Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat

- Editor

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Bidik.co.id Dibalik Penertiban Bangunan yang menyalahi dilakukan masyarakat emang secara kasat mata sangat salah patut diberi sanksi ditertibkan memang itu sudah sangat benar karena seperti dijalan jalan protokol PK5 berjualan hingga menjadi semerawut, lalu diatas kali dibangun jembatan pribadi bahkan di pinggiran kali dibangun rumah kios toko ini sangat tidak baik menghambat arus air akan membuat kali dangkal di musim penghujan menimbulkan banjir, yang korban siapa juga masyarakat dan yang disalahkan siapa pemerintah yang tidak mengatakan penataan benar ruang, diduga ini itu lah ini yang selama ini terjadi ada dalam pemikiran masyarakat sebahagian ya toh kini ditertibkan di seluruh provinsi Jawa barat didaerah kota kab itu sudah sangat benar tapi tidak lancar lancar saja disambut sebagaimana mestinya pemerintah dituding ini itu itu beralasan juga hanya disini mungkin mungkin kedepannya agar antara pemerintah dengan masyarakat duduk bersama memusyawarahkan segala sesuatu program apapun itu yang notanenya berkaitan langsung dengan subyek masyarakat untuk terjadinya saling pengertian satu sama lain hingga timbul kesadaran masyarakat yang salah secara sukarela akan menghukum dirinya sendiri yang bersalah hingga kedepannya mengurangi pelanggaran dilakukan masyarakat apapun bentuknya itu di tengah tengah masyarakat provinsi Jawa barat disemua kota kab Mudahan”, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi. Media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai oposisi Merdeka di bilangan Cijantung jakarta 6/6/2026 via telpon selulernya.

Baca Juga:  BNCT dan SPTP Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Lewat Penanaman Mangrove 22 Hektare dan Penangkaran Kepiting Bakau

Penataan jawa barat akan membuka ruang yang baik atau keseimbangan antara Alam dan Manusianya. Ruang Air akan lancar dan bermanfaat, tidak terganggu oleh kepentingan sepihak. Akhirnya tidak ada lagi banjir. Begitu pula penertiban bangunan yang tidak sesuai penempatannya atau belum ada perizinannya. Akan mengganggu keseimbangan alam. Hanya saja kesadaran untuk mengikuti peraturan perlu sentuhan istimewa dari sang pemimpin dengan rakyatnya yang di pimpin.

Kebijaksanaan dan keadilan berkaitan kuat untuk menciptakan jawa barat harmonis dan masyarakatnya bahagia. Maka perlu dipikirkan pula agar masyarakat jawa barat tidak lapar. Setidaknya sang pemimpin daerah mampu membuka ruang untuk lapangan pekerjaan agar masyarakatnya tidak lapar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

LSM KCBI Bongkar: 368 Ton Batubara Ilegal dari Muara Enim, PT Tobaba & PT LKA Diduga Dalangnya
Danrem 074/Warastaratama Resmikan Jembatan Penghubung Antar Desa Dan Kelurahan Di Wonogiri
Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal. S.H,.M.H. Pertanyakan Keterlambatan Gaji ke-13 ASN Inhu: “Ada Apa dengan Pemda?
*Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat*
Gencarkan Kegiatan Komsos, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela Senjata Api Rakitan dan Munisi dari Warga
Kapolda Aceh Pastikan Kesiapan SPN menerima Pendidikan Bintara Polri, Tekankan Pembentukan SDM Presisi Berbasis Teknologi dan Profesionalisme
Jangan Pandang Bulu! Kejati Jatim Didorong Sita Aset Agunan Fiktif Debitur Kakap Bank Jatim
Matangkan Persiapan Festival Kampung Literasi 2026, Lembaga Tepak Sirih Gelar Rapat Koordinasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:28 WIB

Danrem 074/Warastaratama Resmikan Jembatan Penghubung Antar Desa Dan Kelurahan Di Wonogiri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:35 WIB

Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal. S.H,.M.H. Pertanyakan Keterlambatan Gaji ke-13 ASN Inhu: “Ada Apa dengan Pemda?

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:58 WIB

*Pemkab Aceh Selatan Mantapkan Usulan 9 Titik WPR, Libatkan Camat, Keuchik, dan Elemen Masyarakat*

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:36 WIB

Gencarkan Kegiatan Komsos, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela Senjata Api Rakitan dan Munisi dari Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:01 WIB

Kapolda Aceh Pastikan Kesiapan SPN menerima Pendidikan Bintara Polri, Tekankan Pembentukan SDM Presisi Berbasis Teknologi dan Profesionalisme

Senin, 13 Juli 2026 - 16:25 WIB

Jangan Pandang Bulu! Kejati Jatim Didorong Sita Aset Agunan Fiktif Debitur Kakap Bank Jatim

Senin, 13 Juli 2026 - 16:01 WIB

Matangkan Persiapan Festival Kampung Literasi 2026, Lembaga Tepak Sirih Gelar Rapat Koordinasi

Senin, 13 Juli 2026 - 15:43 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah Jadi Sorotan, Warga Desak Penanganan Transparan dan Tuntas

Berita Terbaru