Bidik.co.id, — Bener Meriah —
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama jajaran Forkopimda melaksanakan Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (6/10/2026) sekira pukul 10.00 WIB.
Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abu Bakar, Kapolres Bener Meriah AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah Edwar, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Simpang Tiga Ahmad Renardin, S.H., Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin, S.H., M.Si., Wakil Ketua II DPRK Bener Meriah Guntur Alamsyah, serta jajaran Forkopimda dan PJU Polres Bener Meriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah Uswatun Hasanah, S.P., M.P., Camat Bukit Syahrian, S.STP., Kapolsek Bukit H. Selode Ilen, S.E., Koordinator Badan Penyuluh Pertanian Bukit Rizkan, personel Bhabinkamtibmas Polsek Bukit, Reje Kampung Blang Tampu beserta aparatur kampung dan para tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa oleh Brigadir Windi Fransyah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Kapolres Bener Meriah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persiapan panen dan panen jagung secara bersama-sama oleh unsur Forkopimda, PJU Polres Bener Meriah, Kapolsek Bukit serta para tamu undangan.
Kapolres Bener Meriah AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa panen raya jagung tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Asta Cita yang digagas Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Menurutnya, upaya meningkatkan produksi pangan tidak cukup hanya dengan memperluas dan mengoptimalkan lahan pertanian, tetapi juga harus dibarengi dengan kepastian pasar bagi para petani.
“Panen jagung yang akan kita laksanakan ini memiliki peran dalam mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. Untuk itu, kita harus terus mendukungnya. Tidak hanya terfokus pada lahan, tetapi kita juga berharap adanya offtaker atau pembeli hasil panen,” ujar AKBP Ricky Nugraha.
Kapolres menambahkan, keberadaan offtaker menjadi penting untuk memastikan hasil produksi petani dapat terserap dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan setelah masa panen.
Ia juga menyampaikan bahwa Bulog siap menyerap hasil produksi jagung, sehingga diharapkan dapat memberikan kepastian kepada petani sekaligus mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.




“Bulog siap menyerap hasil produksi jagung. Ini tentunya menjadi hal yang baik untuk menghindari masalah pembelian hasil panen. Jangan sampai petani sudah bekerja keras meningkatkan produksi, namun kesulitan dalam memasarkan hasil panennya,” jelasnya.
Kapolres Bener Meriah berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, petani dan pihak terkait dapat terus diperkuat sehingga program swasembada pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bidik.co.id
Jauhari M Yunus S.E. CFLE. C.JI. C.L.WI


























