Nekat Beroperasi Mesti Tak Kantongi Izin Resmi Tambang Galian C Di Desa Lrean Wetan Kecamatn Palang Tuban Layak Di soroti

- Editor

Jumat, 26 September 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nekat Beroperasi Mesti Tak Kantongi Ijin Resmi, Tambang Galian C Di Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Tuban Layak Disoroti

Tuban – Tambang galian C di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kian menjamur dan seakan kebal terhadap hukum, sehingga berani menabrak aturan perundang-undangan yang berlaku. Seperti halnya tambang batu di Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, yang nekat beroperasi meski tak mengantongi perijinan resmi. Jum’at (26/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas tambang galian C di Desa Leran Wetan tersebut, telah berlangsung cukup lama meski tak mengantongi WIUP (Wilayah Ijin Usaha Pertambangan) juga IUP (Ijin Usaha Pertambangan), seakan sudah “main mata” dengan APH (Aparat Penegak Hukum).

Mengingat Presiden Prabowo Subianto telah memberikan intruksi agar usaha pertambangan ilegal harus disikat dan harus dibina dengan baik, namun untuk wilayah Hukum Polsek Palang, Polres Tuban, Polda Jawa Timur, justru intruksi tersebut masih belum dijalankan, terbukti dengan banyaknya pengusaha tambang yang dengan tenangnya masih menjalankan aktivitasnya.

Berdasarkan hasil investigasi awak media di lapangan, ada beberapa temuan tambang galian C di Desa Leran Wetan yang melakukan aktivitas pertambangan dengan leluasa, seakan mereka sudah kebal terhadap hukum, walaupun tanpa mengantongi perijinan resmi dari kementrian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral), bahkan untuk BBM (Bahan Bakar Minyak) yang digunakan ialah solar bersubsidi, ini sudah jelas-jelas melanggar ketentuan pemerintah, selain sudah merusak ekosistem alam, mereka juga masih mau mengambil keuntungan pribadi dengan tujuan memperkaya diri.

Hal tersebut seharusnya mendapat perhatian penuh dari pemerintah setempat, khususnya APH untuk menindak tegas para pengusaha yang benar-benar sudah melanggar ketentuan hukum, untuk saat ini institusi Polri menjadi sorotan publik sehingga Kapolri menyampaikan kepada seluruh jajarannya untuk mengembalikan citra Polri agar kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat Indonesia, dengan adanya kejadian tersebut, masyarakat berharap semoga Polri mengambil tindakan tegas agar para pengusaha tambang ilegal untuk segera ditindak dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Anak Tunggal Tak Memiliki Hak Untuk TIDAK Memiliki Warisan

Sanksi hukum perundang-undangan mengenai tambang ilegal di Indonesia cukup berat dan bertujuan untuk melindungi pendapatan negara, lingkungan, dan masyarakat. Berikut beberapa sanksi yang dapat dikenakan kepada pelaku tambang ilegal:

Pelaku tambang ilegal dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun, dengan denda maksimal yang dapat dikenakan adalah Rp.100 miliar.

Tak hanya sampai disitu, Ijin Usaha Pertambangan (IUP) dapat dicabut jika perusahaan tidak memenuhi kewajiban terkait dengan reklamasi dan pasca-tambang. Perusahaan dapat dikenakan denda administratif jika tidak memenuhi kewajiban terkait dengan reklamasi dan pasca-tambang.

Mengacu pada perundang-undangan, pelaku pertambangan dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.10 miliar. Pelaku pertambangan yang memberikan laporan atau keterangan palsu dapat dipidana dengan penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp.100 miliar. Pelaku yang melakukan operasi produksi ditahapan eksplorasi tanpa ijin dapat dipidana dengan pidana penjara 5 tahun dan denda hingga Rp.100 miliar.

Hal tersebut telah dituangkan dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur sanksi bagi pelaku tambang ilegal, antara lain :
• Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, yang mengatur tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).
• Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021, yang mengatur tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. (Redaksi)

Berita Terkait

Aliansi ABJI Menggelar Aksi Damai Di kecamatan Brondong Dibenturkan Dengan Acara Istigosaah
kepala sekolah Sdn Mojodadi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri
Viral Molor Pelaksana Pembangunan SMA Al Kautsar Lamongan Murni Salah Tulis Progres Sudah 70%
Anak Kepala Desa Jadi perangkat Desa Pelaksanaan Ujian Penjaringan Perangkat Desa Nguwok Kecamatan Modo Layak Disoroti DiDuga Sarat Pelanggaran
Kejaksaan Negeri Lamongan Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Mega Proyek Pelabuhan Paciran
Radar CNN Group Gelar Khitanan Massal 1000 Anak Santunan Anak Yatim Hingga Berbagi Sembako
Terkait Pemberitaan Miring Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kepala Desa Sidomulyo Angkat Bicara
Sejumlah Pengusaha Peternakan Ayam Di kabupaten Lamongan Gelar Aksi Damai Tuntut Kejelasan Usahanya
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:23 WIB

GOTONG ROYONG , SWADAYA TAMBAL JALAN WONOSARI – TANSARAN BIDIN ,DI KOORDINIR JZ01DQM ANGGOTA RAPI BENER MERIAH.

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:13 WIB

Gerak Cepat! Video Viral Pembuangan Sampah di Tepi Sungai Langsung Ditindak, Polres Bener Meriah Telusuri Pelaku

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:41 WIB

Polsek Timang Gajah Edukasi Ratusan Pelajar SMA Negeri 1 Timang Gajah, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Ancaman Narkoba

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:26 WIB

SPPG Polres Bener Meriah Hadirkan Pelayanan Gizi Berkualitas, Wujud Kepedulian Polri untuk Generasi Penerus Bangsa

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:26 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Subuh Keliling, Jadikan Kewajiban Sebagai Sarana Membangun Silaturahmi di Masjid Istiqamah

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:09 WIB

Polisi Masuk Sekolah, Satlantas Polres Bener Meriah Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Kepada Pelajar

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:00 WIB

Wakapolda Aceh Dampingi Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI di Bener Meriah, Tinjau Pengembangan Kopi Gayo dan Infrastruktur Pertanian

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Rumah yang Dijadikan Bengkel Las di Kecamatan Permata Terbakar, Diduga Berawal dari Dapur

Berita Terbaru