Peringati Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie: Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan yang Jaga Indonesia Lebih Baik

- Editor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TAKENGON, Aceh Tengah – BIDIK.CO.ID

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Fitriana Mugie, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh santri, ulama, dan keluarga besar pondok pesantren di Aceh Tengah dan di seluruh Indonesia.

Dengan mengusung tema nasional tahun ini “Santri Berdaya Jaga Negeri”, Fitriana Mugie menilai tema tersebut sangat relevan, kontekstual, dan merefleksikan peran strategis santri di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026. Santri hari ini, pemimpin masa depan. Dengan ilmu, akhlak dan kebersamaan, mereka menjaga Indonesia lebih baik,” ujar Fitriana Mugie dalam keterangannya, Rabu (22/10/2026).

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, makna santri berdaya bukan hanya tentang kemampuan menguasai ilmu agama, tetapi juga kemandirian ekonomi, penguasaan teknologi, kepemimpinan sosial, dan kepekaan terhadap isu-isu kebangsaan.

“Jika dulu resolusi jihad 1945 lahir dari semangat santri untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini jihad santri adalah jihad melawan kebodohan, kemiskinan, intoleransi, dan perpecahan. Santri yang berdaya adalah santri yang tidak hanya fasih mengaji kitab, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan, inovator, pendidik, dan penjaga moral bangsa,” tegasnya.

Santri Adalah Jantung Peradaban Aceh
Fitriana Mugie menambahkan, bagi Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah dan bagi Aceh Tengah khususnya, peran pesantren dan dayah tidak bisa dipisahkan dari denyut nadi kehidupan masyarakat Gayo.

Pesantren telah lama menjadi benteng akhlak, pusat pendidikan karakter, dan penjaga nilai-nilai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin yang moderat, toleran, dan cinta tanah air. Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, santri menjadi filter moral yang menjaga generasi muda dari degradasi budaya dan akhlak.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Aceh Tengah Tangkap Tiga Pelaku Kasus Jarimah Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan terhadap Anak

“Kami di DPRK Aceh Tengah melihat langsung bagaimana alumni-alumni pesantren berkontribusi. Mereka ada yang menjadi guru, imam kampung, petani kopi yang berakhlak, penggerak UMKM, hingga aparatur pemerintahan. Inilah bukti nyata dari ‘Jaga Negeri’ itu. Menjaga negeri tidak harus selalu dengan senjata, tapi dengan karya, ilmu, dan keteladanan,” ungkapnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa Kabupaten Aceh Tengah yang majemuk dan kaya akan kearifan lokal Gayo sangat membutuhkan semangat kesantrian: semangat kebersamaan, gotong-royong, tawadhu’, dan keikhlasan dalam membangun daerah.

Komitmen DPRK Aceh Tengah untuk Pesantren
Sebagai pimpinan legislatif daerah, Fitriana Mugie menegaskan komitmen DPRK Aceh Tengah untuk terus berpihak pada penguatan kelembagaan pesantren dan dayah.

Ia mendorong agar perhatian terhadap sarana pendidikan pesantren, kesejahteraan tenaga pengajar (ustadz/ustadzah dan tengku), serta akses beasiswa bagi santri berprestasi terus ditingkatkan melalui kebijakan dan penganggaran yang pro-pesantren.

“Kemandirian pesantren harus kita dukung. Kami ingin santri di Aceh Tengah tidak hanya berdaya secara spiritual, tapi juga berdaya secara ekonomi. Program santripreneur, digitalisasi UMKM pesantren, dan pelatihan vokasi harus menjadi agenda bersama antara eksekutif, legislatif, dan pimpinan dayah,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua DPRK Aceh Tengah tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebagai refleksi untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.

“Mari kita doakan para ulama dan pahlawan santri yang telah mendahului kita. Dan mari kita dukung santri-santri kita hari ini untuk terus belajar, berdaya, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari pesantren untuk Indonesia, dari Aceh Tengah untuk Negeri,” tutup Fitriana Mugie dengan penuh khidmat.

BIDIK.CO.ID

WARTAWAN NASIONAL

JAUHARI M YUNUS S.E. CFLE. CPPJ. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Telah hilang 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat Pop Tahun 2015 Warna Putih, dengan Nomor Polisi BL 6330 YF persis seperti di foto.
Wakapolres Aceh Tengah Hadiri Hari Santri 2026, Perkuat Sinergi dengan Pesantren
Patroli Siaga Reserse, URC Satreskrim Polres Aceh Tengah Ciptakan Ruang Publik Aman
Subuh Keliling, Wakapolres Aceh Tengah Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Awasi Anak
Satreskrim Polres Aceh Tengah Kembali Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
* 62 Tahun Golkar Berkarya, Fitriana Mugie Tegaskan KPPG Aceh Tengah Siap Kawal Kemenangan di Bawah Komando Bahlil Lahadalia dan H. M. Salim Fakhry, MM.*
Peduli Kemanusiaan, Polres Aceh Tengah Gelar Donor Darah pada Hari Jadi ke-75 Humas Polri
Sanjung (Selasa berkunjung ) Masyarakat, Polres Aceh Tengah Tebar Kepedulian, Salurkan Bantuan dan Jenguk Warga Sakit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:01 WIB

MAUNG Riau Apresiasi Langkah Kejati Riau Tindak Kasus Dugaan Korupsi Dana PI Blok Rokan di Rokan Hilir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Klaem Pemerintah Pusat Turut Bertanggungjawab Atas Anjloknya APBD Kab Siak Hampir Ro. 1 Triliyun Pendidikan Kesehatan Infrastruktur Terancam jadi Korban!!!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Peristiwa di Bogor Berdampak ke Purwakarta! DPD RAJAWALI: Evaluasi Tata Kelola, Pastikan Tak Ada Lagi Kekerasan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik ISTORIS! ASMIDAR, S.Pd. TERPILIH SEBAGAI KETUA PGRI PEREMPUAN PERTAMA DI ACEH SINGKIL MELALUI KONFERENSI XXIII PGRI CABANG KUTA BAHARU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:59 WIB

MILANGKALA KE-25 KOTA TASIKMALAYA: LSM MAUNG DORONG “LANGKAH SANTUN, JIWA TANGGUH” MENJADI BUKTI NYATA KESEJAHTERAAN RAKYAT

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:52 WIB

RAJAWALI Kubu Raya: Bupati Sujiwo, Pastikan Hukum Berlaku Adil & Transparan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:53 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru