TIDAK ADA TOLERANSI! 4 OKNUM WARTAWAN SERBU RUMAH REDAKSI GPNews.com, ISTRI DAN ANAK DITEROR SAAT PIMPINAN SEDANG TIDAK ADA DI TEMPAT

- Editor

Senin, 20 Juli 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id  , ACEH TENGAH , 20 Juli 2026

Sebagai pimpinan Redaksi GPNews.com, Riga Irawan Toni yang akrab disapa Bang Toni, selalu terbuka menerima setiap informasi dan perkembangan yang terjadi di seluruh wilayah Aceh dan daerah sekitarnya. Namun, ada satu kejadian yang sama sekali tidak pernah ia sangka akan menimpa keluarga terdekatnya, dan hal ini tidak akan pernah bisa ia terima maupun ditoleransi.

KRONOLOGI KEJADIAN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bang Toni menceritakan dengan penuh kekecewaan dan kemarahan:

“Saya tidak pernah menyangka, orang-orang yang saya percayai dan beri wewenang untuk bekerja di lapangan, justru berbalik berbuat jahat kepada keluarga saya sendiri. Perlakuan tidak manusiawi yang mereka lakukan terhadap istri dan anak saya, adalah hal yang paling menyakitkan dan tidak akan saya diamkan.”

Kejadian bermula ketika Riga Irawan Toni sedang berada di luar rumah dan tidak ada di lokasi. Saat itulah, 4 orang oknum yang mengaku sebagai wartawan dan wartawati GPNews.com serta media lain, datang berulang kali mendatangi kediaman pribadi Redaksi.

Mereka tidak datang untuk keperluan liputan berita, melainkan dengan niat buruk:
Datang berulang kali hingga waktu sudah sangat larut malam, melanggar aturan ketertiban umum dan kewajiban Tamu Wajib Lapor.
Mengerumuni dan menyatroni depan pintu rumah dengan sikap kasar dan mengintimidasi.
Menggunakan nada suara tinggi, bahasa tidak pantas, dan ancaman yang membuat suasana menjadi sangat mencekam.
Memaksa istri dan anak yang masih kecil menyerahkan uang dengan dalih yang tidak jelas dan tidak benar.

“Saat itu saya tidak ada di rumah. Hanya istri saya dan anak gadis kami yang masih kecil berada di sana. Mereka datang beramai-ramai, menekan, dan tidak mau pergi sebelum keinginan mereka terpenuhi. Anak saya menangis ketakutan, tetangga keluar karena mendengar keributan. Ini bukan cara wartawan bekerja, ini perbuatan penjahat!” tegas Bang Toni.

Baca Juga:  Pesona Arung Jeram Lukup Badak Masuk Nominasi Wisata Air Anugerah Pesona Indonesia

FAKTA YANG TIDAK BISA DIPUTAR BALIK

1. TINDAKAN MELANGGAR ATURAN:
Datang ke rumah pribadi di waktu larut malam, mengerumuni warga, dan mengintimidasi adalah perbuatan yang melanggar aturan ketertiban, kesusilaan, serta aturan Tamu Wajib Lapor yang berlaku di wilayah Aceh.

2. PENYALAHGUNAAN NAMA LEMBAGA:
Keempat oknum tersebut menyalahgunakan identitas dan nama media untuk menakut-nakuti keluarga pimpinan sendiri, demi keuntungan pribadi dan membagi hasil rampasan.

3. TIDAK ADA DASAR HUKUM:
Tidak ada surat perintah, tidak ada wewenang, dan tidak ada kesepakatan yang mengizinkan mereka meminta uang apapun. Uang sebesar Rp12.000.000,- yang mereka ambil adalah hasil pemerasan dan ketakutan.

PERNYATAAN TEGAS PIMPINAN REDAKSI

Riga Irawan Toni menegaskan dengan tegas:

*”Perbuatan keempat oknum ini akan berbuntut panjang. Saya tidak akan memaafkan dan tidak akan berdamai dengan cara yang salah. Mereka telah mencoreng nama baik GPNews.com, melukai hati istri dan anak saya, serta merusak citra dunia pers di Aceh.

Saya sudah serahkan seluruh bukti, rekaman, dan kronologi ini ke pihak berwajib. Mereka harus bertanggung jawab di pengadilan, dikembalikan uang hasil pemerasan itu, dan membayar ganti rugi 10 kali lipat atas trauma yang mereka buat. Siapa pun yang berbuat salah, harus siap menerima akibatnya, sekalipun mereka pernah bekerja bersama saya.”*

Redaksi GPNews.com
“Berita Benar, Keadilan Nyata”

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

Berita Terkait

Satreskrim Polres Aceh Tengah Terbitkan DPO terhadap Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan dan Penggelapan
Jaga Kondusifitas, Samapta Polres Aceh Tengah Patroli Toko Emas dan Sejumlah Tempat Strategis
Kurang dari 3 Minggu Polres Aceh Tengah Tangkap 6 Pengedar dan 7 Kurir, termasuk 2 pelaku di Bener Meriah sebagai pemasok
Pesona Arung Jeram Lukup Badak Masuk Nominasi Wisata Air Anugerah Pesona Indonesia
Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital dan Narkoba, Sat Binmas Polres Aceh Tengah Edukasi Kesekolah
Polsek Bintang Turun Langsung Dukung Penanaman Perdana Padi Gogo, Bangkitkan Ketahanan Pangan Pascabencana
Saweu Sikula, Polres Aceh Tengah Bekali Pelajar dengan Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Judi Online
Polres Aceh Tengah Peduli, Jumat Berkah Hadirkan Kebahagiaan bagi Warga Kute Panang Lewat Penyaluran Sembako
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:51 WIB

TIDAK ADA TOLERANSI! 4 OKNUM WARTAWAN SERBU RUMAH REDAKSI GPNews.com, ISTRI DAN ANAK DITEROR SAAT PIMPINAN SEDANG TIDAK ADA DI TEMPAT

Senin, 20 Juli 2026 - 08:33 WIB

Jaga Kondusifitas, Samapta Polres Aceh Tengah Patroli Toko Emas dan Sejumlah Tempat Strategis

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:45 WIB

Kurang dari 3 Minggu Polres Aceh Tengah Tangkap 6 Pengedar dan 7 Kurir, termasuk 2 pelaku di Bener Meriah sebagai pemasok

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:13 WIB

Pesona Arung Jeram Lukup Badak Masuk Nominasi Wisata Air Anugerah Pesona Indonesia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:44 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital dan Narkoba, Sat Binmas Polres Aceh Tengah Edukasi Kesekolah

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:32 WIB

Polsek Bintang Turun Langsung Dukung Penanaman Perdana Padi Gogo, Bangkitkan Ketahanan Pangan Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:16 WIB

Saweu Sikula, Polres Aceh Tengah Bekali Pelajar dengan Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Judi Online

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:58 WIB

Polres Aceh Tengah Peduli, Jumat Berkah Hadirkan Kebahagiaan bagi Warga Kute Panang Lewat Penyaluran Sembako

Berita Terbaru