“Rumah Hanyut, Harapan Ikut Tenggelam: Barensyah Menunggu Kepedulian yang Tak Pernah Tiba”

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara Bidik.co.id  Sudah hampir lima bulan sejak banjir besar menerjang Kecamatan Pirak Timu pada 26 November 2025 lalu. Namun hingga kini, seorang lansia bernama Barensyah (68), warga Desa Alue Bungkoh, masih harus bertahan hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa kejelasan bantuan.

Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya hanyut dibawa arus banjir. Sejak itu, Barensyah hanya mampu membangun hunian darurat dari sisa-sisa material seadanya. Kondisi tempat tinggal tersebut jauh dari layak huni, dengan dinding papan sederhana dan atap yang tidak memadai untuk melindungi dari cuaca.

Hidup seorang diri karena anak-anaknya telah berkeluarga, Barensyah mengaku hingga saat ini belum menerima bantuan apa pun, baik berupa hunian tetap (huntap) maupun uang jatah hidup (jadup). Padahal, sejumlah wilayah lain yang terdampak banjir dilaporkan telah menerima bantuan serupa.

“Saya hanya bisa menunggu. Sudah beberapa kali orang kecamatan dan Geuchik datang, katanya mau diusulkan rumah. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.

Menurut pengakuannya, aparat kecamatan dan pemerintah desa telah tiga kali mengunjungi dirinya dan menjanjikan pengusulan bantuan rumah. Namun hingga Sabtu (25/4/26), belum ada realisasi yang diterima.

Kondisi ini menambah beban bagi Barensyah yang di usia lanjut harus bertahan dalam keterbatasan. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian nyata terhadap nasibnya.

“Harapan saya hanya satu, ingin punya rumah yang layak untuk tinggal,” tuturnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih ada korban bencana yang belum tersentuh bantuan secara merata, khususnya kelompok rentan seperti lansia yang hidup sendiri. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar tidak ada lagi warga yang terabaikan pascabencana.

Berita Terkait

Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir
Begini Penjelasan PT. Bapco Terkait Sengketa Lahan dan Tudingan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:05 WIB

Persempit Ruang Gerak Balap Liar, Polres Aceh Tengah Intensifkan Patroli Malam

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:07 WIB

Lewat Safari Subuh Rabu Berkah, Polres Aceh Tengah Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Narkoba dan Pengaruh Negatif Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:57 WIB

Tabur Bunga Penuh Makna, Polres Bener Meriah dan Polres Aceh Tengah Kenang Pengorbanan Pahlawan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45 WIB

Kepedulian Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Aceh Tengah Gelar Bakti Kesehatan Khitanan Massal untuk Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30 WIB

Kasus pemukulan oleh ASN guru SDN 1 linge di desa kebet, kini telah di lakukan restorative justice di polres Aceh Tengah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:57 WIB

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar, Ribuan Masyarakat Meriahkan “Rupa Rasa Warisan”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:13 WIB

Menggapai Keberkahan di Usia Ke-80 Bhayangkara, Polres Aceh Tengah Gelar Dzikir dan Santunan Anak Yatim

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:59 WIB

Penuh Haru dan Keceriaan, TK Kemala Bhayangkari 09 Aceh Tengah Lepas Generasi Bhayangkara Cilik Tahun Ajaran 2025/2026

Berita Terbaru