KAPOLRI BARU DIMINTA BUKTIKAN KATA-KATANYA: LAPORAN MANGKRAK DI POLDA – POLRESTABES MEDAN, KORBAN DIBURU, PELAKU DILINDUNGI ?

- Editor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, — MEDAN, 8 Oktober 2026 —

Irjen Pol Sonny Irawan baru saja dilantik menjadi Kapolda Sumut oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Namun sebelum sempat duduk tenang, ia sudah dihadapkan pada satu ujian berat: menyelamatkan kepercayaan publik yang nyaris runtuh akibat penanganan kasus pencurian di Pancur Batu yang berbalik menindas korban.

Keluarga korban tak sekadar meminta perhatian — mereka menuntut Kapolri memegang teguh janji-janji yang baru saja diucapkan. Jika tidak, slogan perubahan itu hanya hiasan semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat Menangkap Maling Justru Menjadi Dosa

Kasus ini bermula ketika keluarga korban, didampingi Brigadir Shinto Sembiring dari Polsek Pancur Batu, berupaya mengungkap dan menangkap pelaku pencurian yang menggasak seluruh isi brankas toko ponsel.

Hasilnya? Pelaku tidak ditindak sebagaimana mestinya, justru keluarga korban yang ditetapkan sebagai tersangka dan DPO oleh Polrestabes Medan.

Ini bukan sekadar kelalaian. Ini adalah pembalikan fakta yang menyakitkan akal sehat. Warga yang turut menjaga keamanan justru diburu; pihak yang merampok justru dilindungi. Kuat dugaan ada tangan oknum dan mafia yang mengatur jalannya perkara ini sesuai keinginan mereka sendiri.

Wapres Sudah Memerintahkan, Tapi Laporan Tetap Mati

Pada 11 September 2026, keluarga korban mengadu langsung kepada Wakil Presiden Gibran dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Kabupaten Karo. Mendengar kisah itu, Wapres pun terkejut: “Waduh… di mana Kapoldanya ini.” Ia meminta agar masalah segera ditelusuri dan ditindaklanjuti.

Saat itu yang hadir adalah Wakapolda Sumut Brigjen Pol Naek Simanjuntak, yang berjanji akan berkoordinasi dengan Polrestabes Medan. Tiga hari kemudian keluarga dipanggil ke Ditreskrimum Polda Sumut — hanya sekadar bercakap-cakap. Hingga kini, tak ada kabar, tak ada pemeriksaan, tak ada keadilan.
Dua laporan masih terkatung-katung:

Di Polda Sumut: Dugaan penipuan bermodus surat perdamaian. Surat yang dibuat untuk meringankan hukuman pelaku dipakai melanggar kesepakatan pencabutan laporan. Terlapor tidak pernah dipanggil, tidak pernah diperiksa.

Baca Juga:  Pelabuhan Kuala Tanjung Kembali Disinggahi Kapal Pesiar Internasional, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Sumatera Utara

Di Polrestabes Medan: Laporan fitnah yang menuduh korban memeras Rp250 juta. Terlapor dua kali dipanggil, dua kali tidak hadir — dan tidak ada tindakan apa-apa.

Di Mana Tegasnya? Kenapa Hanya Korban yang Dikejar?

Keluarga korban mengajukan pertanyaan yang mengusik nurani setiap insan berkeadilan:

“Kenapa kami yang disuruh dan didampingi polisi menangkap maling, justru jadi tersangka dan DPO? Kenapa terlapor berani mengabaikan panggilan berkali-kali tanpa sanksi? Apakah ada yang memesan agar laporan kami dipendam saja?”

Mereka sudah berniat berdamai, mencabut laporan — namun janji itu diingkari. Yang mereka terima hanyalah iming-iming tanpa penyelesaian.

Kapolri, Buktikan Prinsip Itu Bukan Sekadar Retorika

Kini, harapan tertuju bukan hanya kepada Kapolda baru, melainkan langsung kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Karena inilah momen pembuktian atas lima arahan yang baru saja disampaikannya:

Apakah masyarakat benar-benar menjadi pusat pelayanan, atau hanya yang punya koneksinya saja?
Apakah budaya “no viral, no justice” sungguh dihapus, atau laporan yang tidak ramai dibicarakan boleh dibiarkan mati?

Apakah polisi benar-benar rendah hati dan mendekat ke masyarakat, atau justru menjauh dan menyulitkan korban?

Apakah kepastian hukum berlaku untuk semua, atau hanya bagi mereka yang dilindungi kekuasaan?
Apakah transparansi dan pengawasan internal sungguh berjalan, atau penyimpangan dibiarkan tertutup rapat?

Kapolri, jangan biarkan janji itu tinggal di pidato. Suruh pimpinan yang baru di Sumut menindaklanjuti instruksi Wapres, memeriksa siapa yang bermain di balik layar, dan memulihkan nama baik keluarga yang diburu karena berbuat benar.

Karena jika kasus yang sudah disentuh langsung oleh Wakil Presiden saja bisa diabaikan begitu saja, maka siapa pun warga biasa yang berani berharap pada keadilan kepolisian?

“Kami tidak meminta istimewa. Kami hanya minta diperlakukan adil seperti orang lain. Itu hak kami dan kasus ini dapat di selesaikan dangan baik,” ucap perwakilan keluarga korban.

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus S.E CFLE. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Uji komitmen ” No Viral No Justice ” , Kepemimpinan Baru Kapolri di Jadikan Ajang Pembuktian
BAK KUBANGAN KERBAU : JALAN DI DEPAN ARAH SD NEGERI 067262 KOTA CINA MARELAN WARGA MINTA BAPAK BAPAK RICO WAAS WALIKOTA MEDAN UNTUK MEMPERHATIKANNYA
BUNG ARSYAD MULIA PASARIBU KEMBALI LAGI PIMPIN DPK KNPI KECAMATAN MEDAN BELAWAN PRIODE 2026 -2029
MUBES UBKM MU BERJALAN DENGAN SUKSESTRANSFORMASI UBKM UKHWAH BERSATU BERDAYA DAN BERSINERGI MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASJID KOTA MEDAN
Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 1 Belawan Refleksikan Perjalanan dan Semangat Transformasi
Regional 1 Potong Tumpeng Peringati Hari Pelindo ke-5
Perkuat Budaya Continuous Improvement, BNCT Gelar Lean Training 2026 demi Wujudkan Operasional Unggul
Tiga Tahun Mengabdi, BNCT Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Layanan Efisien Berbasis Green Port
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Usai Suling, Kapolres Bener Meriah Ngopi Bareng Tokoh Agama dan Masyarakat Bahas Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Kapolres Bener Meriah Pimpin Suling di Masjid Al Falah, Ajak Jamaah Bersama Jaga Kamtibmas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Strong Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Kapolres Bener Meriah Perkuat Sinergi dengan MPU, Bersama Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala 2026, Ukur Kebugaran dan Kesiapan Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Panen Raya Jagung Kuartal IV, Kapolres Bener Meriah Dorong Penguatan Swasembada Pangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:19 WIB

HUT ke-81 TNI, Polres Bener Meriah Berikan Surprise sebagai Wujud Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Polisi Negehi Sekulah, Kasat Binmas Polres Bener Meriah Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Jaga Kedisiplinan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Uncategorized

Rapat Pematangan, RAJAWALI Batam Tetapkan Pengurus Inti

Kamis, 8 Okt 2026 - 03:10 WIB