DARI VIRAL JADI PERBAIKAN: KISAH JALAN KM 56 TAKENGON-BIREUEN YANG AKHIRNYA DIPERBAIKI SETELAH DIKRITIK MEDIA*

- Editor

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

BIDIK.CO.ID

*PINTU RIME GAYO, BENER MERIAH -*

Jika Anda pernah melintas Jalan Nasional Takengon-Bireuen di KM 56, Desa Alur Gading, Dusun Transad, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Anda pasti hafal rasanya. Jalan hancur, berlubang dalam, dan tergenang air seperti kubangan kerbau. Kendaraan harus antre, mengerem mendadak, bahkan ada yang mogok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak kekesalan warga pecah pada *Rabu, 04 November 2026*. Media *Bidik.co.id*

Menurunkan berita berani dengan judul: _”JALAN NASIONAL TAKENGON-BIREUEN DI KM 56 PINTU RIME GAYO HANCUR, OKNUM MENGAKU BPJN BANDA ACEH BERSIKAP AROGAN KEPADA WARTAWAN.”_

Berita itu viral. Dibagikan ratusan kali di WhatsApp Group warga Gayo.

Dan apa yang terjadi 24 jam kemudian sungguh di luar dugaan.

*KAMIS SORE 05 NOVEMBER 2026, PUKUL 16.00 WIB – GERAK CEPAT DIMULAI*

Tanpa banyak seremoni, alat berat masuk. *PP dan PT. KRUENG MEUH* bergerak cepat.

Tepat pukul 16.00 WIB, pengerjaan badan jalan dimulai. Ini bukan tambal sulam biasa. Tim teknis melakukan pekerjaan serius: *Jalan dibelah terlebih dahulu*, kemudian *dipasang 2 unit pipa gorong-gorong besar* di bawah badan jalan.

 

Tujuannya satu: *Supaya air tidak lagi tergenang di badan jalan.* Selama ini, inilah akar masalahnya. Air hujan dari gunung tidak ada saluran, menggenang di jalan, merendam aspal berbulan-bulan, hingga akhirnya hancur.

Metode ini dinilai warga jauh lebih cerdas dan permanen.

*ORANG-ORANG DI BALIK LAYAR YANG BEKERJA SAMPAI MALAM*

Di lapangan, dua sosok menjadi kunci:

1. *SANDIKA* – Pengawas Lapangan dari PP. Orangnya tenang, tapi tegas mengatur teknis.

2. *Amar* – Pengawas Lapangan dari PT. KRUENG MEUH. Sejak sore hingga larut malam, ia tak beranjak dari lokasi.

Di belakang mereka, ada sosok *H. Yudi atau Tgk. Haji Mawardi*, Direktur Utama PT. KRUENG MEUH. Meski tidak di lapangan, ia terus memantau via telepon dan melalui Amar, memberikan arahan agar pekerjaan harus cepat tapi bagus.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bener Meriah Tambal Jalan Berlubang Demi Tekan Angka Kecelakaan Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

“Pak Haji Yudi berpesan, jangan asal jadi. Harus bagus, biar tahan lama. Ini jalan rakyat,” ujar Amar kepada awak media.

Yang membuat haru, *Camat Pintu Rime Gayo, Mulyadi. S.Pd. M.Si* hadir langsung di lokasi sejak sore. Dengan sepatu boot, ia berdiri di pinggir jalan, ikut mengawasi. Bagi Mulyadi, jalan ini adalah urat nadi warganya.

“Ini akses utama Bener Meriah – Bireuen. Kalau jalan ini putus, ekonomi Gayo lumpuh. Terima kasih PT Krueng Meuh yang gerak cepat,” kata Mulyadi.

*DIKawal MEDIA HINGGA PUKUL 22.00 WIB – BUKTI KERJA NYATA*

Salutnya lagi, pekerjaan tidak berhenti saat maghrib. Awak media Bidik.co.id yang sengaja bertahan di lokasi mencatat, hingga *pukul 22.00 WIB malam*, Amar bersama timnya dari PT. KRUENG MEUH masih melanjutkan pekerjaan di bawah lampu sorot.

