Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Tinjau Ulang Kenaikan Pajak Yang Mengancam Ekonomi Kerakyatan Di Indonesia!!!

- Editor

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Bidik.co.id Kenaikan pajak hanya akan memperburuk perekonomian di Indonesia saja bahkan akibat pajak dinaikan akan banyak lagi. Proyek yang mengarah kebutuhan Rakyat seperti apertemen perimahan yang mangkrak dengan arti kata di berbagai sektor akan terkendala perusahaan yang gulung tikar pembuangan yang mangkat dllnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden mestinya diberikan masukan oleh para penasehat negara yang bertugas di sisi yth Bapak Haji Prabowo Subianto jangan menang wae diam beribasa sangat disayangkan segala sesutu pikirkan dapat dari apa yang akan diwajibkan kepada masyarakat maupun pengusaha ” Ujar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai Koalisi Rakyat Indonesia di bilangan Cijantung jakarta 3/6/2026 via telpon selulernya.

Prof Dr Sutan Nasomal : Rakyat Bangkrut Di Tengah Kenaikan Pajak Exstrem Kebijakan Presiden. Desakan untuk bisa bertahan hidup dan mendapatkan alur usaha sangat langka saat ini menurut Rakyat Indonesia. Lemahnya daya beli menimbulkan dampak pengurangan tenaga kerja secara meluas di semua provinsi.

Ini persoalan perut warga negara Indonesia yang terancam dan kehilangan harapan bisa tercipta jutaan lapangan pekerjaan dan bernaung di bawah kendali sang Presiden yang berkuasa serta bijaksana

Menuju dua tahun kepemimpinan Presiden RI yang mulia Jendral Haji Prabowo Subiyanto menekankan Ekonomi Pancasila adalah harapan seluruh masyarakat. Dalam kutipan Berita
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan nasional, termasuk dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam amanatnya saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Senin (4/6/2026).

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media. Para pemerhati masyarakat telah mencermati kebijakan Pajak 22% saat ini yang tentu berdampak kepada kebangkrutan besar pada usaha masyarakat dan melemahkan sendi sendi jaringan nasional serta internasional di sektor ekonomi di wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

Ketentuan nilai pajak saat ini akan mempengaruhi semua bidang usaha yang masih terpuruk dan akan terus terpuruk. Apalagi nilai rupiah semakin kandas jatuh nilainya yang jelas berdampak naiknya atau berganti harga kepada puluhan ribu item jenis barang.

Harapan masyarakat menengah kebawah bahwa ada solusi jelas bahwa masyarakat menengah kebawah mendapatkan ruang untuk mampu mandiri menjalankan usahanya dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

Kini persoalan bertambah lagi dengan kebijakan pajak 22% yang memberatkan. Apalagi pemerintah tidak berhasil mendorong meningkatkan daya beli masyarakat.

Sejarah Indonesia mencatat bahwa hanya satu Presiden yang mampu meningkatkan nilai rupiah dan kekuatan daya beli masyarakat di saat terpuruk nyaitu PROF BJ HABIBI. Kemudian hal selanjutnya tidak ada lagi Presiden yang mampu mengurangi beban di pundak masyarakat.

Apakah persoalan perut masyarakat tidak penting diperjuangkan.

Apakah persoalan daya beli masyarakat agar kembali kuat tidak penting diperjuangkan.

Prof Sutan Nasomal menghimbau kepada Pemerintah Indonesia agar lebih berani hadir membela masyarakat luas dari pada membela kepentingan para penari di atas penderitaan rakyatnya. Suara masyarakat ini mewakili 280 juta penduduk. Agar Presiden RI lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.
Jangan dijadikan tumbal nafas masyarakat atas kepentingan sekelompok orang yang serakah dan tak perduli dengan rakyat yang tertindas

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA SAQWA PLUS Call Center 087719021960 km

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tugaskan Panglima TNI Kapolri Perangi Penjahat dan Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
Ketum GERMAS Ungkap Ade Julhaidir Desak DPR/MPR RI Tampung Aspirasi Masyarakat Terkait Polemik Putusan MK Dan IJASAH Gibran
Prof DR Sutan Nasomal : Ini Bencana Nasional. Masyarakat Indonesia Meminta Bantuan PBB dan Negara Manapun Menghentikan Kebakaran Hutan
DUA TAHUN KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO: ARUS PETIKEMAS PELINDO TUMBUH 6,85%, KONEKTIVITAS MARITIM NASIONAL SEMAKIN KUAT
PROF DR SUTAN NASOMAL : MENGAPA KORUPTOR WAJIB DI TEMBAK MATI. CUMA MATI YANG MAMPU MEMUTUSKAN MATA RANTAINYA
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mobil Operasional SPPG Malintang, Diduga Sengaja Gunakan Pertalite. Aktivis Bereaksi Keras.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Gerebek Dua Lokasi di Tanjung Morawa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 3 Terduga Pengedar Sabu, 12 Gram Lebih Barang Bukti Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Grebek Rantau Panjang, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 6 Orang Pengguna Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Gunakan LPG 3 Kg Subsidi dan Cuci Ompreng Sembarangan, SPPG Sibaruang Siabu Diduga Tabrak Aturan BGN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan.

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Diduga 48 Ton Pupuk Urea Subsidi Belum Diterima Petani Roburan Lombang, Kadis Pertanian segera panggil pemilik Kios UD Rizki

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Dihadiri Sekejen Pusat, Musda JATMAN Sumut Tetapkan TGB Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, MA sebagai Mudir 2026-2031

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Gerakan SIGAP Digelorakan, Dewan Pendidikan Deli Serdang Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

Berita Terbaru