Wujudkan Kepedulian, Ditjenpas Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap ke-13 bagi Korban Bencana di Bener Meriah

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bidik.co.id,BENER MERIAH – Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui penyaluran bantuan tahap ke-13 bagi masyarakat terdampak bencana alam. Aksi sosial ini dipusatkan di Posko Pengungsian Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada [Jumat/06-02-2026].

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Bapak Edi Mulyono. Turut mendampingi di lokasi, Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Bapak Heddry Yadi, beserta jajaran staf, anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), serta para peserta magang yang ikut terjun langsung membantu warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi kemanusiaan kali ini, tim menyalurkan sebanyak 105 paket sembako yang ditujukan bagi warga di dua desa terdampak, dengan rincian:
• 61 Kepala Keluarga di Desa Jamur Ujung.
• 44 Kepala Keluarga di Desa Wih Pesam.

Selain bantuan logistik, Ditjenpas Aceh juga menyelenggarakan layanan pengobatan gratis. Tenaga medis yang dikerahkan memberikan pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan bagi para pengungsi dan masyarakat setempat guna mengantisipasi munculnya penyakit pascabencana.

Sisi humanis terpancar saat jajaran PIPAS Bener Meriah menghampiri anak-anak di posko pengungsian. Tidak hanya memberikan bantuan khusus kebutuhan anak, anggota PIPAS juga berinteraksi langsung untuk menghibur dan memberikan dukungan psikologis (trauma healing) guna mengembalikan keceriaan anak-anak yang terdampak bencana.

Baca Juga:  Setahun Lebih Menunggu Hitungan Kerugian Negara — Tim Investigasi MAUNG: Kejati Kalbar Wajib Jelaskan Kendalanya!

Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Aceh, Bapak Edi Mulyono menyampaikan “Penyaluran tahap ke-13 ini merupakan bukti bahwa jajaran Pemasyarakatan Aceh hadir di tengah kesulitan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Bener Meriah. Ini bukan sekadar kewajiban, tapi wujud empati dan solidaritas kami sebagai sesama.”

Dalam kesempatan yang sama Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah. Bapak, Heddry Yadi, juga menyampaikan “Kami bersama seluruh jajaran dan PIPAS berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan warga di sekitar lingkungan kerja kami. Kehadiran tim medis dan bantuan logistik ini diharapkan dapat menjaga kondisi fisik serta mental warga, terutama anak-anak yang sangat rentan dalam situasi bencana.” Tegasnya.

Salah satu perwakilan warga penerima bantuan dari Desa Jamur Ujung menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang berkelanjutan dari jajaran Kemenimipas, khususnya Ditjenpas Aceh.
“Kami merasa sangat terbantu, tidak hanya dengan sembakonya, tapi juga adanya pengobatan gratis. Anak-anak kami juga senang bisa terhibur hari ini. Terima kasih kepada Bapak-Bapak dari Ditjenpas dan Rutan Bener Meriah yang terus peduli pada kami,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan lancar, mempertegas sinergi antara instansi pemasyarakatan dengan masyarakat sekitar dalam menghadapi situasi darurat bencana.

Berita Terkait

PERTEMUAN PERDANA PEMBENTUKAN PENGURUS DPD LSM MAUNG PROVINSI RIAU, SIAP PERKUAT KONTROL SOSIAL DAN KAWAL KEBIJAKAN PEMERINTAH
LSM KCBI Bongkar Skandal Mafia Proyek Jalan Rp 8,2 Miliar di Karawang
Impor Ilegal Rp30 Miliar Terbongkar, RAJAWALI Batam: Usut Tuntas Sampai ke Akar dan Transparan ke Publik!
Menjelang Akhir Tahun, Kasus Napak Tilas Ketapang Belum Jelas — MAUNG: Publik Berhak Tahu di Mana Posisi Perkara!
Setahun Lebih Menunggu Hitungan Kerugian Negara — Tim Investigasi MAUNG: Kejati Kalbar Wajib Jelaskan Kendalanya!
Lima Pertanyaan Publik — MAUNG: Transparansi Kasus Napak Tilas Adalah Hak Masyarakat Ketapang!
Belum Ada Kejelasan — MAUNG: Jangan Biarkan Kasus Korupsi Menggantung Tanpa Alasan Jelas!
Penghitungan Kerugian Negara Belum Selesai — MAUNG: Jelaskan Secara Terbuka, Bukan Diam Seribu Bahasa!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:02 WIB

PERTEMUAN PERDANA PEMBENTUKAN PENGURUS DPD LSM MAUNG PROVINSI RIAU, SIAP PERKUAT KONTROL SOSIAL DAN KAWAL KEBIJAKAN PEMERINTAH

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:48 WIB

LSM KCBI Bongkar Skandal Mafia Proyek Jalan Rp 8,2 Miliar di Karawang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Menjelang Akhir Tahun, Kasus Napak Tilas Ketapang Belum Jelas — MAUNG: Publik Berhak Tahu di Mana Posisi Perkara!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Setahun Lebih Menunggu Hitungan Kerugian Negara — Tim Investigasi MAUNG: Kejati Kalbar Wajib Jelaskan Kendalanya!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Lima Pertanyaan Publik — MAUNG: Transparansi Kasus Napak Tilas Adalah Hak Masyarakat Ketapang!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Belum Ada Kejelasan — MAUNG: Jangan Biarkan Kasus Korupsi Menggantung Tanpa Alasan Jelas!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Belum Selesai — MAUNG: Jelaskan Secara Terbuka, Bukan Diam Seribu Bahasa!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Kasus Napak Tilas Masih Tanda Tanya — MAUNG: Kecepatan dan Kejelasan Adalah Kunci Kepercayaan Publik!

Berita Terbaru

Oplus_16908288

BENER MERIAH

Minggu, 11 Okt 2026 - 18:21 WIB

Oplus_16908288

Uncategorized

LSM KCBI Bongkar Skandal Mafia Proyek Jalan Rp 8,2 Miliar di Karawang

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:48 WIB