Debu, dinginnya malam Gayo, dan gerimis tidak menghentikan mereka.

Inilah bukti, bahwa kritik media jika disampaikan dengan benar, bisa menjadi energi positif untuk perubahan.

Dari jalan hancur yang viral karena arogansi oknum, kini menjadi kisah gerak cepat yang patut diapresiasi.

Warga berharap, setelah pemasangan 2 pipa ini, pengaspalan ulang segera dilakukan dan jalan KM 56 kembali mulus.

*Karena bagi warga Gayo, jalan mulus bukan soal kenyamanan, tapi soal harga kopi, sayur, dan harapan hidup.*

Berita Terkait

Polisi Hadir Buka Peluang Masa Depan, Kapolres Bener Meriah Motivasi Peserta Pelatihan BLK Redelong Melalui Program POLIRAN
Operasi Sarang Narkoba (OSN), Polres Bener Meriah Ungkap 10 Kasus, 11 Orang Diamankan dan Ladang Ganja Ditemukan
UNTUK WARGA OPERASI PENGGIRINGAN GAJAH LIAR DI PINTU RIME GAYO
Respon Cepat, Polres Aceh Tengah Amankan Tiga Terduga Pelaku Penyekapan
Kapolres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sembako untuk Pondok Pesantren Indonesia Madani Islamic Instruction
Kapolres Bener Meriah Kumpul Bersama Masyarakat, Warga Apresiasi Penertiban BBM Bersubsidi
JALAN NASIONAL TAKENGON-BIREUEN DI KM 56 PINTU RIME GAYO HANCUR, OKNUM MENGAKU BPJN BANDA ACEH BERSIKAP AROGAN KEPADA WARTAWAN
Hujan dan Kabut Selimuti Bener Meriah, Kapolres AKBP Ricky Nugraha Ingatkan: Nyalakan Lampu, Jaga Nyawa – Keluarga Menunggu di Rumah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:34 WIB

Suling (Subuh Keliling), Wakapolres Aceh Tengah Ajak Warga Jaga Lingkungan, Keluarga, dan Bijak Bermedia

Selasa, 3 November 2026 - 07:00 WIB

Terbentuknya DPW RAJAWALI Lampung, Hadysa Prana: Niat Tulus & Kekompakan Adalah Kunci Agar Armada Ini Tak Hanya Bersandar di Dermaga!

Selasa, 3 November 2026 - 06:56 WIB

Beredar Rekaman Suara Oknum DPRD Ketapang Minta Rp300 Juta Catut Nama Petinggi TNI-Polri? DPP MAUNG: Ini Dugaan Pencaloan & Pemerasan, Usut Tuntas Sesuai Hukum Berlaku!

Senin, 2 November 2026 - 17:26 WIB

KPK Harus Bertindak Tegas! Ketua RAJAWALI Sekadau: Dugaan Risywah Muktamar NU Terus Bergulir, Jangan Ada yang Dikecualikan!

Senin, 2 November 2026 - 15:46 WIB

DPC MAUNG Bengkulu Utara: Polisi Geledah 4 Lokasi Dugaan Korupsi Proyek JSP — Usut Tuntas Sampai ke Akar!

Minggu, 1 November 2026 - 18:32 WIB

DPP RAJAWALI: Praduga Tak Bersalah Harus Dijunjung Tinggi di Kasus Pondok Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo Sampai Putusan Pengadilan!

Minggu, 1 November 2026 - 18:14 WIB

Prof DR. Sutan Nasomal ,SH,MH Bersuara Keras : Jangan Sebarkan Fitnah dan Hoaks, Jangan Membunuh Karakter Seseorang tanpa Bukti

Minggu, 1 November 2026 - 00:58 WIB

Hadysa Prana, Pendiri & Ketua Umum MAUNG: KKN Tak Boleh Hanya Berhenti di Sorotan Berita — Yang Paling Utama Adalah Endingnya!

Berita Terbaru