Fasilitas Tidak Memadai dan Siswa Sedikit Dampak Zonasi, Mahasiswa KKN Desak Pemerintah Bertindak

- Editor

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benar Meriah  Bidik.co.id

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi di Desa Kampung Baru 76, Kecamatan Timang gajah, Kabupaten Bener Meriah, 23 Juli 2025 menyoroti dua persoalan serius yang menjadi keluhan serius yang tidak ada perubahan tiap tahunnya.

fasilitas sekolah yang tidak memadai dan sedikitnya siswa yang daftar akibat Zonasi berdampak pada jumlah dana bos yang diterima, membuat dampaknya semakin parah sebagai lembaga pendidikan dasar jika tidak diperhatikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama 6 hari mengajar di SDN kampung baru,kec. Timang gajah mahasiswa melihat secara langsung bagaimana kondisi fasilitas dan jumlah murid di SDN kampung baru, hal ini mengganggu proses belajar mengajar , seperti terganggu nya belajar kelas 1 dan 2 lantaran 1 kelas yang dibagi, perpustakaan yang tidak layak, dan MCK yang jauh dari kata baik.

Persoalan ini dirasakan oleh murid dan dewan guru.

“Kami sedang tidak membahas masalah sepele,ini masalah serius ini tentang pendidikan bahkan pendidikan dasar inilah yang seharusnya yang dilihat paling utama karena dari SD anak anak bisa tau serunya belajar, Tau nikmatnya pendidikan, kalau dari SD aja g dilirik pemerintah, wajar saja anak anak sekarang malas belajar, sekolahnya aja bikin anak g betah” Ujan Yuki Arief Wijaya, anggota tim KKN literasi usk Kampung Baru 76, sekaligus mahasiswa ilmu politik Universitas Syiah Kuala.

Sebagian masalah yang di temukan adalah, kondisi lokal atau kelas 1 dan 2 disekat dalam satu ruangan, kondisi perpustakaan yang dibuat di sela sela bangunan, dan kondisi kamar mandi yang sangat memperihatinkan bahkan terkadang siswa harus meninba air di luar sekolah karena masalah pengairan.

“dampaknya lebih parah, karena fasilitas yang g mumpuni anak anak g mau masuk ke sekolah ini, bahkan anak anak kampung baru 76 sendiri juga enggan masuk, alhasil dana bos juga sedikit karena dana bos kan dihitung per kepala murid, jadi kalo murid kami sedikit dananya pun juga sedikit, ya susah juga berekspektasi lebih” jelas, kepala sekolah SDN Kampung Baru.

Baca Juga:  Polres Bener Meriah Tebar Kebaikan Di Jum'at Berkah, Bagikan 100 Nasi Kotak

Jumlah murid kelas 1 berjumlah 10 , kelas 2 berjumlah 12, kelas 3 berjumlah 4, kelas 4 sekitar 9, kelas 5 berjumlah 9 dan kelas 6 berjumlah 9 , jika ditotalkan hanya berjumlah 53 murid di SDN kampung baru.

Kondisi kekurangan murid ini membuat semangat belajar siswa menurun dan semngat mengajar guru juga menurun, belum lagi jalan menuju SD juga termasuk kedalam dengan kondisi jalan yang rusak.

Kini para guru hanya membawa sebuah harapan kepada pemerintah bahwa SDN kampung baru perlu diperhatikan lagi “ jadi kami cuman bisa berharap untuk pemerintah Bener Meriah untuk melirik sekolah kami, kami disini kekurangan siswa efek zonasi dan fasilitas kami kurang mumpuni

Kepada pemerintah kami berharap untuk lebih diperhatikan lagi sekolah kami” harapan Kepala sekolah SDN Kampung Baru.

Berdasarkan temuan di lapangan, mahasiswa KKN literasi USK kampung baru 76 mendesak pemerintah kabupaten Bener Meriah dan Provinsi Aceh untuk segera mengambil langkah Nyata dan bijak untuk menyikapi masalah persoalan tersebut.

“Kami memang hanya tinggal sementara di Desa ini, tapi sekolah, anak anak adalah masa depan kita yang akan kita lihat di masa depan, kami berharap pemerintah Kabupaten Bener Meriah segera melihat sekolah ini, karena dari sekolah lah kita bisa mengenal dunia” tegasnya Yuki Arief Wijaya.

“senyuman indah dari anak anak membuat dunia lebih cerah,dan kemurungan wajah mereka membuat jendela dunia itu tak terbuka “ tutup Hanafi selaku ketua KKN literasi USK kampung baru 76.

Berita Terkait

RRI Takengon Gelar Podcast “Kita Indonesia Menggema dari Radio Rimba Raya” Sambut HUT ke-80 RI
Dusun 2 Hebat! Warga Gelar HUT RI ke-80 Meriah Tanpa Satu Rupiah Pun Dana Desa
PARKSIDE Gayo Hotel Takengon Serahkan Tumpeng Ulang Tahun kepada Pimpinan Redaksi Media Nasionaljurnalis.com
Semarak Malam Taptu dan Pawai Obor HUT RI ke-80 di Bener Meriah, Kapolres Hadir Bersama Forkopimda
Akad di Balik Jeruji: Tahanan Kasus Pencurian di Bener Meriah Resmi Nikahi Pujaan Hati
Karnaval HUT RI, Jalanan Bener Meriah Diserbu Lautan Kostum Kreatif
Pemkab Bener Meriah Rayakan Dua Dekade Damai Aceh dengan Beragam Kegiatan Sosial dan Budaya
Kadis Perpustakaan Terima Kunjungan Ketua SWI DPD Bener Meriah: Tingkatkan Minat Baca
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:45 WIB

Anak Tunggal Tak Memiliki Hak Untuk TIDAK Memiliki Warisan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:02 WIB

Pelantikan kepala Dusun Gemelem dan Banjarejo Dihadiri Forkopcam Kedungpring Harapan Baru umtuk Pelayanan Masyarakat

Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:20 WIB

Karnaval dari Tingkat PAUD TK SDN jati Drojog Meriahkan HUT RI ke 80

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:33 WIB

Semarak HUT RI Ke 80 Gerak Jalan Pelajar SMP SMA Dan Umum Di Kecamatan Modo Kabuoaten Lamongan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 06:45 WIB

Wakil BupatiLamongan Dirham Akbar Aksara Ikut Festival Mangrove Jawa Timur VII

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:41 WIB

Sebanyak Sepuluh Produk UMKM Asli Lamongan kabupaten Lamongan dilauncing Diretel Modern

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:29 WIB

Meriahkan Karnaval DiDusun Bali Sukodadi Penuh Kreatif

Senin, 18 Agustus 2025 - 05:21 WIB

Karnaval Dusun Bali Sukodadi bersama Rt03 Rw 03 Dengan Kreatif

Berita Terbaru

LAMONGAN

Anak Tunggal Tak Memiliki Hak Untuk TIDAK Memiliki Warisan

Jumat, 29 Agu 2025 - 10:45 WIB