di Nagekeo NTT!!
Bupati Simeulue Kunjungi Sekolah Rakyat di Lhokseumawe, Siapkan Lahan untuk Program Serupa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:55 WIB

Hari ke-125 Suling, Kapolres Bener Meriah Pamit dan Titip Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 05:50 WIB

Belum 24 Jam, Tim URC Sat Reskrim Polres Bener Meriah Ringkus Spesialis Pembobol Rumah Kosong

Kamis, 3 September 2026 - 02:27 WIB

Polres Bener Meriah Serahkan Berkas Perkara Kekerasan Terhadap Anak yang Sempat Viral ke Kejaksaan

Rabu, 2 September 2026 - 01:32 WIB

Dari Wih Pesam untuk Publik, HUT Ke-4 MNJ.com dan Bidik Dibarengi Doa dan Aksi Sosial

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Kapolsek Bandar Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Bandar, Ajak Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Karhutla di Kaki Burni Telong Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Pastikan Tak Ada Titik Api Tersisa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Demokrat Bener Meriah Gelar Semarak Kemerdekaan, Sapri Gumara: Saatnya Mengabdi dan Berkarya untuk Rakyat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Api Karhutla di Kaki Burni Telong Padam Total, Tim Gabungan Pastikan Area 50 Hektare Aman

Berita Terbaru