Api Karhutla di Kaki Burni Telong Padam Total, Tim Gabungan Pastikan Area 50 Hektare Aman

- Editor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, — Bener Meriah –

Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Hutan Lindung Kaki Gunung Burni Telong, Kampung Wih Pesam, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil memadamkan seluruh titik api dan memastikan proses pendinginan selesai dilakukan pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan terakhir di lapangan, kondisi kawasan yang terdampak Karhutla saat ini telah aman dan kondusif. Seluruh titik api telah berhasil dipadamkan hingga 100 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Setelah pemadaman, tim juga melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara atau asap yang masih tersisa dan berpotensi menimbulkan api kembali,” ujar Kapolres Bener Meriah.

Kebakaran yang terjadi di kawasan pengelolaan LPHK Linge Lestari tersebut diperkirakan berdampak terhadap area vegetasi semak, alang-alang dan tanaman pinus dengan luas sekitar 50 hektare.

Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Pemukiman masyarakat di sekitar lokasi juga berhasil diamankan setelah dilakukan penyekatan dan isolasi terhadap area kebakaran, sehingga tidak ada rumah maupun bangunan warga yang terdampak api.

Baca Juga:  Polsek Bukit Salurkan Bansos untuk Masyarakat, Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Proses penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh personel Polres Bener Meriah, Kodim 0119/Bener Meriah, KPH Wilayah VI Aceh, BPBD dan Damkar Kabupaten Bener Meriah, LPHK Linge Lestari serta masyarakat setempat.

Tim gabungan menyisir seluruh area bekas kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi titik api. Penyiraman secara intensif juga dilakukan terhadap titik-titik bara api atau smoldering hingga kondisi kawasan dinyatakan aman dan dingin.

Kapolres menegaskan, keberhasilan pemadaman tersebut tidak berarti pengawasan dihentikan. Personel akan tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan dan patroli berkala guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya akibat kondisi angin maupun bara yang masih tersisa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan lahan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menyebabkan api cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun pemukiman masyarakat,” tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, pengelola kawasan hutan dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Dengan selesainya proses pemadaman dan pendinginan, situasi di lokasi Karhutla saat ini dinyatakan aman, kondusif dan seluruh titik api telah padam sepenuhnya.

Bidik.co.id ( Jauhari M Yunus CFLE )

Berita Terkait

Perkuat Keimanan dan Kebersamaan, Polres Bener Meriah Gelar Binrohtal untuk Personel
Wakapolres Bener Meriah Berbagi Pengalaman, Dorong Generasi Muda Siap Raih Masa Depan
Polres Bener Meriah Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026: Santri Menguatkan Menuju Indonesia Emas
Pelayanan Prima Berbasis Senyum, Kapus dr. Birti Setiadi Pastikan Pasien di Pintu Rime Gayo Dilayani dengan Hati
Jembatan Bailey Wih Percos Ditutup Sementara Mulai 21 Oktober 2026, Ada Pengikisan Badan Jalan
Tanamkan Kecintaan kepada Polisi Sejak Dini, Polsek Pintu Rime Gayo Sambut 60 Murid RA Nurul Islam Blang Rakal
Polres Bener Meriah Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht, 16 Perkara Narkotika Dimusnahkan
Wakapolres Bener Meriah Hadir di Tengah Masyarakat, Serap Aspirasi Warga Wonosobo melalui Program Quick Wins
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Gunakan LPG 3 Kg Subsidi dan Cuci Ompreng Sembarangan, SPPG Sibaruang Siabu Diduga Tabrak Aturan BGN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan.

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Diduga 48 Ton Pupuk Urea Subsidi Belum Diterima Petani Roburan Lombang, Kadis Pertanian segera panggil pemilik Kios UD Rizki

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Dihadiri Sekejen Pusat, Musda JATMAN Sumut Tetapkan TGB Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, MA sebagai Mudir 2026-2031

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Gerakan SIGAP Digelorakan, Dewan Pendidikan Deli Serdang Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ultimatum LSM KCBI: Berantas Judi di Jl. Veteran atau Copot Kapolsek Berastagi!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dana Desa Huta Damai 2025 Diduga Sarat KKN dan Mark-Up Fantastis, Kepala Desa Pilih Bungkam!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Aroma KKN Menyengat, Realisasi Dana Desa Kampung Baru Disorot Tajam. Kepala Desa Memilih “Bungkam”

Berita Terbaru