PADANG DI PERSIMPANGAN ETIKA DAN BISNIS, Membaca Kontras Padang: Antara IPM Manis, Krisis Moral, dan Risiko Konflik Kepentingan yang Tragis

- Editor

Kamis, 13 November 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh:Khairul Anas

Ketum KAMI Kota Padang
Pemerintah Kota Padang selama ini terlalu nyaman berlindung di balik capaian statistik yang memuaskan. Kota ini membanggakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 84,34 tertinggi di Sumatera Barat dan sering mengklaim keberhasilan administratif dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Angka-angka ini adalah pujian yang patut diakui.

Namun, narasi yang utuh harus berani membaca kontras yang menyakitkan. Di balik ‘kebaikan’ administratif itu, kita menemukan kritik terhadap realitas lapangan dan krisis moral yang menggerus kepercayaan. Jelas, masalah di Padang telah bergeser.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan lagi soal efisiensi administrasi, melainkan risiko konflik kepentingan yang tragis yang kini menyelimuti tata kelola kota.

Kita juga tidak lupa walikota kita juga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Latar belakang ini, dalam konteks kekuasaan, langsung dihubungkan dengan potensi konflik kepentingan yang sangat besar.

Seperti yang ditegaskan oleh Khairul Anas, Ketua Umum Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI):

“Kami bertanya: Apakah etika dan moral kepemimpinan juga setinggi IPM? Jelas, masalah di Padang bukan lagi soal administrasi yang cacat, melainkan risiko konflik kepentingan yang tragis yang terselubung di balik jargon pembangunan.”

Beliau kini mengendalikan sebuah mesin fiskal raksasa, dengan APBD Rp 2,565 Triliun dan Investasi yang melonjak hingga Rp 36 Triliun. Kerentanan sistem terbukti nyata: adanya 1.312 paket Pengadaan Langsung (PL) yang terdata dalam periode singkat menunjukkan mekanisme pengadaan yang paling rentan telah menjadi rutinitas. Ini adalah alarm! Penggunaan masif PL adalah indikasi bahwa sistem sengaja membuka celah, menjadi ‘karpet merah’ bagi potensi KKN.

Baca Juga:  Decky H Sahputra Mendapatkan berbagai Dukungan Dari Cabor Maju Sebagai Ketum KONI Pasbar

Masalah Walikota Padang bukan hanya terletak pada manajemen anggaran, tetapi juga pada fokus kepemimpinan dan moral dalam menghadapi isu sosial mendasar.
Khairul Anas (KAMI) secara keras menyoroti krisis ini:

“Saat kita disibukkan dengan riuh rendah infrastruktur, Kota Padang diserang oleh isu krisis moral dan kesehatan yang akut. Data Dinas Kesehatan mencatat total kasus HIV/AIDS telah menembus angka 2.026 kasus, dengan 192 kasus baru sepanjang tahun 2025! Ini bukan hanya angka, ini adalah tragedi kemanusiaan yang didominasi oleh usia produktif, cerminan kegagalan kepemimpinan dalam menjaga moralitas sosial dan lingkungan kota.”

Ketegasan Walikota dalam menertibkan PKL memang diperlukan, tetapi ketegasan itu harus sebanding, bahkan harus lebih tajam, dalam memagari diri dan sistem dari risiko konflik kepentingan, serta dalam mengatasi krisis moral yang nyata.

Apakah kepentingan bisnis masa lalu kini memimpin kebijakan publik? Padang membutuhkan pemimpin yang berani melepaskan bayangan masa lalu bisnisnya untuk sepenuhnya mengabdi pada publik. Fokus kepemimpinan dan moralitas harus menjadi tolok ukur utama, melampaui sekadar angka-angka IPM dan WTP.

Berita Terkait

PRESIDEN MAHASISWA POLITEKNIK ATI PADANG MENDESAK PEMERINTAH UNTUK SEGERA MENETAPKAN STATUS BENCANA NASIONAL TERHADAP KEJADIAN YANG MENIMPA ACEH, SUMATERA UTARA DAN SUMATERA BARAT
Ketum SWI Herry Budiman Ucapkan Selamat Terpilihnya Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat2025 – 2028
Decky H Sahputra Mendapatkan berbagai Dukungan Dari Cabor Maju Sebagai Ketum KONI Pasbar
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB