Proyek Drainase di Bener Meriah Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Genangan dan Retakan Bangunan

- Editor

Rabu, 3 September 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah |Bidikco.id

Pembangunan proyek drainase di Desa Kenine dan Desa Burni Telong, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Alih-alih memberikan manfaat, saluran air yang baru selesai dikerjakan justru menimbulkan persoalan baru, mulai dari genangan air hingga retakan pada bangunan.

Kedua proyek tersebut diketahui berada di bawah pengawasan mandor lapangan yang sama. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas pekerjaan serta lemahnya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan awak media, drainase di Desa Kenine kini sering tergenang air limbah. Seorang warga menyebut, genangan sepanjang hampir 100 meter justru kerap terjadi setelah pembangunan rampung.

“Dulu tidak pernah tergenang, tapi setelah paret ini dibangun malah air sering tertampung. Kami khawatir akan jadi sarang nyamuk,” keluh seorang warga kepada media, Rabu (3/9/2025).

Tokoh masyarakat setempat, turut menyampaikan kekecewaannya.
“Pembangunan ini seharusnya untuk kepentingan masyarakat. Tapi kenyataannya malah menimbulkan masalah baru. Kami berharap pemerintah provinsi turun langsung melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.

Hal serupa juga terlihat di jalur Jalan Takengon–Bireuen yang tepatnya di Desa Burni Telong. Pantauan media mendapati banyak dinding paret yang sudah retak-retak, padahal proyek belum lama selesai. Warga menduga penggunaan campuran semen yang minim menjadi penyebab lemahnya konstruksi.

Baca Juga:  Pria 53 Tahun Diamankan Polisi Usai Bacok Seorang Ibu Rumah Tangga di Bener Kelipah

“Seperti tidak ada perhitungan. Airnya jadi jorok, mengalir dengan bau tidak sedap, dan sekarang malah jadi tempat nyamuk bersarang,” ujar seorang ibu rumah tangga di lokasi.

Meski menggunakan dana dari anggaran provinsi yang nilainya diyakini cukup besar, kualitas bangunan dianggap jauh dari harapan. Masyarakat mempertanyakan keseriusan pihak pelaksana maupun pengawas proyek.

“Kalau hasilnya seperti ini, tentu masyarakat kecewa. Jangan sampai pembangunan hanya sekadar formalitas, sementara manfaatnya tidak dirasakan,” tambah warga lainnya.

Dugaan pengerjaan asal jadi semakin kuat karena kedua proyek bermasalah ditangani oleh mandor lapangan yang sama. Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya menghubungi pihak terkait, namun mandor lapangan tidak memberikan tanggapan. Dari pihak Dinas PU Provinsi juga belum ada keterangan resmi mengenai keluhan masyarakat.

Masyarakat mendesak pemerintah provinsi segera melakukan evaluasi menyeluruh serta melibatkan lembaga pengawas independen agar anggaran benar-benar tepat sasaran. Selain itu, aparat penegak hukum diminta turut mengawasi pelaksanaan pembangunan.

“Kalau dibiarkan, proyek-proyek dengan kualitas rendah tidak hanya merugikan negara, tapi juga membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” pungkas warga.

Berita Terkait

Ribuan Masyarakat Padati Lapangan Pante Raya, Semarak Pawai HUT RI ke-81
Polsek Wih Pesam Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Mukhlisin, Semarakkan HUT RI ke-81
Turnamen Poly Ball Semi Open Putri Meriahkan HUT RI ke-81 di Timang Gajah, Lampahan Barat Raih Kemenangan
Apel Gelar Pasukan Karhutla, Polres Bener Meriah Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Dari Masjid Al-Ikhlas, Kapolres Bener Meriah Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda
Jelang HUT RI ke-81, Polres Bener Meriah Bagikan 100 Bendera kepada Pengendara
Berkas P-21, Polres Bener Meriah Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Pengrusakan ke Kejaksaan
Semarak HUT RI ke-81, Polsek Wih Pesam Ikuti Launching Pembagian Bendera Merah Putih
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Prabowo Tugaskan Berbagai Elemen Kementerian Pertanian Pekerjaan Umum Sosial Atasi Kemarau Langka Air Akibat Hutan Higrasi!!

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Prof Sutan Nasomal Dorong Pendidikan Advokat Muda, PAMID Buka Program Rumah Hukum

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Indonesia Hanya Jadi Penonton, Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Bangun Roadmap Sepak Bola Agar Indonesia Tak Terus Tertinggal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Profesor Minta Presiden RI Perintahkan Semua Aparatur Negara Di Seluruh Indonesia Tertibkan bendera luntur kusam dan Pasang Bendera Bercahaya Mewarnai Indonesia Merdeka !!!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Prof. Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Polri Berbenah, Soroti Dugaan Kisruh di Polres Batu Bara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Penindakan PETI Harus Menyasar Aktor Utama, Bukan Hanya Operator

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Tidak Perlu Takut Dengan Aksi Demo Besar. Di Sinilah Ruang Kebaikan Komunikasi Rakyat & Pemerintah Semakin Sehat Terbentuk

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Viral! Luarbiasa, Muhammad Ja’far Hasibuan Bedah Kisahnya Dari 70 Ribu Rupiah, Jadi Referensi Akademik Dunia

Berita Terbaru