Pelindo Multi Terminal Belawan Optimalkan Operasional Dukung Komoditi CPO dan Turunan

- Editor

Minggu, 2 Maret 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

Medan, 27 Februari 2025 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang terminal non-petikemas, terus memperkuat kinerja operasional dan pengembangan terminalnya di Belawan. Langkah ini dilakukan guna mendukung pertumbuhan sektor logistik komoditas unggulan dari Sumatera Utara, khususnya kelapa sawit dan produk turunannya.

Branch Manager SPMT Belawan, Khoiruddin Lubis, mengungkapkan, saat ini Pelabuhan Belawan mengelola empat terminal utama yang berperan strategis dalam perdagangan domestik maupun ekspor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama, Terminal Curah Cair yang dominan melayani aktivitas CPO (Crude Palm Oil) dan produk turunannya yang kapasitasnya mencapai hingga 6 juta ton. Kedua, Terminal Food and Feed yang menangani kargo Curah Kering berkapasitas hingga 1 juta ton per tahun. Ketiga, Terminal Curah Kering yang digunakan untuk bongkar muat komoditas bungkil (palm kernel expeller/PKE) yang dilengkapi dengan peralatan full mekanis dan mampu menangani sekitar 800 ribu ton per tahun. Keempat, Terminal Curah Kering untuk bongkar muat komoditas Batubara, Batu Split, Pasir, Tanah Liat dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 700–800 ribu ton,” jelas Khoiruddin.

Menurut Khoiruddin, pengembangan terminal di Belawan sejalan dengan potensi besar industri kelapa sawit di Sumatera Utara. SPMT Branch Belawan telah menjadi salah satu pintu utama ekspor kelapa sawit dan produk turunannya.

“Saat ini, volume ekspor CPO dari terminalisasi dermaga SPMT mencapai 3,5–4 juta ton per tahun, dengan tujuan utama China dan Jepang. Selain itu, ekspor bungkil mencapai 700–800 ribu ton, sementara ekspor cangkang ke Jepang sekitar 300 ribu ton per tahun,” katanya.

Baca Juga:  Polda Sumut Gelar Buka Puasa Bersama Polri Dan Media

Di sisi perdagangan domestik, SPMT Branch Belawan melayani distribusi pupuk curah sekitar 600–700 ribu ton per tahun, yang menjadi kebutuhan vital bagi sektor perkebunan.

Untuk meningkatkan efisiensi operasional, SPMT telah menjalankan program transformasi berbasis enam pilar utama, yakni: HSSE, Penguatan SDM, Modernisasi fasilitas, peralatan, Implementasi sistem IT, dan proses bisnis dengan melakukan standardisasi layanan bongkar muat,serta evaluasi dan peningkatan kontrol operasional.

“Kami telah menerapkan sistem digitalisasi PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose) guna meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan, dengan modernisasi peralatan dan sistem IT, kami memastikan bahwa kendala operasional dapat diminimalkan dan standar layanan dapat terus ditingkatkan,” kata Khoiruddin.

Ke depan, SPMT Branch Belawan akan terus memperkuat kapasitas terminal multipurpose di Belawan, termasuk pengembangan infrastruktur untuk mendukung peningkatan volume ekspor CPO dan produk turunannya. Selain itu, SPMT Branch Belawan juga berencana meningkatkan kapasitas fasilitas penyimpanan (storage) dan meningkatkan mekanisasi untuk terminal curah kering guna mempercepat proses bongkar muat.

“Harapan kami adalah menjadikan SPMT Belawan sebagai penyedia layanan terminal multipurpose yang lebih modern, efisien, dan kompetitif di tingkat global,” tutup Khoiruddin.

Sementara, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Provinsi Sumatera Utara, Surianto mengapresiasi langkah SPMT Branch Belawan yang selama ini tetap memperhatikan dan menjaga kearifan dunia usaha lokal dalam aktivitas kepelabuhanan./Ilmi maulida

Berita Terkait

Maling Beraksi Saat Salat Subuh, HP Sopir Travel Digasak di Pinggir Jalan
Pelindo Regional 1 Salurkan Mesin Penepung Untuk Sukseskan “Program Desa Bebas Karb
Bawaslu Taput Tingkatkan Profesionalisme, Fokus pada 4 Langkah Strategis
PMT dan Penang Port Sepakat Kembangkan Transhipment di Kuala
Pelindo Regional 1 Melaksanakan Drill Business Continuity Management System (BCMS): Perkuat Ketahanan Operasional Pelindo
BNCT Perkuat Komitmen Komunikasi Publik di Forum Humas Regional Pelindo*
BNCT Perkuat Komitmen Sosial Lewat Pelatihan TJSL Bersama Keluarga Besar SPTP
Waduhh,,Pembangunan Rak Pipa milik PT. SOCI MAS menjadi pertanyakan publik, pembangunan Rak Pipa di KIM 1,
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 02:34 WIB

ONGKOS MAHAL KELISTRIKAN YANG RENTAN*

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:45 WIB

Dr. Fachrul Razi: Temuan di Andaman Memiliki Potensi Rp. 5400 Triliun, Stop Tipu-Tipu Aceh!

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:13 WIB

*Status Caretaker KNPI Biak Numfor Jadi Sorotan, GMNI Pertanyakan Dasar Kelanjutan Tahapan Musda*

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:33 WIB

Gebrakan Perdana di Rokan Hilir: Rahmat Pantun Sukses Gelar Workshop Pelestarian Pantun Tradisional Didukung BPK Kepri

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:27 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:09 WIB

Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!! ;

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:57 WIB

Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:31 WIB

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN KEMENTERIAN PERTANIAN!*

Berita Terbaru

Uncategorized

ONGKOS MAHAL KELISTRIKAN YANG RENTAN*

Senin, 8 Jun 2026 - 02:34 WIB