SWI Tekankan Asas Non-Retroaktif dalam Proses Konstituen Dewan Pers

- Editor

Jumat, 5 September 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRESS RELEASE, Rilis Nomor : 009/HUM-DPP/SWI/IX/2025

JAKARTA  Bidik.co.id

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kembali melakukan pertemuan dengan anggota Dewan Pers (DP), Kamis (4/9/2025), di Lantai 7 Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32-34, Jakarta Pusat. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas proses pendaftaran SWI sebagai konstituen Dewan Pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan DPP SWI diterima langsung oleh Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Yogi Hadi Ismanto, beserta staf Sekretariat Dewan Pers Sariful dan jajaran Pokja terkait.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Ketum/Sekjen SWI Herry Budiman, didampingi Penasihat RM Tri Harsono, Kabid OKK Riki, Kabid Litbang & Diklat Imam Suwandi, S.Sos, M.I.Kom, Kabid CSR Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA, Kabid Hubal Arief Ramdhani, serta Kabid Media Massa Aldimas.

Dalam sambutannya, Herry menyampaikan harapan besar dari seluruh pengurus dan anggota SWI di Indonesia agar Dewan Pers segera memproses verifikasi administrasi dan faktual.

“Saya mewakili teman-teman di berbagai provinsi dan kabupaten/kota, berharap verifikasi ini dapat segera dilakukan oleh Dewan Pers melalui Pak Yogi dan tim Pokja,” ujarnya.

Herry juga menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara Tim Percepatan Konstituen Dewan Pers (TPKDP) SWI dan Dewan Pers.

“Komunikasi inten harus terus terjalin, khususnya antara Pak Yogi dengan Pak Imam Suwandi selaku Ketua TPKDP SWI,” tandasnya.

Baca Juga:  Kesemrawutan Di Negara Ini Malah Dijadikan Satu Kebanggaan Dan Prestasi Besar Bagi Dirinya.

Menanggapi hal itu, Yogi Hadi Ismanto menyambut baik kedatangan SWI. Ia bahkan mengaku terkejut mengetahui bahwa pendaftaran SWI sudah berlangsung hampir 23 bulan tanpa kejelasan.

“Kami terbuka dan senang menerima SWI. Ini adalah hak organisasi wartawan untuk dilayani, bukan kami yang meminta mendaftar,” tegasnya.

Yogi menambahkan, sebagai anggota Dewan Pers baru, ia tidak pernah menerima laporan atau pekerjaan rumah dari anggota sebelumnya. Karena itu, ia berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi SWI.

“Apa yang belum terselesaikan, akan kami komunikasikan lebih lanjut. Saya juga akan membawa hal ini ke rapat pleno Dewan Pers tanggal 9 September mendatang untuk dibahas bersama delapan anggota DP lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TPKDP SWI Imam Suwandi menegaskan, aturan baru terkait standarisasi organisasi wartawan tidak seharusnya berlaku surut.

“Aturan baru tidak boleh berlaku retroaktif. Proses yang sudah diperjuangkan SWI selama hampir dua tahun semestinya tetap mendapatkan perhatian khusus,” ujarnya.

Imam yang juga dosen Ilmu Komunikasi menambahkan, aturan baru tersebut bahkan belum disosialisasikan dan belum ditetapkan secara resmi. Karena itu, DPP SWI berharap proses yang telah berjalan bisa dilanjutkan secara baik di bawah kepemimpinan Dewan Pers periode Prof. Komaruddin Hidayat.

 

Berita Terkait

PROF SUTAN NASOMAL : TEMBAK MATI DAN TAK BOLEH LEPAS DARI HUKUM. INDONESIA DI SERBU MENJADI PASAR NARKOBA DARI WN MALAYSIA.
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau KPK Periksa & Ungkap Semua Dinas Pemkab Bogor, SKPD Para Camat dan Kadesnya
Dapat Selamat Dari Gubernur Lemhanas RI, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M Sukses Menjalani PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang.
PROF DR SUTAN NASOMAL SARJANA TEMBUS LEBIH DARI 1 JUTA MENGANGGUR DI INDONESIA. JANJI PRESIDEN DI TAGIH RAKYAT
Profesor Sutan Nasomal SH MH, Tegaskan: Pers Bukan Pelengkap Pemerintah, Jangan Jadikan Kerja Sama Alat Bungkam
Profesor Sutan Nasomal : “DIGITALISASI ADALAH ALAT PERANG ZIONIS MELUMPUHKAN NEGARA BERTUHAN”
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:54 WIB

Pengamat Intelijen: Cak Imin Justru Membesarkan Gaung Alumni HMI di Tubuh NU

Selasa, 1 September 2026 - 03:40 WIB

Matangkan Rencana Pembangunan Terminal Fase 1, Manajemen BNCT Gelar Rapat Strategis di Simalem Resort

Selasa, 1 September 2026 - 03:35 WIB

BNCT Sambut Kunjungan HMM Co., Ltd., Perkuat Sinergi Logistik Maritim

Selasa, 1 September 2026 - 02:19 WIB

BNCT Kunci Posisi Tiga Besar dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Pelindo Group 2026

Selasa, 1 September 2026 - 02:16 WIB

BNCT Dukung Perlindungan Anak melalui Sinergi Bersama Kejari Belawan dan Pemko Medan

Selasa, 1 September 2026 - 02:12 WIB

Semangat Kemerdekaan di Meja Pingpong: BNCT Sabet Juara II Pertandingan Tenis Meja Pelindo Group

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:06 WIB

Pelindo Regional 1 Dukung Acara Car Free Day di Belawan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Dinilai Tendensius terhadap HMI di Muktamar NU ke-35, Pernyataan Cak Imin Tuai Sorotan Tajam Alumni HMI

Berita Terbaru