Upacara Adat Seren Tahun Kampung Cijulang 

- Editor

Senin, 14 Juli 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cijeruk Bogor  Bidik.co.id

Desa Cijeruk menggelar Tradisi Upacara Seren Taun berlangsung 2 hari yakni pada minggu, 13/07/2925. diisi dengan Munakiban dan Diskusi pertanian Organik Tradisi Kampung Cijulang.

Pada hari ke dua senin tanggal 14 Juli kegiatannya pawai dongdang , ritual sakral sedekahan bumi, diisi juga dengan acara santunan anak yatim

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara adat Seren Taun adalah ritual syukur masyarakat Sunda atas hasil panen yang dilakukan setiap tahun.

Acara ini melibatkan berbagai prosesi dan pertunjukan seni. Seren Taun juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan melestarikan budaya lokal.

Seren Taun juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan melestarikan budaya lokal.

Rangkaian acara , pentas kesenian dan kunjungan kebun organik, serta hiburan yang meriah Wayang Golek yang dimeriahkan oleh Ki Dalang Ujang Sutarya Dan Ceceng Aripin dengan tema acara ” ngamumule budaya,, ngahiji dina tradisi, ngarawat kabudayaan Sunda”

Upacara seren taunan di Kampung Cijulang, Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk- Bogor diawali dengan menyimpan berbagai hasil panen bumi seperti padi, buah-buahan, sayur mayur bahkan mata pencaharian lain seperti sandal atau sepatu.

Mengingat masyarakat banyak sekali yang bekerja sebagai pengrajin sendal dan sepatu di rumah-rumah mereka.

Semua hasil panen ini diberikan secara sukarela dari para warga, lalu hasil panen dimasukkan kedalam dongdang (pikulan) untuk diarak.

Baca Juga:  LSM KCBI Laporkan Kades Pak Omang ke Kejari Bogor, Aset BUMDes Ratusan Juta Tak Bisa Diverifikasi

Setelah hasil panen sudah terkumpul, para warga berjalan kaki sepanjang 2 KM untuk berpawai menuju lokasi acara .

“Acara harus dilaksanakan di pertigaan jalan, setiap tahunnya bergilir tempat dari cijulang bawah sampai cijulang atas, diharuskan pelaksanaanya harus di pertigaan ” ucap Ibu Entin sebagai Ketua Panitia pelaksana pada Nasionaljurnalis.com menjelaskan.

Setelah itu para warga dan sesepuh berkeliling kampung sambil membawa padi dan hasil panen lainya sambil menampilkan kesenian disepanjang jalan menuju alun-alun kampung Cijulang, ujar entin.

Saat melakukan pawai para warga sudah antusias berkumpul di pinggir jalan untuk menyaksikan kemeriahan pawai.

Ada juga warga yang ikut menyambung sehingga barisan pawai menjadi semakin panjang dan meriah dari RW 08 dan RW 09

Setiap RT membawa persembahan dondang, dihadiri juga oleh bapak Camat Cijeruk, bapak Kades Sukaharja serta para Leluhur Kampung Cijulang, dimeriahkan oleh para warga Cijulang dan berbagai tamu , Ksu Lestari juga turut serta menjadi tim juri penilai dongdang, ujarnya.

Upacara ini menjadi sarana penting untuk melestarikan budaya Sunda dan kearifan lokal.

Selain sebagai ungkapan syukur, Seren Taun juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan sosial antarwarga dan memperkenalkan budaya Sunda kepada generasi muda.

Upacara ini juga menjadi daya tarik wisata budaya yang menarik minat wisatawan dari berbagai daerah, tutup ibu Entin.

(Nuranissya)

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih
Gertak Wartawan Pakai Nama PWI, LSM KCBI Desak Ketua PWI Bogor Bersihkan Oknum Tameng Dugaan Pidana Sekdes Selawangi!
Oknum Sekdes Selawangi Diduga Terlibat Penipuan Rp170 Juta, LSM KCBI Desak PWI dan APH Lakukan Penelusuran
Pengambilan Sumpah Panitia Pengisian, Pemilihan, dan Pelantikan Anggota BPD Desa Singasari Periode 2027–2035
Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!
P3-TGAI Daya Mekar II Desa Sukajadi Tuai Sorotan, Diduga Pengerjaan Tidak Sesuai Spesifikasi
KCBI: KORBAN MAIN HAKIM SENDIRI DI BOGOR DISIRAM AIR PANAS, INI NEGARA HUKUM BUKAN RIMBA!
PROF DR SUTAN NASOMAL : HOAX WARTAWAN TAMPA UKW BISA DI PIDANA. PWI KAB BOGOR WAJIB MEMPERTANGGUNGJAWABKAN UCAPANNYA DI DUNIA PERS
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:09 WIB

Gertak Wartawan Pakai Nama PWI, LSM KCBI Desak Ketua PWI Bogor Bersihkan Oknum Tameng Dugaan Pidana Sekdes Selawangi!

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:18 WIB

Oknum Sekdes Selawangi Diduga Terlibat Penipuan Rp170 Juta, LSM KCBI Desak PWI dan APH Lakukan Penelusuran

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:40 WIB

Pengambilan Sumpah Panitia Pengisian, Pemilihan, dan Pelantikan Anggota BPD Desa Singasari Periode 2027–2035

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:33 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sambut Positif Angkot Tua Dibekukan Trayeknya Tapi Cari Solusi Agar Pengusaha Dibantu Angkot Baru Atau Para Supir Pekerjakan Di kantor SKPD!!

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:45 WIB

P3-TGAI Daya Mekar II Desa Sukajadi Tuai Sorotan, Diduga Pengerjaan Tidak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:42 WIB

KCBI: KORBAN MAIN HAKIM SENDIRI DI BOGOR DISIRAM AIR PANAS, INI NEGARA HUKUM BUKAN RIMBA!

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:18 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL : HOAX WARTAWAN TAMPA UKW BISA DI PIDANA. PWI KAB BOGOR WAJIB MEMPERTANGGUNGJAWABKAN UCAPANNYA DI DUNIA PERS

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:22 WIB

Babak Baru! LSM KCBI Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Samisade Rp1 Miliar Desa Sukaharja ke Kejari

Berita Terbaru

MEDAN

Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:10 WIB