Prof Dr Sutan Nasomal Minta Presiden Evaluasi Kenaikan Gaji Tunjangan Pejabat Negara Jangan Timbulkan Komplik Rakyat

- Editor

Sabtu, 13 September 2025 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id Jakarta, 13 September 2025 – Pakar Hukum Pidana Internasional sekaligus Ekonom, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, menanggapi kebijakan pemerintah terkait kenaikan gaji dan tunjangan pejabat negara yang saat ini menimbulkan sorotan publik.

Menurutnya, kebijakan tersebut sah-sah saja jika bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pejabat sekaligus mencegah praktik korupsi. Namun, Presiden RI Jenderal (Purn) H. Prabowo Subiyanto perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah rakyat.

“Kenaikan gaji pejabat bisa dimaklumi untuk mengoptimalkan kinerja kepala daerah dan DPRD. Tapi Presiden harus mengevaluasi dampaknya. Pemerintah juga jangan sampai melupakan rakyat kecil yang justru sangat membutuhkan perhatian,” ujar Prof. Sutan Nasomal dalam keterangan via telepon dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta (13/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai sangat ironis jika di saat angka PHK meningkat, pengangguran mencapai puluhan juta orang, dan banyak masyarakat terpuruk hingga masuk kategori miskin, justru gaji serta tunjangan kepala daerah dan DPRD naik signifikan.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya peran aktif lembaga pengawas seperti BPK dan KPK untuk memastikan kenaikan gaji pejabat benar-benar diikuti dengan peningkatan kinerja serta pemberantasan korupsi.

“Praktik pungli, suap, dan mafia tikus berdasi harus ditindak tegas. Jangan hanya sekadar pidato seremonial bahwa korupsi akan diberantas. Harus ada tindakan nyata,” tegasnya.

Baca Juga:  SWI Gelar Meeting Zoom Berlangsung Dua Jam

Prof. Sutan Nasomal juga mendorong pemerintah untuk lebih mengutamakan kepentingan rakyat dengan mengalokasikan anggaran besar ke sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, serta program pengentasan kemiskinan.

Ia mengusulkan agar Presiden membuka peluang investasi lebih luas dengan memberi insentif khusus kepada investor asing, seperti pembebasan pajak selama 10 tahun, kemudahan perizinan, serta jaminan keamanan berusaha di Indonesia. Hal itu diyakininya akan mampu menyerap jutaan tenaga kerja dan menggerakkan roda ekonomi nasional.

“Amerika, Eropa, Rusia, hingga negara-negara Timur Tengah bisa menjadi mitra besar untuk mengalirkan investasi. Jika pemerintah mempermudah akses, Indonesia akan mendapat keuntungan besar dari sisi pajak, ekspor-impor, serta penyerapan tenaga kerja,” jelasnya.

Sebagai penutup, Prof. Sutan Nasomal meminta Presiden Prabowo Subiyanto menindak tegas pejabat maupun anggota DPRD yang tidak serius bekerja serta gagal meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika mereka tidak mampu bekerja untuk rakyat, anggarannya harus dihapus. Masih ada hal-hal yang lebih urgen bagi masyarakat kecil yang perlu diprioritaskan,” pungkasnya.

Narasumber:
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH.
Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, serta Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus Jakarta.

 

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI harus Waspada “Reaksi Alam Sampai Bencana Hujan Mikroplastik Indonesia”
Prof Dr KH Sutan Nasomal SHH Klaem YLBH CCI Dorong Literasi Hukum untuk Mencerdaskan Anak Bangsa
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH Sampaikan Ucapan Terima Kasih atas Penetapan Jenderal Besar H. M. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Hidupkan Semangat Juang Pahlawan Demi Kesejahteraan kehidupan
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Jangan Biarkan Demokrasi Mati Pelan-Pelan
Pelindo Regional 1 Ikuti Lomba Booth Antar Regional di Pelindo Forum Ciawi
SWI Kritik Biro Pers Istana Terkait Kasus Pencabutan ID Jurnalis CNN
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tegas Dalam Pemberantasan Korupsi Serta Tak Pandang Warna
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB