Kebohongan Yang Akan Melegenda Dalam Sejarah Manusia Kemaruk

- Editor

Minggu, 20 Juli 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Jacob Ereste :

Bidik.co.id Banten, 20 Juli 2025

Dampak spiritual dari sikap berbohong itu yang jelas terputusnya hubungan dengan Tuhan. Sebab kebohongan itu menghentikan kejujuran hati dan melemparkan yang bersangkutan tersuruk dalam lembah kehinaan yang jauh dari kesucian dan kedamaian batin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang pasti, kegelapan hati dan nurani yang sakit itu sulit untuk disembuhkan, selama semua pihak yang merasa dirugikan tidak memberi maaf. Lantaran hilangnya sikap tulus dan ikhlas akibat kebohongan yang bergolak dalam diri, sehingga tidak mungkin menikmati kedamaian spiritual yang diidealkan oleh setiap orang. Selain itu, sikap dan sifat pembohong itu menjadi penghambat dari pertumbuhan jiwa menggapai kemuliaan. Sebab kebohongan itu telah menyumbat proses introspeksi diri dalam upaya memperoleh pencerahan batin guna memperoleh kebahagiaan serta ketenteraman jiwa.

Yang terjadi akibat dari perilaku berbohong itu mematikan energi negatif yang harus bertumbuh dan harus dapat dipelihara, agar vibrasi positif di dalam jiwa dan raga dapat menebarkan aura kemuliaan dan kejujuran yang harus terus bertumbuh dan berkembang selaras dengan perpanjangan usia yang telah dianugerahkan oleh Tuhan. Akibatnya, vibrasi positif yang terganggu bisa negatif, mengganggu keseimbangan energi spiritual, sehingga pelakunya bisa didera berbagai penyakit yang sulit dideteksi maupun didiagnosa secara klinis keilmuan lainnya.

Jadi kebohongan itu bukan hanya pelanggaran etika dan moral semata, tapi juga luka spiritual yang sulit disembuhkan. Baik bagi pelakunya sendiri maupun untuk orang yang didera oleh kebohongan itu.

Baca Juga:  Tragedi di Tang City Mall, Pria Tewas Usai Lompat dari Lantai 4

Karena begitu kebohongan terjadi, itu artinya telah terputusnya hubungan sang pelaku kebohongan itu dengan Tuhan. Artinya, ketika caci maki dan cercaan terhadap pelaku kebohongan yang tak hendak mengakui kebohongan yang telah dilakukannya, dia memang tak cuma pantas untuk dicaci maki dan dicerca, tapi juga patut dikutuk dan disumpah-serapah agar mendapat ganjaran yang setimpal oleh Tuhan. Sebab dera dan derita yang harus dirasakan oleh orang lain yang terdampak dari kebohongan itu tidak terkira pahit getirnya.

Dalam kata lain, kebohongan yang berdampak kepada orang banyak ini telah mematikan cahaya batin dan jiwa yang bisa menukar seperti pandemi yang sangat mengerikan dampak maupun akibat bawaannya. Agaknya, begitulah riwayat kebohongan yang akan melegenda dalam sejarah peradaban manusia kemaruk, culas dan egoistis seakan negeri ini milik leluhurnya sampai mbah moyangnya sendiri.

Begitulah hilangnya kepercayaan, reputasi dan kredibilitas hingga harga diri yang melakukan kebohongan. Dia pun patut merasakan stress dan tekanan batin yang membara sepanjang hidupnya. Sebab kebohongan tidak mungkin terhapus dari memori kolektif rakyat yang merasakan sepanjang hidupnya. Bahkan, kelak akan menjadi kisah aib dalam sejarah seperti cerita tentang Fir’aun yang terus dikenang agar tidak sampai terjadi ulang.

Kendati perilaku yang sama bisa terjadi dan dilakukan oleh sosok manusia yang lain, sosok yang telah kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya yang luhur, sebagai karunia dari Tuhan untuk kemuliaan manusia di bumi ini.

 

Berita Terkait

DPW RAJAWALI Banten: Jika Ada Bukti Baru, Kasus Harus Segera Dibuka Kembali!
PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak
Jurnalis di Banten Alami Kekerasan Diduga Oknum Polisi, DPW RAJAWALI Banten: Segera Usut Tuntas dan Jaga Keamanan Wartawan!
Prof. Sutan Nasomal Apresiasi Bea Cukai Tangerang: Amankan Rokok Ilegal Rp18 Miliar
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!
Prof Sutan Nasomal Minta Kemenkes Bersama Kadinkes Banten Tangerang Raya Operasi Apotik ,Toko Obat Perjualbelilikan Obat Kosmetik Terlarang tanpa Resep Dokter ” Menggila”
Prof Dr Sutan Nasomal : Rakyat Harapkan Presiden RI Prabowo Intruksikan Menteri Agar Pejabat Bermasalah Diproses Hukum Tabu Dilantik Jadi Pejabat Di Negara Demokrasi!!!
Berbagi Berkah Ramadan, Ketua RW 003 Batu Sari Santuni 95 Ibu-Ibu Kurang Mampu
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Semarak Sumpah Pemuda ke-98, Polres Aceh Tengah Siaga Amankan Adu Cepat Perahu Tradisional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Koramil 09/Ketol Amankan Wilayah, Babinsa dan Polmas Gelar Komsos Bahas Keamanan Jelang Panen Cabai di Desa Jalan Tengah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polsubsektor Rusip Antara dan Babinsa Bersihkan Lumpur yang Menimbun Dapur Rumah Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:07 WIB

Ngopi Pagi Usai Suling, Kapolres Aceh Tengah Dekatkan Diri dan Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:39 WIB

Subuh Keliling, Kapolres Aceh Tengah Ajak Peduli Keamanan Lingkungan, Kebersihan, Awasi Anak, dan Cegah Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:21 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Tangkap IRT Pengedar Sabu, Pengembangan ke Bener Meriah Ungkap Dua Pelaku

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Jumat Keliling di Masjid Ruhama, Kapolres Aceh Tengah Ajak Warga Jaga Alam, Hindari Riba dan Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:14 WIB

*Jumat Berkah di Musara Alun: Kapolres Aceh Tengah AKBP Teguh Siswoyo Pimpin Pasukan Bersihkan Sampah dan Tanam Pohon*

Berita Terbaru