Upacara Hari Kesadaran Nasional Jadi Penguat Komitmen Polda Aceh Untuk Indonesia Asri

- Editor

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh Bidik.co.id

Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Aceh, Rabu (18/2/2026).

Upacara tersebut dihadiri Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), Pamen, Pama, Bintara, Tamtama, serta ASN Polda Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Wakapolda membacakan amanat tertulis Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, M. M.

Dalam amanatnya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Aceh dan jajaran atas kontribusi nyata dalam menjaga harkamtibmas serta mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.

Kapolda menegaskan, saat ini Polri tengah menjalani proses transformasi besar menuju perubahan peradaban. Transformasi tersebut berlangsung di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, rivalitas kekuatan besar, tekanan ekonomi, hingga ancaman konflik berskala luas yang berdampak hingga ke tingkat nasional dan daerah.

“Menyikapi kondisi tersebut, diperlukan kesiapan, kewaspadaan, serta kemampuan adaptasi dari seluruh jajaran Polri agar mampu mengantisipasi setiap potensi ancaman dan tantangan yang berkembang,” demikian amanat yang dibacakan Wakapolda.

Kapolda juga mengutip arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapim TNI–Polri yang menekankan pentingnya sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri sebagai pilar utama pertahanan dan keamanan negara. Presiden mengingatkan agar para pimpinan terus belajar, memperluas wawasan, dan memahami dinamika global, termasuk perkembangan politik, ekonomi, pertanian, dan teknologi.

Menurutnya, perang modern tidak selalu berbentuk konvensional, melainkan dapat terjadi melalui teknologi, sistem keuangan, pengaruh demografi, hingga penguasaan sumber daya. Oleh karena itu, setiap pangkat dan jabatan merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjadi pemimpin yang tegas, benar, dan bertanggung jawab.

Kapolda juga menekankan tidak boleh ada tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum maupun gedung pemerintahan. TNI dan Polri memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh objek vital dan fasilitas publik tetap aman dan terlindungi. Setiap potensi gangguan harus ditangani secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga:  Webinar GAMIES Aceh Bahas Website dan Google Maps Jadi Mesin Cuan UMKM

Sejalan dengan itu, Presiden turut mendorong terciptanya lingkungan yang tertib, bersih, dan beradab melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Polri diharapkan berperan aktif sebagai pelopor dalam mewujudkan lingkungan kerja dan kehidupan masyarakat yang bersih, tertata, dan nyaman.

Kapolda Aceh juga mengajak seluruh jajaran untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah tahun 2026, sebagaimana arahan Kapolri pada Rapim Polri. Polri harus hadir menjaga stabilitas ekonomi, mengawal ketahanan pangan, mencegah kebocoran anggaran, serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif guna mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, penguatan pengawasan internal dan penegakan hukum yang berkeadilan menjadi perhatian utama. Tingginya laporan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi bersama. Kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran anggota harus ditegakkan secara tegas dan transparan dengan berpedoman pada nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya.

Penanganan kejahatan menonjol seperti judi online, narkoba, dan kejahatan siber juga diminta untuk terus diperkuat. Satgas Pangan diinstruksikan aktif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda mengajak seluruh personel menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum memperkuat disiplin, meningkatkan integritas, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Budaya kerja yang bersih, responsif, dan akuntabel harus terus dibangun, disertai pemberian penghargaan bagi personel berprestasi serta pembinaan tegas terhadap pelanggaran.

Berita Terkait

Andria Zulfa Menutup Webinar Series GAMIES Aceh dengan Antusiasme Tinggi Peserta
Kuasai Keamanan Digital Sebelum Terlambat, Dikupas Tuntas Pada Webinar GAMIES Aceh
Webinar GAMIES Aceh Bahas Website dan Google Maps Jadi Mesin Cuan UMKM
Resolusi Digital 2026: UMKM Naik Kelas dengan Teknologi AI, Dibahas Tuntas Pada Webinar GAMIES Aceh
Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Semakin Hari Webinar GAMIES, Makin hangat bahas UMKM Siap Hadapi Era AI? Siapa Cepat Beradaptasi, Dialah yang Menang
Keselamatan Kerja Bukan Urusan Perusahaan Besar, GAMIES Aceh Dorong UMKM Terapkan K3
Kapolda Aceh Berbaur dengan Masyarakat di Area Masak Kuah Beulangong Jelang Khanduri Ramadhan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:13 WIB

Medco E&P Malaka Pererat Harmoni Lewat Program Ramadan Terpadu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:57 WIB

Bisnis Jalan Sendiri Pakai AI?Kjangan Dibahas Di Webinar GAMIES

Selasa, 23 September 2025 - 18:42 WIB

Rutan Klas llB Bener Meriah: Lebih sekedar Ngopi Bareng, Pertemuan Singkat Penuh Pesan dan Makna

Rabu, 3 September 2025 - 10:21 WIB

PAW Anggota DPRK Aceh Tamiang Dari Partai Golkar, Akan Terlaksana

Rabu, 3 September 2025 - 10:04 WIB

Tiga Pimpinan DPRK Aceh Tamiang Menghadiri Hut RI Ke-80 Di Tribun Kantor Bupati

Rabu, 3 September 2025 - 09:50 WIB

Ketua DPRK Dan Forkopimda Plus Tanam Padi Dan Panen Jagung Di kecamatan Bendahara

Selasa, 26 Agustus 2025 - 05:46 WIB

Diduga Pembangunan Jalan Rabat Beton Dijalan Peribadi Menggunakan Dana Desa 

Rabu, 20 Agustus 2025 - 04:31 WIB

Di Duga Oknum Kepsek Mengeluarkan Murid Secara Sepihak Dan Mengabaikan Perjanjian

Berita Terbaru