PMT Layani Pelayaran Langsung Perdana CMA CGM dari Kuala Tanjung ke China Selatan

- Editor

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

 

Batu Bara,(11/05) –Upaya menjadikan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai simpul logistik internasional di pesisir timur Sumatera mulai menunjukkan perkembangan baru. PT Prima Multi Terminal (PMT) untuk pertama kalinya melayani pelayaran internasional langsung milik perusahaan pelayaran global asal Perancis, CMA CGM melalui anak perusahaannya CNC, yaitu dengan layanan BBX3 CNC yang menghubungkan Kuala Tanjung dengan sejumlah pelabuhan utama di Asia Tenggara dan China Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapal MV CMA CGM FUJI sandar di dermaga Kuala Tanjung pada Senin (11/5/2026). Kapal sepanjang 185 meter dengan kapasitas 25.283 gross ton itu mengangkut sekitar 250 TEUs peti kemas pada pelayaran perdananya dari Kuala Tanjung.

 

Layanan tersebut melayani rute Kuala Tanjung–Singapura–Port Klang–Da Nang–Nghi Son–Haiphong–Nansha–

Shekou–Chittagong sebelum kembali ke Kuala Tanjung. Kehadiran jalur pelayaran langsung ini dinilai membuka alternatif distribusi logistik baru bagi kawasan industri dan eksportir di Sumatera Utara yang selama ini masih bergantung pada pelabuhan transshipment di luar wilayah.

 

Direktur Operasi dan Teknik PT PMT Wahyudi mengatakan, masuknya layanan BBX3 CNC menjadi momentum penting bagi pengembangan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan hub internasional di Selat Malaka.

“Kedatangan CMA CGM FUJI bukan sekadar kunjungan kapal perdana, tetapi menjadi indikator bahwa Kuala Tanjung mulai diperhitungkan dalam jaringan pelayaran global. Selama ini, banyak arus barang dari Sumatera Utara harus melalui pelabuhan lain terlebih dahulu sebelum masuk ke jaringan internasional. Dengan direct call ini, rantai distribusi menjadi lebih singkat, waktu pengiriman lebih efisien, dan biaya logistik berpotensi ditekan,”ujar Wahyudi di sela penyambutan kapal.

 

Menurut dia, PMT saat ini terus memperkuat kesiapan operasional untuk mendukung peningkatan arus peti kemas internasional, mulai dari efisiensi waktu sandar kapal (port stay), dan waktu barang di Pelabuhan (cargo

stay), serta percepatan dwelling time.

“Kami ingin memastikan Kuala Tanjung mampu memberikan standar pelayanan yang kompetitif dibanding pelabuhan internasional lain di kawasan Asia Tenggara. Ke depan, kami menargetkan lebih banyak kapal

dengan kapasitas besar melakukan direct call ke Kuala Tanjung. Ini penting untuk memperkuat posisi Sumatera Utara dalam rantai pasok global,” katanya.

Baca Juga:  Pelabuhan Kuala Tanjung Resmi jadi Destinasi Baru Kapal pesiar internasional

 

Ia menambahkan, keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung memiliki posisi strategis karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia. Potensi tersebut, menurut

Wahyudi, harus dioptimalkan agar kawasan industri di hinterland Sumatera Utara memperoleh akses logistik yang lebih efisien menuju pasar ekspor.

 

President Director CMA CGM Indonesia Ikram Ghazali mengatakan, layanan BBX3 akan beroperasi secara dua mingguan (bi-weekly) dan difokuskan untuk memperkuat konektivitas perdagangan dari Sumatera Utara menuju Singapura, Malaysia, Vietnam, dan China Selatan.

 

“Kami bangga menjadi lini pelayaran pertama yang menawarkan direct call yang menghubungkan Kuala Tanjung dengan pasar strategis di Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Tiongkok Selatan melalui layanan BBX3 kami.

 

Pencapaian ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami dalam memperkuat rantai pasok yang efisien dan tangguh, serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui jaringan maritim yang lebih terkoneksi di Indonesia.” kata Ikram.

 

Menurut dia, layanan tersebut juga membuka akses yang lebih luas bagi kawasan industri di sekitar Kuala Tanjung, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, untuk terhubung langsung dengan jaringan

logistik global CMA CGM tanpa ketergantungan penuh pada pelabuhan penghubung utama.

 

Kehadiran direct call internasional itu dinilai penting di tengah upaya pemerintah menekan biaya logistik nasional yang masih relatif tinggi dibanding sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara. Berdasarkan berbagai kajian industri logistik nasional, konektivitas pelabuhan dan efisiensi rantai distribusi menjadi faktor utama dalam

meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.

Acara penyambutan pelayaran perdana CMA CGM FUJI turut dihadiri perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Tanjung, Bea Cukai Kuala Tanjung, Pelindo Group, asosiasi pelayaran, serta sejumlah pemilik barang dan pelaku industri di kawasan hinterland Kuala Tanjung dan KEK Sei Mangkei.

 

Bagi PMT, masuknya CMA CGM menjadi sinyal awal bahwa Kuala Tanjung mulai bergerak menuju fase baru sebagai gerbang logistik internasional di bagian barat Indonesia. Pelabuhan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi titik bongkar muat domestik, tetapi juga berkembang sebagai pusat distribusi ekspor-impor yang

terintegrasi dengan jaringan perdagangan global.

Berita Terkait

BNCT dan Mitra Strategis Letakkan Fondasi Pendidikan bagi Generasi Muda Belawan
Pelindo, DP World Foundation, dan Pemkot Medan Berkolaborasi Bangun Sekolah untuk Anak-anak Belawan
Regional 1 Dukung Pembangunan SMP di Belawan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Generasi Muda
KUA Medan Polonia Minta BWI Sumut Tinjau Susunan Nazhir Wakaf Masjid Agung
Kinerja Keuangan Pelindo Regional 1 Belawan Tumbuh Positif, Laba Usaha Naik 94,51% hingga September 2026
BKM Masjid Agung Medan Percepat Musyawarah, Minta Laporan Dana Hibah Rp350 Miliar
Pelindo Regional 1 Perkuat Strategi Bisnis Bersama Wadirut Pelindo, Drajat Sulistyo
Kecewa Atas Kinerja Polrestabes Medan, Pelapor Akan Menggelar Aksi Bersama Kaum Ibu Di Mapolrestabes Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Karhutla Kian Parah, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH Soroti Kepunahan Satwa Dilindungi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:25 WIB

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku KARHUTLA, Negara Harus Hadir dan Bertindak!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Mengapa Putusan ‘NO’ Bukanlah Sebuah Kekalahan Bagi Pemohon?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pengurus DPP GMPD Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Seminar Kebangsaan Desa, dan Tanah Ulayat Dihadiri Ratusan Peserta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:31 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL PENGHASILAN PAJAK PEMERINTAH MENDAPATKAN RIBUAN TRILYUN DITENGAH KEMISKINAN RAKYAT YANG SEMAKIN PARAH

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Sertifikasi Wartawan Tidak Terbatas UKW, BNSP Diakui Negara

Berita Terbaru