Ketua DPD SWI Bener Meriah Desak Bupati Segera Copot Reje Ujung Gele: Uang Negara Dikembalikan, Jabatan Harus Dievaluasi

- Editor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id —BENER MERIAH, Kamis (8/10/2026) —

Ketua DPD Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Bener Meriah, Adis Atim Rohmansah, meminta Bupati Bener Meriah segera mengambil langkah tegas terhadap Reje Kampung Ujung Gele nonaktif, Rahmandi, menyusul persoalan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan Dana Desa yang menjadi sorotan masyarakat.

Adis menilai, pemerintah daerah perlu segera menindaklanjuti tuntutan masyarakat Kampung Ujung Gele yang meminta agar reje nonaktif tersebut diberhentikan dari jabatannya dan digantikan dengan pemimpin baru sesuai mekanisme serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, apabila hasil pemeriksaan resmi telah membuktikan adanya pelanggaran dan pengembalian kerugian keuangan negara telah dilakukan, hal tersebut tidak serta-merta menghapus kewajiban untuk menindaklanjuti persoalan administratif maupun hukum sesuai aturan.

“Bupati Bener Meriah harus segera menyikapi aspirasi masyarakat Ujung Gele. Jangan biarkan persoalan ini berlarut-larut.

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan resmi telah terbukti adanya pelanggaran, pemerintah daerah harus mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Adis.

Ia juga menekankan bahwa jabatan reje kampung merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan integritas.

Karena itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan Dana Desa harus ditangani secara serius demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan kampung.

Pengembalian Uang Negara Bukan Akhir Persoalan

Baca Juga:  *MUNAS SWI 2026 DI BOYOLALI*

Adis menyampaikan bahwa pengembalian uang yang disebut sebagai kerugian negara tidak seharusnya menjadi satu-satunya pertimbangan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh hasil pemeriksaan ditindaklanjuti, termasuk menentukan langkah administratif terhadap jabatan reje kampung berdasarkan peraturan yang berlaku.

“Pengembalian uang negara bukan berarti seluruh persoalan otomatis selesai. Harus ada kejelasan mengenai hasil pemeriksaan, pertanggungjawaban, dan tindakan yang akan diambil pemerintah daerah.

Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan aturan,” ujarnya.

Masyarakat Berhak Mendapatkan Pemimpin yang Berintegritas

Lebih lanjut, Ketua DPD SWI Bener Meriah tersebut mendukung aspirasi masyarakat Kampung Ujung Gele yang telah menyampaikan surat permohonan pemberhentian reje nonaktif kepada Bupati Bener Meriah pada Kamis (8/10/2026).

Ia berharap Bupati segera memberikan respons resmi dan mengambil keputusan berdasarkan hasil pemeriksaan serta ketentuan hukum yang berlaku.

Adis juga mengingatkan bahwa pengelolaan Dana Desa harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Harapan masyarakat Ujung Gele sederhana: mereka ingin pemerintahan kampung yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

Karena itu, kami meminta Bupati Bener Meriah segera mengevaluasi dan menuntaskan persoalan ini sesuai aturan, agar masyarakat memperoleh kepastian dan dapat kembali fokus pada pembangunan kampung,” tutupnya.

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus S.E. CFLE. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Ketua DPD SWI Bener Meriah Apresiasi Kinerja Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pante Raya, Siswa Kesulitan Membaca Berhasil Dibimbing
Kapolres Bener Meriah Berikan Motivasi kepada Personel yang Sakit, Wujud Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar Polri
Polres Bener Meriah Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Pastikan Kondisi Personel Tetap Prima
Kapolres Bener Meriah Gelar Jumat Berkah di Masjid At-Taqwa, Salurkan 20 Paket Bantuan kepada Jamaah
Copot Reje Nonaktif Ujung Gele! Warga Desak Bupati Bener Meriah Segera Tunjuk Pemimpin Baru
Kapolres Bener Meriah Imbau Masyarakat dan Pelajar Patuhi Aturan Lalu Lintas, Stop Penggunaan Knalpot Brong
Binrohtal Polres Bener Meriah Digelar Secara Virtual, Perkuat Keimanan dan Integritas Personel
Usai Suling, Kapolres Bener Meriah Ngopi Bareng Tokoh Agama dan Masyarakat Bahas Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:31 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL PENGHASILAN PAJAK PEMERINTAH MENDAPATKAN RIBUAN TRILYUN DITENGAH KEMISKINAN RAKYAT YANG SEMAKIN PARAH

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Sertifikasi Wartawan Tidak Terbatas UKW, BNSP Diakui Negara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Semua Tokoh Masyarakat Indonesia Mengawal APBN 4.106,26 Trilyun Agar Tidak DI KORUPSI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Putri Nabila Damayanti, SH Ucapkan Selamat dan Sampaikan Harapan ke KAPOLRI yang Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!

Selasa, 29 September 2026 - 02:50 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!

Berita Terbaru