Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Worning Bagi Pemimpin Korupsi!!

- Editor

Jumat, 5 Juni 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bidik.co.id Sejak dahulu kala pribahasa sudah mengklaim tuntutlah ilmu hingga ke negeri China, pribahasa ini hingga kini seperti masih berlaku dan kiranya sangat perlu segera diwujudkan Yth Bapak Haji Prabowo Subianto untuk menimbulkan mewujud nyatakan sangsi bagi pelaku korup di Indonesia apa itu program unggulan negara China yang perlu diadopsi kopy faste negara Indonesia adalah memberantas korup yang bila diberlakukan akan menimbulkan efek jera adalah sanksi dinegara China vonis mati bukan lainnya pasti manjur obat paten untuk kasus korup pelakunya dimasa datang bukan hanya berkurang bahkan mungkin tidak akan ada dengan tentunya ada klasifikasi angka yang dikorupsi tentunya buat UUD baru “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia menjawab materi perganyaan para pimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai Koalisi Rakyat Indonesia dibilangan cinantung jakarta 4/6/2026 via telpon selulernya.

Polemik di posisi jabatan penting BGN yang lemah pengawasan menciptakan lorong lorong baru untuk banyak tikus menari berdansa menikmati korupsi karena fasilitas negara.

Itulah FAKTA dalam semua alur di lembaga yang di bawah naungan negara. Lemah pengawasan dan dibiarkan tikus tikus membuat permainan di lorong lorong dan mengatur korupsi dengan memperkaya diri. Dari atas sampai bawahan seirama dan saling menindas. Kalau tidak seirama maka di geser.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belajar dari Negara China yang fokus dan serius memberantas korupsi. Setiap rekening gendut bisa dibuka untuk penegak hukum dan di telusuri. Tidak ada yang dilewatkan dalam pengawasan ketat. Juga pengawasan di lapangan yang sering menjadi ajang kesempatan dalam sogok menyogok selalu dalam pemantauan serius pihak resmi penegak hukum mengawasi dimana saja. Maka tikus tikus di alur korupsi mendapatkan lawan yang serius dan terjerat hukum dengan cepat.

Baca Juga:  Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!

Mengapa Negara China bisa berhasil memberantas korupsi karena APHnya khusus dan memiliki kemampuan besar membuka semua permainan catur koruptor dan tidak bisa di intimidasi pejabat lainnya.

Itulah kekurangan yang ada di INDONESIA. Penegakkan hukum banyak mengalami di intervensi dari oknum pejabat lainnya. Sehingga lemahnya petugas anti korupsi di Indonesia akibat tawar menawar karena kepentingan pejabat dan politik.

Persoalan korupsi tidak akan selesai bila sayap kanan negara saja yang kuat menciptakan bersih korupsi. Tetapi sayap kiri negara malah bermain kotor menggunakan jabatannya membentuk jaringan tikus dan menari berdansa membuka ruang korupsi di lorong tikus.

Bukan cerita Hoax bahwa banyak oknum menggunakan jabatannya untuk mengintervensi para APH untuk menutupi lorong lorong tikus. Padahal kalau di buka rekening yang mencurigakan milik para oknum pejabat yang terlibat korupsi pasti bikin tercengang yang melihatnya. Mengapa rekening gendut tidak di bongkar APH karena berlapis lapis yang menutupinya.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Meminta Negara Indonesia untuk belajar dari china memberantas korupasi dari akar sampai pucuknya. Tidak ada ruang aman bagi koruptor.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

PROF DR SUTAN NASOMAL PENGHASILAN PAJAK PEMERINTAH MENDAPATKAN RIBUAN TRILYUN DITENGAH KEMISKINAN RAKYAT YANG SEMAKIN PARAH
Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Sertifikasi Wartawan Tidak Terbatas UKW, BNSP Diakui Negara
Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Semua Tokoh Masyarakat Indonesia Mengawal APBN 4.106,26 Trilyun Agar Tidak DI KORUPSI
Putri Nabila Damayanti, SH Ucapkan Selamat dan Sampaikan Harapan ke KAPOLRI yang Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto
Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!
PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Usai Suling, Kapolres Bener Meriah Ngopi Bareng Tokoh Agama dan Masyarakat Bahas Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Kapolres Bener Meriah Pimpin Suling di Masjid Al Falah, Ajak Jamaah Bersama Jaga Kamtibmas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Strong Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Kapolres Bener Meriah Perkuat Sinergi dengan MPU, Bersama Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala 2026, Ukur Kebugaran dan Kesiapan Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Panen Raya Jagung Kuartal IV, Kapolres Bener Meriah Dorong Penguatan Swasembada Pangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:19 WIB

HUT ke-81 TNI, Polres Bener Meriah Berikan Surprise sebagai Wujud Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Polisi Negehi Sekulah, Kasat Binmas Polres Bener Meriah Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Jaga Kedisiplinan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Uncategorized

Rapat Pematangan, RAJAWALI Batam Tetapkan Pengurus Inti

Kamis, 8 Okt 2026 - 03:10 WIB