Dorong Produktivitas dan Budaya Keselamatan Kerja, Direktur Operasi & Teknik PT Prima Multi Terminal Pimpin Operation Briefing di Terminal Belawan

- Editor

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

 

Belawan, (07/07) – PT Prima Multi Terminal (PMT), anak usaha dari PT Pelindo Terminal Petikemas yang mengelola Terminal Petikemas Belawan, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas dan membangun budaya keselamatan kerja yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan operation briefing yang dipimpin langsung oleh Direktur Operasi & Teknik PMT, Wahyudi di area terminal operasional Terminal Belawan.

 

Kegiatan briefing ini dihadiri oleh jajaran manajemen operasional, pengawas lapangan, serta perwakilan dari tenaga kerja bongkar muat dan unit-unit terkait.

 

Agenda utama mencakup evaluasi kinerja operasional semester I tahun 2025, penyamaan persepsi terhadap prosedur kerja yang aman dan efisien, serta penguatan komitmen terhadap budaya keselamatan (safety awareness) di seluruh lini kegiatan.

 

Dalam arahannya, Wahyudi menyampaikan bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan.

 

Keduanya tidak dapat dipisahkan, terutama dalam lingkungan kerja terminal yang kompleks dan berisiko tinggi.

 

“Produktivitas hanya bisa dicapai jika keselamatan menjadi budaya, bukan sekadar prosedur. Kita harus membangun kesadaran kolektif bahwa setiap tindakan yang aman bukan hanya melindungi diri sendiri, tapi juga tim kerja dan operasional perusahaan secara keseluruhan,” ujar Wahyudi di hadapan para peserta briefing.

 

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang konsisten serta komunikasi dua arah antara manajemen dan pekerja sebagai pilar utama dalam mencapai target operasional tanpa mengorbankan keselamatan.

 

Dalam kegiatan ini, turut disampaikan beberapa capaian kinerja operasional semester I yang menunjukkan tren positif.

Baca Juga:  Maling Beraksi Saat Salat Subuh, HP Sopir Travel Digasak di Pinggir Jalan

 

Volume bongkar muat mengalami peningkatan, ditopang oleh efisiensi dalam penanganan bongkar muat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

Meski demikian, Wahyudi mengingatkan bahwa perlu selalu melakukan perbaikan berkelanjutan, terutama dalam aspek kedisiplinan dan pelaporan kondisi tidak aman (unsafe condition) di lapangan.

 

“Di PMT, keamanan bekerja tidak hanya penting diterapkan oleh tim operasional di lapangan, namun juga seluruh pekerja di lingkungan PMT. Kegiatan ini menunjukkan agar Pemimpin harus hadir, mendengar, dan memahami tantangan nyata di lapangan. Hanya dengan begitu kita bisa mendorong perbaikan yang tepat sasaran dan membangun rasa memiliki di antara seluruh insan PMT,” tambah Wahyudi.

 

Operation briefing ini juga menjadi forum terbuka untuk menyampaikan ide, kritik, dan masukan dari pekerja kepada manajemen, menciptakan ruang dialog yang sehat dan konstruktif.

 

PMT meyakini bahwa lingkungan kerja yang aman dan produktif hanya dapat tercapai melalui kolaborasi yang erat di semua tingkat organisasi.

 

Sebagai operator terminal petikemas di wilayah Sumatera Utara, PMT terus melakukan berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan penerapan standar keselamatan internasional.

 

Dengan mengedepankan prinsip continuous improvement, perusahaan berkomitmen untuk membangun sistem kerja yang adaptif terhadap tantangan global sekaligus responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

 

“Operation briefing ini bukan hanya rutinitas, tapi bagian dari proses transformasi jangka panjang. Kita ingin membangun terminal yang tidak hanya produktif, tapi juga manusiawi dan berkelanjutan,” tutup Wahyudi.

Berita Terkait

Grebek Rantau Panjang, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 6 Orang Pengguna Narkoba
Gunakan LPG 3 Kg Subsidi dan Cuci Ompreng Sembarangan, SPPG Sibaruang Siabu Diduga Tabrak Aturan BGN
Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan.
Diduga 48 Ton Pupuk Urea Subsidi Belum Diterima Petani Roburan Lombang, Kadis Pertanian segera panggil pemilik Kios UD Rizki
Dihadiri Sekejen Pusat, Musda JATMAN Sumut Tetapkan TGB Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, MA sebagai Mudir 2026-2031
Gerakan SIGAP Digelorakan, Dewan Pendidikan Deli Serdang Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos
Ultimatum LSM KCBI: Berantas Judi di Jl. Veteran atau Copot Kapolsek Berastagi!
Dana Desa Huta Damai 2025 Diduga Sarat KKN dan Mark-Up Fantastis, Kepala Desa Pilih Bungkam!
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Gunakan LPG 3 Kg Subsidi dan Cuci Ompreng Sembarangan, SPPG Sibaruang Siabu Diduga Tabrak Aturan BGN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan.

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Diduga 48 Ton Pupuk Urea Subsidi Belum Diterima Petani Roburan Lombang, Kadis Pertanian segera panggil pemilik Kios UD Rizki

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Dihadiri Sekejen Pusat, Musda JATMAN Sumut Tetapkan TGB Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, MA sebagai Mudir 2026-2031

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Gerakan SIGAP Digelorakan, Dewan Pendidikan Deli Serdang Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ultimatum LSM KCBI: Berantas Judi di Jl. Veteran atau Copot Kapolsek Berastagi!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dana Desa Huta Damai 2025 Diduga Sarat KKN dan Mark-Up Fantastis, Kepala Desa Pilih Bungkam!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Aroma KKN Menyengat, Realisasi Dana Desa Kampung Baru Disorot Tajam. Kepala Desa Memilih “Bungkam”

Berita Terbaru