* — ACEH TENGAH — BIDIK.CO.ID –*
Komitmen menjaga marwah dan kehormatan institusi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali ditegaskan. Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, secara tegas mengingatkan seluruh prajuritnya untuk menjauhi dua musuh utama yang dapat merusak masa depan prajurit, yakni judi online (Judol) dan narkoba.
Pesan tegas tersebut disampaikan Dandim dalam kegiatan Jam Komandan (Jamdan) yang digelar di Aula Makodim 0106/Aceh Tengah, Jalan Pasar Inpres, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (23/10/2026) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Jamdan tersebut diikuti oleh seluruh Perwira Staf, para Danramil jajaran, serta seluruh prajurit Bintara dan Tamtama Kodim 0106/Aceh Tengah. Suasana berlangsung khidmat, penuh perhatian, dan diselingi penekanan moral dari Dandim.
Kegiatan Jam Komandan (Jamdan) merupakan forum komunikasi langsung antara pimpinan dengan seluruh anggota. Dalam Jamdan kali ini, agenda utamanya adalah pembinaan mental, penekanan disiplin, evaluasi kinerja Babinsa di lapangan, dan penguatan integritas prajurit.
Jamdan dipimpin langsung oleh Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto. Hadir lengkap Kasdim, para Pasi, para Danramil se-jajaran Kodim 0106, serta ratusan prajurit dari berbagai Koramil mulai dari Pegasing, Ketol, Bintang hingga Linge.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Oktober 2026, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Bertempat di Makodim 0106/Aceh Tengah, pusat komando teritorial yang membawahi wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Menurut Letkol Czi Rudy Haryanto, penegasan ini sangat penting karena fenomena judi online dan penyalahgunaan narkoba saat ini sudah sangat meresahkan dan telah menyasar semua kalangan, termasuk oknum aparat. Dandim tidak ingin ada satu pun prajuritnya yang terjerumus, karena dampaknya sangat fatal.
“Judi online dan narkoba itu merusak. Merusak diri sendiri, merusak keluarga, merusak karier, dan yang paling fatal merusak nama baik satuan dan institusi TNI AD yang kita cintai ini. Saya tidak akan mentolerir,” tegas Letkol Rudy Haryanto dengan nada tegas.
Ia menjelaskan, seorang prajurit yang kecanduan judi online akan kehilangan konsentrasi dalam bertugas, terlilit hutang, bahkan bisa melakukan tindakan tercela demi memenuhi hasratnya. Begitu pula dengan narkoba, tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menjadi pintu masuk tindak pidana lainnya.
Untuk mencegah hal tersebut, Dandim memerintahkan beberapa langkah konkret:
*a. Jaga Sikap dan Jadi Teladan:* Setiap prajurit wajib menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan penampilan dimanapun berada. Prajurit harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat, baik saat berdinas maupun di lingkungan keluarga.
*b. Taat Aturan dan Hukum:* Dandim meminta seluruh prajurit untuk patuh terhadap Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Tidak ada prajurit yang kebal hukum.
*c. Jaga Stabilitas Aceh:* Terkait situasi keamanan terkini di Aceh, Dandim mengingatkan agar prajurit mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menyikapi isu-isu sensitif seperti penggunaan dan pengibaran simbol atau bendera. Semua harus sesuai koridor hukum yang berlaku. Koordinasi dengan Polri, Pemda, dan tokoh masyarakat harus terus diperkuat untuk mencegah kesalahpahaman.
*d. Babinsa Harus Peka Bencana dan Sosial:* Dandim secara khusus menginstruksikan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga binaan. Aceh Tengah yang rawan longsor, Babinsa harus menjadi orang pertama yang hadir membantu warga saat terjadi bencana yang menghambat akses penyeberangan atau merusak pemukiman.
“Kesiapsiagaan Babinsa adalah cerminan kehadiran negara di tengah rakyat. Saat rakyat susah, TNI harus ada,” ujarnya.
*e. Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh:* Babinsa diminta aktif menjalin silaturahmi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. Komunikasi yang baik akan menjadi sistem deteksi dini (early warning system) terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui kegiatan Jam Komandan ini, Letkol Czi Rudy Haryanto berharap seluruh personel Kodim 0106/Aceh Tengah semakin solid, profesional, dan dicintai rakyat.
“Kita adalah tentara rakyat. Disiplin kita, integritas kita, adalah kebanggaan rakyat. Mari kita jaga Aceh Tengah ini tetap aman, kondusif, dan damai. Jadilah prajurit yang bermanfaat,” tutup Dandim.
Kegiatan Jamdan diakhiri dengan doa bersama dan sesi tanya jawab antara prajurit dengan Dandim, menunjukkan kedekatan pimpinan dengan bawahan.
BIDIK.CO.ID
WARTAWAN NASIONAL
JAUHARI M YUNUS S.E. CFLE. CPPJ. C.JI. C.L.WI


























