Aliansi Alam Bersatu Lamongan Geruduk Kantor Kexamatan Ngimbang

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Alam Bersatu Lamongan Geruduk Kantor Kecamatan Ngimbang, Soroti Dugaan Korupsi.

LAMONGAN – Aliansi Alam Bersatu Lamongan (Alba) menggelar aksi damai di depan kantor Kecamatan Ngimbang, Lamongan, pada hari ini, Selasa (09/09/2025)

Aksi ini sebagai respons terhadap aduan masyarakat terkait dugaan praktik korupsi yang ada di Kecamatan Ngimbang yang selama ini bayak di peruntukan pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) yang didanai pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini menjadi sorotan utama di tengah isu Nasional yang mengharapkan transparansi anggaran yang ada di Desa – desa

Kurang lebih 50 anggota Aliansi Alam Bersatu memulai aksi dengan berkumpul di depan kantor UPT Dinas Pendidikan. Mereka kemudian berjalan bersama menuju kantor Kecamatan Ngimbang, diiringi pengawalan ketat dari personel Polres Lamongan yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi berlangsung.

Semula Aliansi Alam Bersatu merencanakan aksi di dua lokasi strategis, yaitu Rumah Sakit Ngimbang dan Kantor Kecamatan Ngimbang. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai aspek, aksi di rumah sakit dibatalkan. Keputusan ini diambil dengan alasan bahwa rumah sakit merupakan objek vital yang harus steril dari kegiatan demonstrasi.

“Pertimbangan kami karena rumah sakit adalah obyek vital, maka dari itu kami tidak melakukan aksi di rumah sakit Ngimbang,” jelas Rohmad (Roy), selaku Bendahara Umum Aliansi Alam Bersatu, saat dikonfirmasi oleh awak media di lokasi Menggelar aksi.

Di depan kantor Kecamatan Ngimbang, para anggota Alam Bersatu secara bergantian menyampaikan orasi yang berisi tuntutan terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana pemerintah. Mereka menyoroti banyaknya proyek pembangunan TPT yang diduga sarat dengan praktik korupsi melalui mark-up laporan pertanggungjawaban. Menurut mereka, realisasi di lapangan seringkali tidak sesuai dengan anggaran yang dialokasikan.

Baca Juga:  dr. MOH. CHAIDIR ANNAS, M.MKes.,M.EK Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025

“Padahal masyarakat membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai, bukan hanya TPT yang terindikasi bermasalah,” ujar Suliono, salah satu orator dalam aksi tersebut, dengan nada bersemangat.

Sekretaris Alam Bersatu, Sukadi, menambahkan bahwa peran camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah sangat krusial dalam mengawasi penggunaan dana desa. “Camat harus mampu menjadi pembina dan pengontrol bagi seluruh kepala desa agar penggunaan dana bisa maksimal dan tidak terjadi penyelewengan,” tegasnya.

Selain Suliono dan Sukadi, beberapa orator lain seperti Roy, Suwito, dan Sulikan juga menyampaikan aspirasi serupa. Mereka berharap Camat Ngimbang, Bambang Purnomo, bersedia menerima perwakilan dari Aliansi Lamongan Bersatu untuk melakukan audiensi dan membahas permasalahan ini secara lebih mendalam. Aksi ini menjadi simbol harapan masyarakat Lamongan untuk pemerintahan yang bersih dan transparan.

Dalam mediasi yang di wakili 10 dari peserta Aksi di temui oleh Camat Ngimbang, Kepala Desa Lawak, Kepala Desa Munungrejo, Perwakilan Pendamping Desa

Dalam mediasi para perwakilan aksi menyampaikan beberapa sorotan dan tuntutan terkait penggunaan Dana Desa dan penggunaan biaya PTSL yang di anggab terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat

Namun di Tengah – tengah mediasi yang cukup alot dengan terlalu ngototnya Camat dan Kepala Desa yang merasa tugasnya sesuai dengan mekanisne,terjadi insiden Camat Ngimbang Mengalami sakit dan sempat pingsan sehingga para Perwakilan menutup dan minta ijin untuk membubarkan diri pungkasnya (**)

Berita Terkait

Viral Molor Pelaksana Pembangunan SMA Al Kautsar Lamongan Murni Salah Tulis Progres Sudah 70%
Anak Kepala Desa Jadi perangkat Desa Pelaksanaan Ujian Penjaringan Perangkat Desa Nguwok Kecamatan Modo Layak Disoroti DiDuga Sarat Pelanggaran
Kejaksaan Negeri Lamongan Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Mega Proyek Pelabuhan Paciran
Radar CNN Group Gelar Khitanan Massal 1000 Anak Santunan Anak Yatim Hingga Berbagi Sembako
Terkait Pemberitaan Miring Desa Sidomulyo Kecamatan Modo Kepala Desa Sidomulyo Angkat Bicara
Sejumlah Pengusaha Peternakan Ayam Di kabupaten Lamongan Gelar Aksi Damai Tuntut Kejelasan Usahanya
Nekat Beroperasi Mesti Tak Kantongi Izin Resmi Tambang Galian C Di Desa Lrean Wetan Kecamatn Palang Tuban Layak Di soroti
Pemkab Lamongan Dukung Gerakan Tujuh KAIH Dan Wajar Tiga Belas Tahun
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:41 WIB

Koramil 03/Pegasing Laksanakan Pengawasan Pembersihan Jalan Akibat Longsor

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Selasa, 25 November 2025 - 04:57 WIB

Terkait Progres Proyek Pembangunan Gedung 8 Ruang Bertingkat SDN 1 Anaiwoi

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB