SWI Kritik Biro Pers Istana Terkait Kasus Pencabutan ID Jurnalis CNN

- Editor

Senin, 29 September 2025 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  BIDIK.CO.ID

Minggu, 28 September 2025 – Sekber Wartawan Indonesia (SWI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas pencabutan kartu identitas liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, setelah dirinya bertanya kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Plt. Ketua Umum/Sekjen SWI, Herry Budiman, menegaskan bahwa apa yang dialami Diana merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan kemerdekaan pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami SWI merasa prihatin atas hal yang dialami wartawan CNN Indonesia tersebut. Pers memiliki kewajiban menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat, terlebih program MBG tengah menjadi sorotan akibat kasus keracunan di berbagai daerah,” ujar Herry dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu sore (28/9/2025).

Herry menekankan, dalam tugas jurnalistik profesional, wartawan wajib melakukan konfirmasi, menguji informasi, dan menerapkan prinsip cover both side agar publik memperoleh informasi yang akurat, seimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sikap Resmi SWI

Atas insiden yang dialami wartawan Diana Valencia, SWI menyatakan:

Baca Juga:  Prof Dr Sutan Nasomal SH. MH Pakar Hukum Internadional, Ekonom Minta Kejagung MA Kapolri Rumus kan Ibu Balita Ditahan Bebas Berproses!!!

1. Pencabutan kartu liputan Istana merupakan tindakan yang dapat dimaknai sebagai bentuk pembungkaman terhadap kemerdekaan pers.

2. Cara yang ditempuh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden berpotensi membuat wartawan Istana hanya berperan sebagai penyampai pesan pemerintah, bukan menjalankan fungsi kontrol sosial.

3. SWI mengingatkan bahwa pers adalah mitra, kontrol sosial, sekaligus pengawas jalannya pemerintahan, yang harus diberi ruang untuk menjalankan tugas secara profesional.

Latar Belakang

Dari berbagai pemberitaan, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden mencabut kartu liputan Istana milik Diana karena keberatan atas pertanyaan yang diajukan terkait Program MBG kepada Presiden Prabowo Subianto setelah kepulangan beliau dari lawatan selama tujuh hari ke luar negeri di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9/2025).

Biro Pers menilai pertanyaan tersebut tidak sesuai konteks, sehingga kemudian mencabut kartu identitas liputan Istana yang menjadi syarat utama bagi wartawan untuk dapat meliput di lingkungan Istana Kepresidenan.

Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI harus Waspada “Reaksi Alam Sampai Bencana Hujan Mikroplastik Indonesia”
Prof Dr KH Sutan Nasomal SHH Klaem YLBH CCI Dorong Literasi Hukum untuk Mencerdaskan Anak Bangsa
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH Sampaikan Ucapan Terima Kasih atas Penetapan Jenderal Besar H. M. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Hidupkan Semangat Juang Pahlawan Demi Kesejahteraan kehidupan
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Jangan Biarkan Demokrasi Mati Pelan-Pelan
Pelindo Regional 1 Ikuti Lomba Booth Antar Regional di Pelindo Forum Ciawi
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tegas Dalam Pemberantasan Korupsi Serta Tak Pandang Warna
Prof Dr Sutan Nasomal Prihatin Nasib Ojol Presiden RI Harus Bertindak Membela Nasib OJOL “Mereka Pasti MendoakanMu!!!”
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB