Anak Kepala Desa Jadi perangkat Desa Pelaksanaan Ujian Penjaringan Perangkat Desa Nguwok Kecamatan Modo Layak Disoroti DiDuga Sarat Pelanggaran

- Editor

Jumat, 7 November 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Kepala Desa Jadi Perangkat Desa, Pelaksanaan Ujian Penjaringan Perangkat Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Layak Disoroti Diduga Sarat Pelanggaran

Lamongan – Ujian penjaringan perangkat desa, yang seharusnya bersifat netralitas, transparan, serta akuntabel, tak tercermin dalam pelaksanaan ujian penjaringan perangkat Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Pasalnya, anak Kepala Desa Nguwok sendirilah yang menduduki kekosongan formasi jabatan Kepala Dusun Nguwok. Jum’at (07/11/2025).

Berdasarkan informasi yang didapat oleh awak media di lapangan, beberapa calon peserta banyak yang mundur karena tahu anak Kepala Desa Nguwok atas nama Rengga Surya Dirgantara, ikut berpartisipasi dalam kontestasi perangkat desa tersebut.
“Jelas menang anaknya Kepala Desa Nguwok, makanya banyak peserta calon perangkat desa yang mundur,” ungkap warga yang tak mau disebut namanya kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Ketua Panitia pelaksanaan ujian penjaringan perangkat Desa Nguwok, merupakan Sekretaris Desa yang masih aktif, yakni Joko Slamet. Tidak ada aturan yang secara eksplisit melarang perangkat desa aktif menjadi Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa. Hal tersebut dapat memicu perspektif adanya konflik kepentingan, dimana perangkat desa aktif yang menjadi Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa mungkin memiliki konflik kepentingan, karena mereka mungkin memiliki hubungan dengan calon peserta atau memiliki kepentingan pribadi dalam proses seleksi. Kemudian tidak adanya objektivitas, yakni perangkat desa aktif yang menjadi Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa mungkin tidak dapat menjamin objektivitas proses seleksi, karena mereka mungkin memiliki pengaruh atau tekanan dari pihak lain. Perangkat desa aktif tidak boleh menjadi Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa untuk memastikan proses seleksi berjalan adil, transparan, dan objektif.

Baca Juga:  Diversifikasi Pertanian Untuk Tingkatkan Ketahan Pangan

Ketika Joko Slamet dikonfirmasi awak media di kantor desa ia mengatakan, “Ujian perangkat ini sudah netral tanpa ada tendensi apa pun. Kita sudah berkoordinasi dengan Bu Nurhayati selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Modo untuk pelaksaan ujian perangkat desa ini. Jadi kita sudah laksanakan sesuai aturan,” ungkap Joko.

Disinggung perihal keikutsertaan dirinya sebagai perangkat desa aktif yang nyambi menjadi ketua panitia, ia menjawab, “Apa ada aturannya mengenai perangkat desa aktif menjadi ketua panitia penjaringan calon perangkat desa, ndak ada to Mas. Soal ujian juga kami sendiri yang membuat, tanpa melibatkan perguruan tinggi atau akademisi,” tambah Sekretaris Desa Nguwok.

Tak sampai situ, soal yang akan diujikan kepada peserta calon perangkat Desa Nguwok pun dibuat sendiri, tanpa melibatkan ahli atau akademisi dari perguruan tinggi untuk memastikan kualitas dan validitas soal ujian. Hal tersebut rawan akan tindak jual beli kunci jawaban.

Ujian penjaringan perangkat Desa Nguwok, yang dilaksanakan dengan sistem CBT (Computer Based Test) pada hari Rabu (05/11/2025) tersebut, menyisakan sebuah tanda tanya besar, berdasarkan hal tersebut di atas, awak media akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran pelaksanaan ujian penjaringan perangkat Desa Nguwok. (Tim Wartawan Lamongan)

Berita Terkait

Aliansi ABJI Menggelar Aksi Damai Di kecamatan Brondong Dibenturkan Dengan Acara Istigosaah
kepala sekolah Sdn Mojodadi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri
Viral Molor Pelaksana Pembangunan SMA Al Kautsar Lamongan Murni Salah Tulis Progres Sudah 70%
Kejaksaan Negeri Lamongan Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Mega Proyek Pelabuhan Paciran
Radar CNN Group Gelar Khitanan Massal 1000 Anak Santunan Anak Yatim Hingga Berbagi Sembako
Terkait Pemberitaan Miring Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kepala Desa Sidomulyo Angkat Bicara
Sejumlah Pengusaha Peternakan Ayam Di kabupaten Lamongan Gelar Aksi Damai Tuntut Kejelasan Usahanya
Nekat Beroperasi Mesti Tak Kantongi Izin Resmi Tambang Galian C Di Desa Lrean Wetan Kecamatn Palang Tuban Layak Di soroti
Berita ini 325 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Kades Babakan Raden Sampaikan Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Kades Bendungan Hj. Nemi Nuraeni Selalu Hadir dan Berpartisipasi dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:57 WIB

Pemdes Bendungan Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Panitia Pengisian Keanggotaan BPD Tahun 2027–2035

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:18 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:09 WIB

Gertak Wartawan Pakai Nama PWI, LSM KCBI Desak Ketua PWI Bogor Bersihkan Oknum Tameng Dugaan Pidana Sekdes Selawangi!

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:18 WIB

Oknum Sekdes Selawangi Diduga Terlibat Penipuan Rp170 Juta, LSM KCBI Desak PWI dan APH Lakukan Penelusuran

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:40 WIB

Pengambilan Sumpah Panitia Pengisian, Pemilihan, dan Pelantikan Anggota BPD Desa Singasari Periode 2027–2035

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:33 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!

Berita Terbaru

Oplus_16908288

MEDAN

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:42 WIB