Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

- Editor

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bidik.co.id, Kolaka – Setelah beberapa kali dimediakan,dan dituding giat Fiktip tentang vaksinasi rabies, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka membantah berita yang beredar, semua tidak sesuai Fakta.

Saat dijumpai diruangannya Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DR.drh.Kasmawati,MM menyampaikan fakta terkait vaksinasi hewan peliharaan itu dilakukan dua kali setiap tahun, dan targetnya jelas disesuaikan dengan populasi di Kabupaten Kolaka, “kegiatan rutin ini kami lakukan setiap tahun sebanyak 2 kali, untuk jumlahnya disesuaikan dengan populasi dan prioritas” tuturnya,1 2/12/25.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid juga menunjukkan ratusan photo dokumentasi moment vaksinasi dibeberapa titik, jadi tudingan terkait giat Vaksin Fiktip itu hanya berita Hoax dan tidak bertanggung jawab.

Hewan yang menjadi target Vaksin yakni Anjing dan Kucing, namun rabies sangat aktip pada Anjing maka itu menjadi prioritas Vaksin. Tidak hanya door to door Dinas Perkebunan dan Peternakan juga sudah menyediakan Klinik hewan, bagi Masyarakat Kolaka yang memiliki hewan peliharaan yang butuh vaksin bisa membawanya langsung ke Klinik Hewan.

Baca Juga:  PELINDO GUNUNGSITOLI TERTIBKAN PEDAGANG ASONGAN GUNA MENJAGA KETERTIBAN UMUM

Mengenai sorotan alat pelindung diri (APD) saat melakukan vaksin dan membiarkan penyebaran, DR.drh.Kasmawati menegaskan itu tidak logis, karena yang namanya Vaksin tentu itu adalah langkah pencegahan bukan hewan yang sudah terjangkit, terkait SOP tentu Bidangnya lebih mengetahui,”namanya Vaksin berarti pencegahan, menyebarkan penyakit apa? saya rasa itu tidak logis”,tegasnya.

Meski sudah disampaikan akan dilakukan RDP di DPRD Kolaka, Kabid tetap tenang dan siap menjawab setiap pertanyaan namun bila diminta data by name by address tertulis itu sudah melanggar privasi dan ada yang lebih berwenang untuk meminta data itu, “saya sudah disampaikan bahwa akan di RDP tapi saya siap kalau teman-teman LSM meminta data by name by address saya rasa itu bukan wewenang mereka”. Tutup Kabid

Red**

Berita Terkait

Pemkab Simeule Dukung Pembinaan Santri Bupati Monas Tutup Daurah Tahfizh Ramadhan
Ramadhan Penuh Inspirasi! GAMIES Aceh Hadirkan 9 Narasumber Nasional dalam Webinar Series 2026
Wujudkan Kepedulian, Ditjenpas Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap ke-13 bagi Korban Bencana di Bener Meriah
Wujudkan Kepedulian, Ditjenpas Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap ke-13 bagi Korban Bencana di Bener Meriah
Aktivis Desak Mualem Ganti ketua DPRA. Hobinya Buat Gaduh
Aktivis Apresiasi Percepatan Pemulihan Aceh, Peran Sekda Dinilai Signifikan
Prof Dr Sutan Nasomal Yakin Presiden Prabowo Pasti Peduli Rakyat Etle Harus Manusiawi Membludaknya Kasus 2026 Di Indonesia!!!
Prof Dr Sutan Nasom Yakin Pengurus Mampu Satukan Ummat :MUI Jabar 2025–2030, Dedi Mulyadi Dorong Independensi dan Peran Strategis MUI
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 September 2025 - 01:29 WIB

Dari Desa untuk Keluarga: P2WKSS Hadir Memberdayakan Perempuan Bekasi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:37 WIB

Galang tangkas prestasi dalam jambore ke 64 Di kecamatan Setu kabupaten Bekasi

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:57 WIB

Advokat 9 Naga Desak Dewan Pers dan Kapolres Bekasi Kota Usut Tuntas Kasus Perampasan Alat Kerja Wartawan

Sabtu, 22 Maret 2025 - 17:09 WIB

Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan : “Teruslah Melayani Kasih Tak Berkesudahan

Senin, 27 Januari 2025 - 15:47 WIB

Kecam Penembakan WNI Termasuk 2 Warga Aceh di Perairan Malaysia, Anggota DPD RI: Pemerintah Harus Segera Keluarkan Sikap Resmi

Berita Terbaru