Kediaman Kang Dedi Mulyadi di Desa Pakuan Jadi Destinasi Wisata Favorit Pengunjung dari Berbagai Daerah

- Editor

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Subang – Bidik.co.id

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kediaman kampung halaman Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), di Desa Pakuan, Jalan Sukadaya Rawa Lele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kini menjadi salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dikenal hingga mancanegara.

Pantauan awak media pada Rabu, 27 Mei 2026, kawasan tersebut terlihat tertata rapi, bersih, serta sarat nuansa adat dan budaya Sunda yang kental dengan sejarah Siliwangi.

Desa tersebut dikenal dengan nama Desa Pakuan yang mengandung arti sejarah dan filosofi budaya Sunda yang masih terjaga hingga saat ini.

Di setiap pintu masuk dan gapura tampak hiasan padi yang diikat rapi dengan kain putih lengkap dengan payung tradisional, menghadirkan suasana layaknya kerajaan Sunda tempo dulu.

Nuansa budaya begitu terasa di seluruh kawasan, membuat para pengunjung seolah berada di perkampungan adat bernilai sejarah tinggi.

Keunikan dan keindahan lingkungan yang dibangun KDM menjadikan lokasi ini sebagai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Berbagai ornamen budaya seperti patung harimau, Anoman, Dewa Siwa, hingga lorong jalan merah menjadi spot favorit pengunjung untuk berswafoto dan mengabadikan momen bersama keluarga maupun rombongan.

Tidak hanya itu, para pedagang di kawasan tersebut juga ikut menghadirkan nuansa khas Sunda. Mereka mengenakan pakaian adat Sunda dengan gambar macan putih serta ikat kepala khas Sunda yang identik dengan penampilan Kang Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  *BERANGKAT SEKOLAH BERTARUH NYAWA, SISWA KALSEL SEBERANGI SUNGAI PAKAI BASKOM PLASTIK.* _GENERASI EMAS KATANYA, TAPI JALAN KE SEKOLAH MASIH MODAL BASKOM DAN DOA ❗❗❗

Suasana tradisional itu menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung.

Salah satu rombongan pengunjung dari Jakarta Pusat mengaku datang khusus untuk melihat langsung suasana kampung halaman sosok yang mereka kagumi.

“Kami datang rombongan untuk jumpa Bapak Aing, karena kami ngefans dengan Bapak Aing. Walaupun belum bisa bertemu, mungkin beliau sedang Lebaran di luar daerah. Semoga suatu saat kami bisa bertemu langsung,” ujar mereka kompak sambil menikmati suasana jalan merah yang menjadi ikon lokasi tersebut.

Tak hanya dari Jakarta, sejumlah pengunjung dari Kecamatan Pusakanagara hingga Jawa Tengah juga terlihat memenuhi area wisata budaya tersebut.

Mereka sengaja memilih hari biasa agar lebih leluasa menikmati suasana dan berfoto di berbagai titik menarik.

“Saya ngefans dengan KDM. Walaupun tidak bertemu langsung, saya senang bisa datang ke tempat ini. Kalau Sabtu dan Minggu biasanya terlalu padat pengunjung,” ungkap salah seorang wisatawan.

Keberadaan lokasi ini dinilai menjadi simbol persatuan dan keberagaman.

Meski berasal dari berbagai daerah, suku, bahasa, dan agama yang berbeda, para pengunjung tampak membaur dengan penuh kebersamaan sambil menikmati nuansa budaya Sunda yang kental.

Kampung halaman Kang Dedi Mulyadi kini bukan hanya sekadar tempat tinggal seorang tokoh daerah, tetapi telah menjelma menjadi destinasi wisata budaya yang menghadirkan nilai sejarah, keindahan lingkungan, serta kebanggaan masyarakat terhadap kearifan lokal Indonesia.

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

Berita Terkait

Demi PSSB, Kepala MTs GUPPI Malintang Diduga Tega Pungli Guru.
Cegah C3 dan Narkoba hingga Premanisme, Polsek Pinang Rutin Gelar Patroli
Anjang Jipama Sebut Samsuri Layak Jadi Presiden Indonesia
Putus Rantai Mafia Obat Keras, Polsek Pamulang Segel Ruko Berkedok Toko Plastik di Pondok Cabe.
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI dan Deplu RI Serius Meminta Israel Melepaskan WNI Yang Ditangkap
Atasi Kenakalan Remaja, LSM KPK-RI Usulkan Program ‘Kelas Pembinaan Karakter’ ke Pemerintah
*SEKKOT AMBON DORONG OLIMPIADE BINTANG SEKOLAH JADI AJANG CETAK GENERASI UNGGUL MENUJU INDONESIA EMAS 2045*
Prof Sutan Nasomal Desak Polda Banten Tangkap Pelaku Ancaman Jurnalis yang Viral di WAG Tangerang !!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:30 WIB

Pemko Langsa Salurkan Bantuan Penguatan Ekonomi dan Pengganti Perabot Rumah Tangga dari Kemensos RI Tahap I Untuk 1.307 KK

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:06 WIB

Pemko Langsa Salurkan Bantuan Stimulan Kemensos RI Sebesar Rp10,4 Miliar Untuk 1.307 KK

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:45 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kota Langsa Gelar Pasar Murah

Selasa, 25 Februari 2025 - 01:06 WIB

Polres Langsa Respon Cepat Kasus Pemukulan Siswi PKL: Keluarga Korban Puji Kesigapan Polisi

Berita Terbaru