Korupsi Dana BOP! Siapa yang Belum Terungkap dan Akan Menyusul? RAJAWALI Banten: Kejari Kabupaten Tangerang Harus Transparan Soal Tersangka Baru!

- Editor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id

TIGA RAKSA, TANGERANG,16 – Oktoner – 2026 

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang telah menetapkan Kidon Ginting, Ketua PKBM Indonesia Negeriku, sebagai tersangka dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan. Pria berusia 58 tahun itu langsung ditahan selama 20 hari ke depan. Peristiwa ini mencakup dugaan penyelewengan dana selama periode 2023 hingga 2025, dengan kerugian negara yang sementara diperkirakan menembus angka lebih dari Rp2 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menarik perhatian, Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo, menyatakan penyidik masih membuka kemungkinan adanya tersangka lain. Hal ini terkait temuan dugaan penggunaan data siswa fiktif yang tidak sesuai dengan anggaran yang diterima. Penyidik juga telah memeriksa sekitar 150 saksi, mulai dari siswa hingga pengurus lembaga. Angka kerugian negara yang disebutkan belum final dan masih menunggu hasil audit resmi.

Menyikapi perkembangan ini, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Provinsi Banten menyampaikan sikap resminya.

“Langkah Kejari menetapkan tersangka sudah tepat. Namun ketika penyidik sendiri menyebut tersangka lain masih mungkin ditetapkan, berarti masalahnya lebih luas dari satu orang. Dana lebih dari Rp2 miliar tidak bergerak sendiri. Dugaan data siswa fiktif juga menunjukkan ini bukan kejadian kebetulan. Semua pihak yang terlibat harus diperiksa,” ujar H. Iwan Ahmad Dahlani Ketua DPW RAJAWALI Banten. Jumat (16/10/26).

Baca Juga:  Usai Pernyataan Lecehkan Media Lokal, Wabup Aceh Tengah Kirim Utusan, Wartawan Tegas Tuntut Permintaan Maaf Langsung

Pihaknya juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi. Hasil akhir perhitungan kerugian negara harus dipublikasikan secara jelas dan dapat diakses masyarakat.

“Dana BOP diperuntukkan bagi warga yang butuh layanan pendidikan. Jika dananya diselewengkan, rakyat berhak tahu berapa yang hilang, ke mana pergi, dan siapa yang bertanggung jawab. Hasil audit tidak boleh tertutup rapat,” tambahnya.

Oleh karena itu, DPW RAJAWALI Banten meminta:

– Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap semua pihak yang terlibat
– Hasil audit kerugian negara diumumkan secara terbuka kepada publik
– Mekanisme verifikasi data dan penyaluran dana BOP dievaluasi agar tidak terulang di tempat lain.

Hingga berita ini diturunkan, penyidikan masih berjalan dan pihak Kejari Kabupaten Tangerang terus mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara ini. DPW RAJAWALI Banten akan terus mengawal perkembangan kasus ini secara berkala. Masyarakat berhak mengetahui proses dan hasil penanganannya secara terbuka. Penegakan hukum yang konsisten dan transparan adalah kunci agar kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum tetap terjaga, serta menjadi pelajaran berharga bagi pengelolaan dana pendidikan di masa mendatang.

Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM RAJAWALI
Ket Foto : Ilustrasi

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus SE. CFLE. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Gudang & Sawmill di Kubu Raya Rawan Barang Ilegal — DPC MAUNG: Tertibkan, Jangan Dibiarkan Berulang!
Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat
Kabut Asap Sapu 15 Daerah di Sulut, MAUNG Sulut: Ini Bukan Sekadar Kabar Cuaca, Ini Soal Kesehatan Rakyat!
RAJAWALI Pusat: Usut Tuntas Hingga ke Akar, Kayu Gelondongan Mengapung di Sungai Ambawang?
Tasikmalaya Berdialog — LSM MAUNG Kota Tasikmalaya: 5 Rekomendasi Agar Kegiatan Bisa Berjalan Tanpa Mengorbankan Nilai Bersama!
Angka Kebakaran Meningkat, Kondisi Armada Damkar Purwakarta Jadi Sorotan — DPD RAJAWALI: Pemerintah Harus Segera Bertindak Sebelum Terlambat!
PETI Jatuh Korban Lagi di Bengkayang — DPP MAUNG Pusat: Bertindaklah Sebelum Darah Mengalir, Bukan Setelah Nyawa Hilang!
Proyek Masjid Sultan Anum Sekadau Rp32 Miliar Sempat Mangkrak dilaporkan Kepolres, DPD RAJAWALI Sekadau: Usut Tuntas dan Sampaikan Secara Transparan!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Kades Samin, Desa Ligarmukti Tancap Gas Bangun Jalan Lingkungan, Anggaran Rp144,6 Juta dari APBD Kabupaten Bogor

Sabtu, 26 September 2026 - 18:00 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL : KORUPSI DI BOGOR PARA ASN BAWAHANNYA IKUT PUCUK PIMPINAN SEMUA. MAKA KPK JANGAN BASA BASI HARUS TANGKAP PUCUK SAMPAI AKARNYA

Minggu, 6 September 2026 - 06:45 WIB

Sosok Pengusaha Muda H. Deden Setiawan Bangun Betonisasi Jalan, Wujud Kepedulian untuk Warga Desa Dayeuh

Rabu, 2 September 2026 - 13:58 WIB

471 KPM Desa Situsari Terima Bantuan Beras 30 Kilogram untuk Periode Juli–September 2026

Selasa, 1 September 2026 - 07:28 WIB

Kp. Pasir Luhur Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Masjid Al-Ikhlas, Meriah dengan Pawai Dongdang

Selasa, 1 September 2026 - 07:11 WIB

Pemdes Bendungan Dorong Warga Teladani Nilai-Nilai Kafilah, Perkuat Kebersamaan di Kecamatan Jonggol

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Desa Situ Sari Meriahkan Wayang Golek, Tradisi Sedekah Bumi Wujudkan Rasa Syukur dan Lestarikan Budaya Sunda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Kades Babakan Raden Sampaikan Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Berita Terbaru