USTAD H OKI DARMAWAN IMAN DAN KHATIB SHOLAT IDUL ADHA 1447 H DI MASJID AR RIDHA JALAN JALA 9 LK O4 PAYA PASIR MARELAN

- Editor

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

Marelan -Masjid Ar Ridha Di Jalan jala 09 lk 04 Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Sumut melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H /
Rabu 27 6 2026 Yang diisi ,
Sebagai Iman dan Khatib dalam Sholat idul Adha 1447 H. Ustad H Oki Darmawan

Didalam tausiah yang disampaikan kepada Para Jamaah Mesjid Ar Ridha yakni

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan menuju Allah dimulai dari hati, bukan hanya dari kaki.

Untuk yang belum haji
Wahai saudaraku…
Mungkin engkau sering berkata:
Kalau ada rezeki, aku ingin ke Makkah…”
Tapi hari ini Allah ingin melihat sesuatu yang lebih dalam:

Apakah hatimu sudah rindu kepada-Nya?
Karena haji bukan sekadar kaki yang melangkah ke Ka’bah… tapi hati yang berjalan menuju Allah.

Berapa banyak orang yang belum pernah ke Makkah… tapi setiap malam ia menangis dalam sujudnya…
Berapa banyak orang yang belum berhaji… tapi lisannya basah dengan istighfar…
Bisa jadi… di sisi Allah, mereka lebih dekat daripada yang sudah sampai ke tanah suci.
Jangan tunggu mampu untuk berubah
Mulailah bertaubat sekarang
Mulailah memperbaiki sholat
Mulailah memaafkan orang lain
Karena bisa jadi…
Allah belum memanggilmu ke Makkah, karena Dia ingin engkau memperbaiki hatimu dulu.
Untuk yang sudah Haji
Wahai yang pernah ke tanah suci…
engkau sudah melihat Ka’bah…
engkau sudah berdiri di Arafah…
engkau sudah menangis di hadapan Allah…

Apa yang berubah setelah itu?
Tapi hari ini kita bertanya dengan jujur:
Apakah:
Sholatmu lebih khusyuk?
Hatimu lebih lembut?
Lisanmu lebih terjaga?
Atau…
engkau kembali seperti sebelum haji?
Karena haji bukan sekadar gelar… bukan sekadar panggilan “Pak Haji”…
Haji adalah perubahan.
Kalau setelah haji:
X masih mudah marah
X masih suka menyakiti
X masih sombong
Maka… kita perlu bertanya:

Apakah kita benar-benar berhaji… atau hanya sekadar berkunjung?

Renungan yang menyentuh
Di Arafah kita menangis…
tapi kenapa setelah pulang kita keras lagi?
Di Mina kita melontar setan…
tapi kenapa setelah itu kita masih mengikuti bisikannya?
Di Ka’bah kita berjanji… tapi kenapa janji itu kita lupakan?

Pesan untuk kita Semua
Untuk yang belum berhaji:
Berhajilah dengan hatimu dulu
Untuk yang sudah berhaji:
Jangan biarkan hajimu sia-sia

Karena yang Allah lihat bukan:
berapa kali kita ke Makkah

berapa banyak biaya yang kita keluarkan

Tapi yang Allah lihat adalah: apakah hati kita berubah atau tidak.

Penutup Yang menggetarkan
Jamaah sekalian…
Suatu hari nanti kita akan dipanggil…
bukan ke Makkah…
Tapi ke hadapan Allah.
Tidak ada tiket,
tidak ada persiapan dunia,
tidak ada kesempatan kedua…
Yang ada hanya: amal… dan hati kita.

Maka sebelum panggilan itu datang:
Lembutkan hatimu
minta maaf sebelum terlambat
Perbaiki ibadahmu
Karena bisa jadi…
Yang belum berhaji bisa lebih dekat
kepada Allah…
Dan yang sudah berhaji bisa kehilangan semuanya…
Jika tidak menjaga hatinya.

Baca Juga:  Sambut Ramadhan, BNCT Berbagi Kurma dengan Sopir Truk Sambil Tekankan Keselamatan Kerja

DOA PENUTUP KHUTBAН

Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in.

1. UNTUK AYAH DAN IBU KAMI
Ya Allah…
Di hari yang baik dan bulan yang mulia ini, kami memohon kepada-Mu, limpahkanlah ampunan dan rahmat-Mu kepada ayah dan ibu kami.
Ya Allah, tak akan mampu kami membalas seluruh jasa dan pengorbanan mereka. Jika mereka masih hidup, sehatkanlah tubuh mereka, panjangkan umur mereka dalam ketaatan, bahagiakan hidup mereka dunia dan akhirat.
Dan apabila mereka telah kembali menghadap-Mu, maka lapangkanlah kuburnya ya Allah.
Allahummaj’al quburahum raudhatan min riyadhil jannah, wala taj’al quburahum hufratan min hufarin nar.
Jadikanlah kubur mereka taman-taman dari taman surga-Mu, dan jangan Engkau jadikan kubur mereka sebagai lubang dari lubang-lubang neraka-Mu.

