Bidik co.id
Banda Aceh — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan edukatif dan inspiratif, GAMIES Aceh kembali menghadirkan Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026. Seri perdana webinar ini digelar pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 15.00–16.30 WIB, secara daring.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Cerita Pebisnis Pemula, dari Ide Kecil ke Bisnis Nyata”, kegiatan ini dirancang untuk memberikan motivasi sekaligus wawasan praktis bagi generasi muda dan pelaku UMKM yang ingin memulai usaha dari nol.
Webinar ini menghadirkan Henny Yulianti, seorang praktisi bisnis dengan latar belakang sebagai Kepala Cabang Adam Air Lampung dan Kepala Cabang Perwakilan IDK Banda Aceh yang berhenti bekerja karena ikut suami yang berpindah-pindah daerah, yang berbagi pengalaman nyata membangun usaha dari ide sederhana hingga menjadi bisnis yang berjalan.
“Banyak orang memiliki ide, namun tidak semua berani melangkah dan konsisten menjadikannya bisnis nyata, menegaskan pentingnya keberanian untuk memulai usaha.” jelas Henny dalam sharing session nya, Minggu (01/03/2026).
Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim, yang juga bertindak sebagai keynote speaker,
“Melalui webinar ini, kami ingin menghadirkan cerita yang membumi dan realistis, agar peserta tidak hanya termotivasi, tetapi juga memiliki gambaran nyata tentang proses memulai bisnis, khususnya di sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif” ujarnya.
Sesi berbagi ini dipandu oleh moderator Nurul Anita, S.I.Kom, yang mengarahkan diskusi agar berjalan interaktif dan mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang, termasuk dari Negara Timor Leste dan Malaysia.
Selain memperoleh ilmu praktis dan inspiratif langsung dari pelaku usaha, peserta juga akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain e-sertifikat, rekaman video kegiatan, serta akses grup alumni. Kegiatan ini setara dengan 2 Jam Pelajaran (2 JP), dan khusus anggota GAMIES Aceh, e-sertifikat diberikan secara gratis.
Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran dan penguatan mindset kewirausahaan, sekaligus mendorong lahirnya pebisnis-pebisnis muda baru di Aceh, tutup Adhifatra.













