Pengamat Intelijen: Cak Imin Justru Membesarkan Gaung Alumni HMI di Tubuh NU

- Editor

Rabu, 2 September 2026 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, —Medan

Pernyataan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang menyebut adanya alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) justru dinilai membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai besarnya pengaruh alumni HMI dalam percaturan kepemimpinan nasional.

Pengamat Intelijen Muhammad Mas’ud Silalahi, S.Sos, menilai pernyataan tersebut secara tidak langsung telah membesarkan gaung alumni HMI di tengah dinamika NU, terutama dalam konteks politik, sosial, dan kepemimpinan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mas’ud, dalam hukum sosial-politik berlaku sebuah prinsip sederhana: kelompok yang memiliki pengaruh besar cenderung memiliki kemampuan untuk mendominasi ruang strategis. Karena itu, ketika Cak Imin menempatkan alumni HMI sebagai bagian penting dalam kepemimpinan NU, pernyataan tersebut justru memperlihatkan bahwa kader dan alumni HMI memiliki kapasitas untuk memainkan peran signifikan dalam arena kepemimpinan nasional.

“Kalau Cak Imin menyebut alumni HMI memimpin NU, pertanyaannya kemudian adalah bagaimana mungkin organisasi yang lahir jauh lebih muda seperti HMI justru terlihat memiliki pengaruh dalam ruang kepemimpinan organisasi yang secara historis jauh lebih tua seperti NU?” ujar Mas’ud.

Secara historis, NU telah berdiri pada 1926, sementara HMI lahir pada 1947. Dengan rentang sejarah tersebut, menurut Mas’ud, secara logika sosial justru lebih mudah dibayangkan apabila kader-kader NU yang memiliki pengaruh kuat di berbagai ruang organisasi kemahasiswaan, termasuk HMI.

Baca Juga:  Kedatangan Resorts World Cruises MV. Star Voyager di Pelabuhan Kuala Tanjung, Dorong Peningkatan Ekonomi dan UMKM 

Namun, realitas sosial-politik terkadang bergerak dengan logika yang berbeda.

“Dalam bayang-bayang Cak Imin, posisi alumni HMI justru ditempatkan pada titik yang sangat strategis. Ini merupakan sebuah logika yang menarik karena seolah membalik kebiasaan dalam konstruksi sosial organisasi,” katanya.

Mas’ud menilai, terlepas dari apakah pernyataan tersebut dimaksudkan sebagai kritik, sindiran, atau sekadar pengamatan terhadap dinamika internal NU, penyebutan alumni HMI justru memberikan panggung lebih besar terhadap eksistensi mereka.

Bahkan, menurutnya, logika tersebut dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi alumni HMI karena semakin menegaskan persepsi publik bahwa mereka mempunyai kapasitas dan jaringan yang kuat dalam memengaruhi dinamika politik, sosial, dan budaya di Indonesia.

“Pada akhirnya, siapa yang disebut memiliki pengaruh akan semakin diperhatikan. Ketika alumni HMI disebut berada di pusat kepemimpinan NU, publik justru semakin melihat bahwa alumni HMI memiliki posisi penting dalam dinamika kepemimpinan nasional,” tegas Mas’ud.

Dengan demikian, Mas’ud melihat pernyataan Cak Imin bukan semata-mata soal siapa yang memimpin NU, melainkan juga menjadi cermin bagaimana jaringan kader dan alumni HMI dipersepsikan dalam peta kekuasaan dan kepemimpinan Indonesia.

(Redaksi)

Bidik.co.id ( Jauhari M Yunus CFLE )

Berita Terkait

Matangkan Rencana Pembangunan Terminal Fase 1, Manajemen BNCT Gelar Rapat Strategis di Simalem Resort
BNCT Sambut Kunjungan HMM Co., Ltd., Perkuat Sinergi Logistik Maritim
BNCT Kunci Posisi Tiga Besar dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Pelindo Group 2026
BNCT Dukung Perlindungan Anak melalui Sinergi Bersama Kejari Belawan dan Pemko Medan
Semangat Kemerdekaan di Meja Pingpong: BNCT Sabet Juara II Pertandingan Tenis Meja Pelindo Group
Pelindo Regional 1 Dukung Acara Car Free Day di Belawan
Dinilai Tendensius terhadap HMI di Muktamar NU ke-35, Pernyataan Cak Imin Tuai Sorotan Tajam Alumni HMI
Raih Gelar Doktor, Dr. H. Sugiat Santoso Dapat Ucapan Selamat dari Pengasuh Rumah Qur’an dan Peradaban Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 07:20 WIB

220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Disalurkan untuk Abang Becak Lansia di Sumedang

Selasa, 1 September 2026 - 07:01 WIB

Proyek Jalan Rp30 Miliar di Medang Deras Retak Saat Dikerjakan, APD Tak Dipakai hingga Debu Dikeluhkan Warga: Prof Sutan Nasomal SH MH, Minta Pengawasan Diperketat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:56 WIB

TNI Di Kismantoro Sosialisasikan Bahaya Judi Online dan Narkoba kepada Remaja

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Prof Sutan Nasomal : Lapor Pak Presiden RI, Puluhan Ribu Masyarakat Meminta Tenda Makanan Minuman dan Obat di Nagekeo NTT!!

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Bupati Simeulue Kunjungi Sekolah Rakyat di Lhokseumawe, Siapkan Lahan untuk Program Serupa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Prof Sutan Nasomal SH,MH Minta Gubernur Sulut Bila Terbukti Pecat Kepsek SMAN 9,Manado provinsi Sulawesi Utara Amoral!!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:00 WIB

“Jangan Rampok Kewenangan Anggota!” LSM KCBI Muba Serukan Copot Kadiskop

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Surabaya Membara: Gelombang Aksi Jilid I Buka Tabir Borok Bank Jatim di Jalan Basuki Rahmat

Berita Terbaru

Oplus_16908288

BANDA ACEH

Polda Aceh Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 2 Sep 2026 - 02:37 WIB