2. UNTUK ANAK-ANAK KAMI

Ya Allah…
Jadikan anak-anak kami anak-anak yang saleh dan salehah.
Jagalah mereka dari narkoba, pergaulan buruk, dan segala perbuatan maksiat. Jadikan mereka para penghafal Al-Qur’an, penolong agama-Mu, anak-anak yang berbakti kepada orang tua, berguna bagi bangsa dan agamanya.
Dan kelak ketika kami semua kembali menghadap-Mu, pertemukanlah kami kembali di tempat terbaik-Mu, di Jannatul Firdaus bersama junjungan kami Sayyidina Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.
3. UNTUK NEGERI DAN KAMPUNG HALAMAN

Allahummaj’al hadzal balada baladan aminan muthma’innan.

Ya Allah, jadikan negeri kami negeri yang aman, damai, tenteram, dan penuh keberkahan. Jauhkan negeri kami dari bala bencana, perpecahan, wabah penyakit, dan segala bentuk musibah.

4. UNTUK SAUDARA, KAWAN YANG TELAH MENDAHULUI KAMI

Ya Allah…
Bagi saudara-saudara kami yang telah mendahului kami, yang wafat karena musibah, wabah, dan bencana, terimalah mereka sebagai syuhada di sisi-Mu.

Berikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan.

Allahummaj’alhum minash shabirin.

Jadikan mereka hamba-hamba yang sabar menerima ujian-Mu.

Ketika musibah datang, jadikan lisan mereka tetap mengucapkan:

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
A
5. UNTUK KESELAMATAN DAN KEBERKAHAN

Ya Allah…
Turunkanlah rahmat, keselamatan, keberkahan, dan kesehatan kepada seluruh jamaah kami.
Lapangkan rezeki kami ya Allah, agar kami mampu berinfak, bersedekah, berzakat, dan berwakaf di jalan-Mu.

6. UNTUK AKHIR KEHIDUPAN YANG BAIK
Allahumma khatim lana bihusnil khatimah.
Ya Allah, saat malaikat maut datang mencabut nyawa kami, anugerahkan kepada kami akhir kehidupan yang husnul khatimah.
Jadikan kalimat terakhir yang keluar dari lisan kami:
La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah.

7. DOA PENUTUP
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah,
wa qina ‘adzaban nar.
Ya Rabb kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin
Inilah yang disampaikan oleh Ustad H Oki Darmawan dalam tausiahnya /Irwan S Pane

Berita Terkait

Jalan Di lingkungan 1dan 2 Dan 09 Kelurahan Paya Medan Marelan , Rusak Parah ,Tanpa Ada Perbaikan dari Dinas SDABMBK Kota Medan
Pelindo Regional 1 Gelar General Manager Upskilling Program untuk Perkuat Fundamental Bisnis
BNCT PERKUAT PENGELOLAAN ASET BERBASIS DATA MELALUI IMPLEMENTASI IBM MAXIMO
Perkuat Sinergitas Kelembagaan, Pelindo Regional 1 Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
Pelindo Regional 1 Gelar Lomba Lingkungan di Belawan, Libatkan 143 Lingkungan dari 6 Kelurahan
Pelindo Tanam 2.500 Pohon di Belawan Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026
Diduga Rais Azmar Dan Suhara Pelaku Penganiayaan Sadis Kakak Beradik Chairul Anuar & Chairika Belum Tertangkap
Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Turut Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui Olahraga Bersama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:22 WIB

PROF SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI JANGAN KECEWAKAN RAKYAT “BUBARKAN KPK AKIBAT SAKIT JIWA PARAH”

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:27 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat Kasus Tanah Tidak Penjarakan Segera!!!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:20 WIB

Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Mendukung Pemekaran Daerah Secepatnya Masyarakat Menunggu Dengan Sangat !!

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:08 WIB

*Kapolri Lantik Irjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh*

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:30 WIB

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:04 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL : PRESIDEN RI HARAP MEMBANGUN KERETA API WILAYAH BOGOR PUNCAK CIANJUR AKAN MENGURANGI KEMACETAN DAN MENINGKATKAN EKONOMI

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:25 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional, Sematkan Gelar CFLE kepada Kamidi sebagai Bentuk Apresiasi atas Dedikasi di Bidang Jurnalistik dan Sosial

Berita Terbaru