Diduga Jadi Lokasi Pengoplosan Solar, Tempat Parkir Armada di Sindang Jaya Disorot

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Bidik.co.id

Sebuah tempat parkir atau yang disebut sebagai “full tangki” armada transporter pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Padma Utama, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, diduga dijadikan lokasi pengoplosan BBM jenis solar.

Kegiatan tersebut diduga melibatkan pencampuran solar dengan minyak mentah atau minyak cong. Peristiwa ini terpantau pada Sabtu (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima, lokasi tersebut disebut-sebut milik seseorang bernama Akbar, dengan Bobi sebagai salah satu pengurus, dan Indra yang diduga berperan sebagai pihak yang membekingi kegiatan tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Bobi membenarkan bahwa minyak yang ada di lokasi merupakan minyak diesel yang didatangkan dari Palembang, Sumatera Selatan.

Namun, dalam keterangan berikutnya, ia sempat mengubah pernyataannya dan mengaku bahwa bahan tersebut adalah oli dari Sanmaru.

“Kita kan dari seberang, pengambilannya dari Palembang. Kemarin sudah dijelaskan sama Pak Gatot kalau saya ini pengurus. Ini minyak mentah kita olah jadi minyak diesel. Kemarin di Cipondoh kolep, jadi sekarang diserahkan ke kita,” ujar Bobi kepada wartawan.

Baca Juga:  Jacob Ereste : Pamplet Puitis Yang Tergantung Di Pagar Parlemen

Sementara itu, seorang asisten pengemudi (kenek) armada transporter yang berada di lokasi mengakui bahwa tempat tersebut memang digunakan untuk kegiatan pengolahan solar.

“Iya, solar olahan. Pengurusnya Bobi, tapi koordinatornya Indra. Saya mah ikut saja, kalau disuruh jalan, ya jalan,” ungkapnya, tanpa bersedia menyebutkan namanya.

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, kegiatan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak bersubsidi termasuk tindak pidana. Pelakunya dapat diancam pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp 60 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah hukum Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas pengoplosan BBM tersebut.

 

Berita Terkait

Disebut “Rampok” oleh Kepsek SMPN 9, Wartawan Jes TV Akan Tempuh Jalur Hukum
Tragedi di Tang City Mall, Pria Tewas Usai Lompat dari Lantai 4
Di Duga Tidak Memilikinya Ijin Resmi Limbah B3 PT Benteng Laksana Jaya Tetap beroperasi
Kebohongan Yang Akan Melegenda Dalam Sejarah Manusia Kemaruk
Jacob Ereste : Pamplet Puitis Yang Tergantung Di Pagar Parlemen
Kemerdekaan Sejati Adalah Kecerdasan Yang Mensejahterakan Seluruh Rakyat Tanpa Kecuali
Kunjungan Kerja Direktur Jenderal Pemasyarakatan ke Lapas Kelas I Tangerang: Apresiasi terhadap Inovasi
Banyak Orangtua Kecewa Dengan Sistem Penerimaan Siswa Baru Di Provinsi Banten, Ini Alasannya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB