Konektivitas BNCT, Belawan–Penang Port–Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

 

Perlis, 30 Mei 2026 — Konsulat Jenderal RI di Penang menyambut baik penandatanganan Nota Kolaborasi (Memorandum of Collaboration/MOC)) antara PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Mutiara Perlis Sdn. Bhd. (MPSB), dan Penang Port Sdn. Bhd. (PPSB) pada hari ini (30/5). Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat konektivitas untuk pergerakan barang/logistik dan perdagangan regional yang menghubungkan Sumatera, Malaysia bagian Utara dan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam hingga ke Asia Timur seperti Tiongkok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Penandatanganan Nota tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur PT BNCT, Mohamed Suffian bin Abdul Manaf; Chief Executive Officer Penang Port, Dato’ Sasedharan Vasudevan; serta Group Chief Executive Officer MPSB, Wan Ahmad Zaheed Wan Mohamad, di tengah acara peresmian Kawasan Perdagangan Bebas Tuanku Syed Sirajuddin di Perlis Inland Port, Malaysia. Hadir menyaksikan penandatanganan Nota Kolaborasi diantaranya, Raja Negeri Perlis, Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail; Menteri Pengangkutan Malaysia, Loke Siew Fook; Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih, serta para pelaku usaha dari Indonesia, Perlis, Penang, dan sekitarnya. Dalam kerangka kerja sama ini, BNCT akan berperan sebagai gerbang utama (gateway) di wilayah Sumatera untuk memperkuat distribusi barang ke/dan dari pasar regional. Penang Port (PPSB), Malaysia akan berperan sebagai transshipment hub.

 

Sementara Perlis Inland Port (PIP), Malaysia menjadi penghubung logistik darat (inland logistics) ke negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur. Dengan sinergi tersebut, ketiga otoritas pelabuhan sepakat untuk mengupayakan efisiensi rantai pasok, mempercepat arus kargo lintas negara, serta menghubungkan sistem digital yang terintegrasi untuk memastikan arus barang secara end-to-end. Dengan skema ini, akan dicapai waktu tempuh yang lebih cepat dan biaya logistik yang lebih efisien sekaligus membuka akses darat menuju Thailand, Kamboja, Laos, hingga Tiongkok. Secara operasional, jalur Pelabuhan Belawan–Penang sejauh sekitar 255 km, dilanjutkan 133 km menuju Perlis Inland Port, sehingga total 388 km. Rute ini lebih efisien daripada rute konvensional Pelabuhan Belawan–Singapura yang hampir dua kali lebih jauh, sehingga mempercepat distribusi barang/komoditi Indonesia ke pasar Malaysia dan kawasan sekitarnya.

Baca Juga:  Dirut Pelindo Tekankan Pentingnya Komunikasi untuk Jaga Reputasi Perusahaan

 

Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih, menilai kerja sama ini akan membangun konektivitas bagi peningkatan mobilitas barang/logistik dan perdagangan antara Indonesia dan Wilayah Kerja KJRI Penang (Pulau Pinang, Kedah dan Perlis), khususnya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi 3 (tiga) negara yang berbatasan yakni Indonesia – Malaysia – Thailand (IMT Growth Triangle). Selain itu, kerja sama ini juga mengembangkan koridor alternatif untuk konektivitas antar negara ASEAN dengan negara Asia Timur seperti Tiongkok dengan rantai pasok yang lebih efisien. “BNCT dapat berperan sebagai gerbang utama di Sumatera untuk memperkuat konektivitas rantai pasok antar sesama ASEAN dan dengan kawasan Asia Timur seperti Tiongkok yang lebih efisien. Konektivitas ini akan mempercepat arus komoditi produk unggulan Indonesia dari wilayah Sumatera seperti palm oil and derivatives, kopi, coklat, teh, dan hasil pertanian lainnya ke Wilayah Kerja (Pulau Pinang, Kedah dan Perlis) dan kawasan,” ujar WantonSaragih.

 

Presiden Direktur PT BNCT, Mohamed Suffian bin Abdul Manaf menyatakan bahwa MoC ini merupakan langkah strategis memperkuat posisi BNCT dalam jaringan logistik internasional. “MoC ini membuka koridor logistik baru yang menghubungkan Sumatera dengan pasar regional dan global. BNCT siap mendukung kelancaran perdagangan internasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik nasional,” tutup Mohamed Suffian bin Abdul Manaf. KJRI Penang akan terus mendorong inisiatif untuk pengembangan konektivitas antara Indonesia dengan Wilayah Kerja KJRI Penang, antar sesama negara ASEAN dan dengan kawasan lainnya untuk kepentingan nasional.

Berita Terkait

KAPOLRI BARU DIMINTA BUKTIKAN KATA-KATANYA: LAPORAN MANGKRAK DI POLDA – POLRESTABES MEDAN, KORBAN DIBURU, PELAKU DILINDUNGI ?
Uji komitmen ” No Viral No Justice ” , Kepemimpinan Baru Kapolri di Jadikan Ajang Pembuktian
BAK KUBANGAN KERBAU : JALAN DI DEPAN ARAH SD NEGERI 067262 KOTA CINA MARELAN WARGA MINTA BAPAK BAPAK RICO WAAS WALIKOTA MEDAN UNTUK MEMPERHATIKANNYA
BUNG ARSYAD MULIA PASARIBU KEMBALI LAGI PIMPIN DPK KNPI KECAMATAN MEDAN BELAWAN PRIODE 2026 -2029
MUBES UBKM MU BERJALAN DENGAN SUKSESTRANSFORMASI UBKM UKHWAH BERSATU BERDAYA DAN BERSINERGI MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASJID KOTA MEDAN
Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 1 Belawan Refleksikan Perjalanan dan Semangat Transformasi
Regional 1 Potong Tumpeng Peringati Hari Pelindo ke-5
Perkuat Budaya Continuous Improvement, BNCT Gelar Lean Training 2026 demi Wujudkan Operasional Unggul
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Sertifikasi Wartawan Tidak Terbatas UKW, BNSP Diakui Negara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Semua Tokoh Masyarakat Indonesia Mengawal APBN 4.106,26 Trilyun Agar Tidak DI KORUPSI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Putri Nabila Damayanti, SH Ucapkan Selamat dan Sampaikan Harapan ke KAPOLRI yang Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!

Selasa, 29 September 2026 - 02:50 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!

Minggu, 27 September 2026 - 16:22 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Minta Dewan Pers Mengawal Pemukulan Wartawan di Kolut – Tak Boleh Didiamkan! KAPOLRI & KAPOLDA SULTRA DIMINTA TURUN TANGAN!

Berita Terbaru