Rutan Bener Meriah Buktikan, Pembinaan Bisa Semanis Madu

- Editor

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id Bener Meriah, 8 Oktober 2025

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap program Pembinaan Kemandirian berupa budidaya lebah madu murni yang dilaksanakan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah.

Program tersebut dinilai sebagai langkah inovatif dan nyata dalam membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan praktis, serta menumbuhkan mental dan spiritual positif yang bernilai ekonomis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini sejalan dengan komitmen Pemasyarakatan dalam mewujudkan WBP sebagai sumber daya manusia yang produktif dan siap kembali ke masyarakat. Selain itu, budidaya madu juga memanfaatkan potensi alam Kabupaten Bener Meriah yang dikenal memiliki kondisi ideal untuk pengembangan lebah madu.

Dalam kunjungannya ke Rutan Bener Meriah, Yan Rusmanto menyampaikan kekagumannya atas kualitas madu murni yang dihasilkan dan progres pembinaan yang telah berjalan.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Rutan Bener Meriah. Budidaya lebah madu bukan hanya menghasilkan produk berkualitas bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang inovatif bagi warga binaan,” ujar Yan Rusmanto.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian dan memberikan harapan baru bagi WBP setelah menjalani masa pidana.

“Program ini harus terus ditingkatkan dan dijadikan contoh bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lainnya di Aceh. Kanwil Ditjenpas Aceh siap memberikan dukungan penuh agar kegiatan positif ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi WBP dan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Rutan Bener Meriah Gelar Rapat Persiapan Standar Pelayanan Bersama Stakeholder

Yan juga mendorong agar dilakukan pengembangan dan validasi produk lebah madu murni yang dihasilkan.

“Terus lakukan pengembangan agar produksi meningkat dan dapat dipasarkan ke masyarakat. Validasi juga perlu dilakukan terhadap merek sebagai identitas produk Rutan, misalnya dengan mendaftarkan hak paten merek, sertifikasi halal, serta perizinan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Heddry Yadi, menyambut baik apresiasi dan dukungan dari Kanwil Ditjenpas Aceh. Ia menjelaskan bahwa program budidaya lebah madu telah dirancang secara matang untuk membekali WBP dengan keterampilan yang dapat digunakan saat kembali ke masyarakat.

“Kami ingin agar warga binaan memiliki bekal yang cukup dan legalitas keterampilan untuk berwirausaha. Melalui budidaya lebah madu, mereka tidak hanya belajar teknis beternak lebah, tetapi juga nilai-nilai penting seperti kesabaran, ketekunan, dan kerja sama,” jelasnya.

Heddry Yadi menambahkan, pihaknya selalu menjaga kualitas madu yang dihasilkan agar tetap murni dan layak bersaing di pasaran.

“Program ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan percaya diri pada WBP, yang merupakan esensi dari tujuan pemasyarakatan,” pungkasnya.

Program Pembinaan Kemandirian Budidaya Lebah Madu Murni di Rutan Bener Meriah ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan efektif dalam mempersiapkan WBP menjadi warga negara yang mandiri, produktif, dan kontributif setelah bebas.

 

Berita Terkait

The Wedding of Rama dan Aida, Berlangsung Khidmat di Desa Menderek
Viral di Medsos, Sat Lantas Polres Bener Meriah Turun Tangan Tambal Jalan Berlubang
Di Balik Derita Korban, Ada Dugaan Proyek Asal Jadi! Sutan Nasomal Minta Presiden Turun Tangan
Kisruh Bantuan Huntara di Bener Meriah, Warga Ungkap Dugaan Salah Sasaran dan Pemotongan Dana Bantuan
Kunjungan Silaturahmi DWP Kabupaten Bener Meriah di Rutan Kelas IIB Bener Meriah Penuh Nuansa Ramadhan
Personel Polres Bener Meriah Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di DPRK, Situasi Berlangsung Aman dan Tertib
24 Jam Pengembangan, Polres Bener Meriah Ringkus Pengedar dan Pemasok Sabu di Dua Kabupaten
Plt Kadis Pertanian Bener Meriah Klarifikasi Bantuan Daging Meugang Rp4,5 Miliar: Harga Sapi Rp15-23 Juta per Ekor
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:58 WIB

Viral di Medsos, Sat Lantas Polres Bener Meriah Turun Tangan Tambal Jalan Berlubang

Minggu, 12 April 2026 - 18:36 WIB

Di Balik Derita Korban, Ada Dugaan Proyek Asal Jadi! Sutan Nasomal Minta Presiden Turun Tangan

Senin, 16 Maret 2026 - 06:35 WIB

Kisruh Bantuan Huntara di Bener Meriah, Warga Ungkap Dugaan Salah Sasaran dan Pemotongan Dana Bantuan

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:31 WIB

Kunjungan Silaturahmi DWP Kabupaten Bener Meriah di Rutan Kelas IIB Bener Meriah Penuh Nuansa Ramadhan

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:38 WIB

Personel Polres Bener Meriah Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di DPRK, Situasi Berlangsung Aman dan Tertib

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:59 WIB

24 Jam Pengembangan, Polres Bener Meriah Ringkus Pengedar dan Pemasok Sabu di Dua Kabupaten

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:34 WIB

Plt Kadis Pertanian Bener Meriah Klarifikasi Bantuan Daging Meugang Rp4,5 Miliar: Harga Sapi Rp15-23 Juta per Ekor

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:17 WIB

Semangat Ramadhan Rutan Bener Meriah Tebar 5.000 Bibit Ikan Lele di Kolam SAE, Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

MEDAN

Pelindo Regional 1 Mengucapkan Selamat Hari Kartini 2026

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:29 WIB