Antisipasi Karhutla, RPPK PT. RUJ Lakukan Patroli Gabungan

- Editor

Jumat, 15 Agustus 2025 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Sembilan, Dumai Bidik.co.id

Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Ruas Utama Jaya (RUJ) terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan patroli dan sosialisasi gabungan RPK, TNI, Polisi, BPBD, Manggala Agni, Pemerintah Desa dan MPA

Kegiatan patroli dilakukan di wilayah rawan terjadi kebakaran, terkhusus di areal semak belukar yang tidak dikelola oleh masyarakat yang biasa disebut dengan lahan tidur yang notabene rawan terjadi kebakaran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain patroli juga dilakukan sosialisasi terhadap para petani dan masyarakat yang berada di kebun, dalam sosialisasi ini di sampaikan himbauan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak membuat api unggun maupun membakar sampah dan serasah di kebun atau ladang.

“Patroli dan sosialisasi gabungan ini kami dilakukan secara rutin satu kali dalam seminggu, sebagai bentuk kolaborasi pencegahan bersama masyarakat agar ikut terlibat dalam pencegahan karhutla,” ujar Anggi Saputra, anggota RPK PT RUJ, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Baca Juga:  RPK, TNI, dan Pemerintah Desa Gencar Lakukan Patroli Gabungan

Sementara itu, Abdurrahman, anggota RPK lainnya, mengungkapkan bahwa wilayah riau merupakan wilayah rawan karhutla yang setiap tahun nya menjadi langganan penyumbang asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Saat ini kondisi cuaca sudah mulai panas. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Jangan membuat perunan, dan jika merokok pastikan puntungnya benar-benar padam sebelum dibuang, apalagi ini daerah gambut yang sangat mudah terbakar,” katanya.

Komandan RPK PT RUJ, Patih Martasena, menyebutkan bahwa sebagian besar penyebab kebakaran hutan dan lahan berasal dari aktivitas manusia, baik yang disengaja maupun akibat kelalaian.

“Kebakaran hutan umumnya terjadi karena faktor manusia. Karena itu, patroli dan sosialisasi gabungan menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah terjadinya karhutla,” ujar Patih.

PT RUJ juga berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla, melalui patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan

Berita Terkait

RPK, TNI, dan Pemerintah Desa Gencar Lakukan Patroli Gabungan
Lembaga Tepak Sirih Dan KKN Tematik Leterasi Gelar Festival Kampung Literasi Tahun 2025
KKN Tematik Leterasi Universitas Riau Bersama Kim Lembaga Tepak Sirih Literasi Sekolah Di SMP N 1 Tanah Putih Tanjung Melawan
Kapolsek TPTM Gandeng Lembaga Tepak Gelar Lomba Puisi dengan Tema Polri untuk Masyarakat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:25 WIB

Jangan Pandang Bulu! Kejati Jatim Didorong Sita Aset Agunan Fiktif Debitur Kakap Bank Jatim

Senin, 13 Juli 2026 - 16:01 WIB

Matangkan Persiapan Festival Kampung Literasi 2026, Lembaga Tepak Sirih Gelar Rapat Koordinasi

Senin, 13 Juli 2026 - 15:43 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah Jadi Sorotan, Warga Desak Penanganan Transparan dan Tuntas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:21 WIB

Polda Papua Barat Daya menggelar kegiatan memperkuat kemitraan dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas)

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:31 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sesalkan Tatip SPMB Di Provinsi Kepri Tidak Semestinya Terjadi!! ;

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:54 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Kementerian Gubernur Walikota Bupati Rawat Dan Bangun Pantai Sebagus Bagusnya !!

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:31 WIB

PWM Sulawesi Tengah Audiensi dengan Wali Kota Palu, Matangkan Persiapan Tanwir Muhammadiyah 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:27 WIB

Dua Tahun Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah, Kader Gerindra Tetap Menikmati Gaji dan Fasilitas Negara

Berita Terbaru