Kabut Asap Sapu 15 Daerah di Sulut, MAUNG Sulut: Ini Bukan Sekadar Kabar Cuaca, Ini Soal Kesehatan Rakyat!

- Editor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

—- MANADO, SULUT — Bidik.co.id, 15/10/ 2026 —

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG) Sulawesi Utara menyuarakan keprihatinan mendalam menyusul meluasnya penyebaran kabut asap yang kini menyelimuti seluruh 15 kabupaten dan kota di provinsi ini. Dari Manado hingga Talaud, dari Bitung hingga Kotamobagu, jarak pandang memendek dan kualitas udara menurun tajam — sebuah situasi yang dinilai sangat mengkhawatirkan sekaligus membutuhkan penanganan serius dan terpadu.

Keprihatinan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD MAUNG Sulawesi Utara, Hj. Trisyulwati Ivonne Makaminan, menanggapi rilis resmi BMKG Stasiun Sam Ratulangi Manado yang mengonfirmasi bahwa pergerakan angin tenggara telah membawa massa asap ke seluruh wilayah Sulut, dengan peringatan kewaspadaan berlaku hingga Jumat, 16 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PERTANYAAN YANG MASIH MENGGANTUNG

Hj. Trisyulwati menegaskan bahwa imbauan memakai masker saja belum cukup menjawab kekhawatiran masyarakat. Ada pertanyaan mendasar yang harus segera dijelaskan secara terbuka:

“Dari mana sebenarnya asap ini berasal? Apakah kebakaran di wilayah kita sendiri yang belum tertangani, atau terbawa dari luar? Kalau dari dalam — di mana titik apinya dan mengapa belum dipadamkan? Kalau dari luar — apa strategi kita agar tak terus-menerus menjadi korban? Dan yang tak kalah penting: apakah fasilitas kesehatan sudah bersiap menghadapi lonjakan pasien gangguan pernapasan? Masyarakat berhak tahu, bukan sekadar diminta bertahan,” tegasnya.

JANGAN BIARKAN INI JADI RUTINITAS TAHUNAN

Yang paling mengkhawatirkan, lanjutnya, adalah pola yang terus berulang setiap tahun tanpa solusi tuntas.

“Kita tak boleh terbiasa. Kabut asap bukanlah tamu tahunan yang harus kita terima begitu saja. Jika setiap musim kemarau selalu berakhir dengan udara yang tak layak hirup, berarti ada yang salah dalam tata kelola lingkungan kita. Dan itu yang harus diperbaiki — bukan sekadar dikeluhkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Aktivis Apresiasi Percepatan Pemulihan Aceh, Peran Sekda Dinilai Signifikan

Ia mengajak seluruh pihak — pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha — untuk berdiri bersama.

“Satu orang berhenti membakar lahan itu langkah kecil. Tapi jika semua pihak mulai serius menjaga hutan dan lahan kita, kabut asap ini perlahan akan kehilangan tempat bersarang. Mulai dari diri sendiri, tuntut tanggung jawab dari pihak yang berwenang. Udara bersih itu hak kita, bukan anugerah yang harus diperjuangkan setiap tahun,” tambahnya.

APA YANG BISA KITA LAKUKAN SEKARANG:

Sambil menunggu kondisi membaik, DPD MAUNG Sulawesi Utara mengingatkan langkah sederhana namun penting:

– Tetap di dalam rumah saat asap terasa pekat
– Gunakan masker jika harus beraktivitas di luar
– Perbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh
– Sama sekali jangan membakar sampah atau lahan
– Pantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG

Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian resmi mengenai sumber pasti penyebaran asap tersebut. DPD MAUNG Sulawesi Utara berjanji akan terus memantau perkembangan situasi dan mendesak transparansi penuh dari pihak terkait.

“Kabut asap bisa hilang dalam beberapa hari. Tapi kebijakan menjaga hutan dan lahan kita harus tetap ada setiap hari sepanjang tahun. Itulah perlindungan yang sesungguhnya — bukan saat api sudah di depan mata, tapi jauh sebelum itu datang,” pungkas Hj. Trisyulwati Ivonne Makaminan.

Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM MAUNG
Ket Foto : Ilustrasi

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus S.E. CFLE. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Gudang & Sawmill di Kubu Raya Rawan Barang Ilegal — DPC MAUNG: Tertibkan, Jangan Dibiarkan Berulang!
Korupsi Dana BOP! Siapa yang Belum Terungkap dan Akan Menyusul? RAJAWALI Banten: Kejari Kabupaten Tangerang Harus Transparan Soal Tersangka Baru!
Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat
RAJAWALI Pusat: Usut Tuntas Hingga ke Akar, Kayu Gelondongan Mengapung di Sungai Ambawang?
Tasikmalaya Berdialog — LSM MAUNG Kota Tasikmalaya: 5 Rekomendasi Agar Kegiatan Bisa Berjalan Tanpa Mengorbankan Nilai Bersama!
Angka Kebakaran Meningkat, Kondisi Armada Damkar Purwakarta Jadi Sorotan — DPD RAJAWALI: Pemerintah Harus Segera Bertindak Sebelum Terlambat!
PETI Jatuh Korban Lagi di Bengkayang — DPP MAUNG Pusat: Bertindaklah Sebelum Darah Mengalir, Bukan Setelah Nyawa Hilang!
Proyek Masjid Sultan Anum Sekadau Rp32 Miliar Sempat Mangkrak dilaporkan Kepolres, DPD RAJAWALI Sekadau: Usut Tuntas dan Sampaikan Secara Transparan!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Kades Samin, Desa Ligarmukti Tancap Gas Bangun Jalan Lingkungan, Anggaran Rp144,6 Juta dari APBD Kabupaten Bogor

Sabtu, 26 September 2026 - 18:00 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL : KORUPSI DI BOGOR PARA ASN BAWAHANNYA IKUT PUCUK PIMPINAN SEMUA. MAKA KPK JANGAN BASA BASI HARUS TANGKAP PUCUK SAMPAI AKARNYA

Minggu, 6 September 2026 - 06:45 WIB

Sosok Pengusaha Muda H. Deden Setiawan Bangun Betonisasi Jalan, Wujud Kepedulian untuk Warga Desa Dayeuh

Rabu, 2 September 2026 - 13:58 WIB

471 KPM Desa Situsari Terima Bantuan Beras 30 Kilogram untuk Periode Juli–September 2026

Selasa, 1 September 2026 - 07:28 WIB

Kp. Pasir Luhur Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Masjid Al-Ikhlas, Meriah dengan Pawai Dongdang

Selasa, 1 September 2026 - 07:11 WIB

Pemdes Bendungan Dorong Warga Teladani Nilai-Nilai Kafilah, Perkuat Kebersamaan di Kecamatan Jonggol

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Desa Situ Sari Meriahkan Wayang Golek, Tradisi Sedekah Bumi Wujudkan Rasa Syukur dan Lestarikan Budaya Sunda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Kades Babakan Raden Sampaikan Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Berita Terbaru