Bidik.co.id, — SIMEULUE —
Suasana Car Free Day di Simeulue tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi warga. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan memperkenalkan produk ramah lingkungan berbasis potensi lokal. Minggu 23 Agustus 2026
Salah satu yang menarik perhatian adalah kreativitas warga yang mengolah serabut kelapa menjadi tas unik dan bernilai ekonomis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahan yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah tersebut disulap menjadi kerajinan tangan dengan desain menarik. Inovasi ini menunjukkan bahwa potensi lokal Simeulue dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga berpeluang membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Kehadiran tas berbahan serabut kelapa di lokasi Car Free Day pun mendapat perhatian dari warga. Produk tersebut sekaligus membawa pesan tentang pentingnya memanfaatkan limbah dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satu pengunjung, Faji Amin, S.IP mengapresiasi kreativitas tersebut.
“Ini sangat kreatif sekali. Biasanya di Simeulue, serabut kelapa ini kerap menjadi limbah. Tapi sekarang bisa disulap menjadi tas,” kata Faji.
Menurutnya, inovasi seperti ini layak terus dikembangkan karena memadukan kreativitas, pelestarian lingkungan, dan potensi ekonomi masyarakat.
Kreativitas warga Simeulue diharapkan mendapat dukungan dan terus berkembang, sehingga produk berbahan lokal tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
Dari serabut kelapa menjadi karya bernilai. Dari kreativitas warga, lahir peluang ekonomi baru bagi Simeulue.
Bidik.co.id ( Jauhari M Yunus CFLE )




























